Menebar sejuta manfaat
Apr 07 2008

Laporan Diskusi menkominfo dengan blogger

Saya baru saja pulang dari acara diskusi sharing dan silaturahmi antara pak M Nuh (depkominfo) dengan para blogger. Pertemuan tersebut terasa sangat menarik, begitu banyak pertanyaan, kritik dan juga saran yang dilemparkan para peserta pada pihak depkominfo terkait Undang-undang yang baru saja keluar, yaitu UU ITE. Para pejabat depkominfo (pak M Nuh, pak edmon, pak basuki dan pak nurcahya (klo gak salah, agak lupa namanya)) juga menerima dengan hangat setiap pernyataan yang dikeluarkan para peserta. Intinya acara silaturahim ini berjalan dengan sangat hangat, komunikatif, aspiratif dan menyenangkan.

Disini saya ingin mengomentari beberapa pernyataan yang muncul dalam acara tersebut yang saya anggap bagus dan berbobot.

pertama
pertanyaan dari mas boy avianto. Beliau mengatakan bahwa dia merasa bangsa kita seperti bangsa yang kerdil dan tidak dewasa karena melakukan pemblokiran pada situs youtube hanya karena satu entri film berjudul “fitna” yang notabene hanya satu bagian sangat kecil dibandingkan video-video lain di youtube yang juga memiliki kebermanfaatan yang besar. Beliau melanjutkan, “daripada kita berbuat seperti itu, akan jauh lebih baik jika kita mendorong anak bangsa ini untuk membuat konten-konten positif. Contoh: alih-alih memblokir youtube mungkin lebih baik jika depkominfo mendorong masyarakat untuk membuat film anti-fitna yang lebih positif
atas komentar tersebut, depkominfo menjawab
pak Nuh: Tentu saja kita akan mendorong peningkatan konten-konten positif di Internet, tapi itu bukan berarti kita membiarkan yang negatif toh…
pak basuki: kita ini sedang beramar ma’ruf nahi munkar. Kita dituntut untuk beramar ma’ruf dengan menyerukan masyarakat untuk membuat dan membuka konten-konten positif. Tapi diluar itu, kita tidak boleh lupa dengan nahi munkar-nya donk. Kita ber nahi munkar dengan cara memblokir situs-situs negatif seperti itu.

kedua
mas eko (bener gak sih namanya :p ). beliau adalah orang yang dijadikan kambing hitam oleh seorang “tokoh” (!pakar) telematika Indonesia sebagai dalang dibalik pen-deface-an situs depkominfo. Disana beliau mengadukan perihal penuduhan tersebut kepada depkominfo. Beliau bertanya apakah penuduhan tersebut bisa dibenarkan secara hukum? Beliau juga bahkan memutarkan rekaman wawancara sang tokoh di salah satu stasiun radio sebagi bukti pengkambinghitamannya. Pada saat mas eko ini memutarkan rekaman tersebut segenap ruangan menjadi hening dan serius. Semua orang-benar mendengarkan dengan seksama isi rekaman suara tersebut. Pada akhirnya, beliau meminta penegasan dari menkominfo mengenai posisi blogger sebagai part of the family.
jawaban pak nuh: Ternyata pak nuh agak kuper juga :) beliau benar-benar baru tahu mengenai kasus blogger yang dituduh oleh seorang tokoh telematika itu dari rekaman yang diputarkan pada acara silaturahmi tersebut. Tapi, intinya pak nuh mengaskan bahwa blogger sebagai sebuah komunitas adalah part of the family, dan bukan part of the enemy. Blogger merupakan salah satu komunitas yang harus dibangun dan diberdayakan sebagai sebuah potensi bagi bangsa.

Sebenarnya masih banyak, obrolan-obrolan menarik yang diperbicangkan pada acara tersebut. Tapi karena saya sama sekali tidak mencatat akhirnya semua yang ditulis diatas hanya berdasarkan ingatan saya saja. Lagipula saya yakin diluar sana akan banyak blogger-blogger senior macem mas romi, mas harry sufehmi, mas budi putra, mas priyadi, mas riyogarta dll yang akan menuliskan review dari acara diskusi tersebut.

Satu lagi quote terakhir yang sangat saya appreciate dari Pak Nuh. Beliau mengatakan bahwa momen-momen silaturahmi seperti ini, forum-forum sharing seperti ini harus terus dihidupkan. Pak Nuh mengatakan bahwa pihaknya akan terus membuka forum-forum keterbukaan seperti itu yang akan memperluas ide pengembangan IT di Indonesia.

Semoga kedepannya IT di Indonesia bisa maju. Lebih maju daripada Malaysia, China, India bahkan amerka sekalipun. amin.

Nov 22 2007

enterpreneurship di kampus

Dikampus saya, fasilkom UI sudah banyak perusahaan-perusahaan yang dibuat oleh para mahasiswa yang penuh semangat, penuh keberanian untuk bergerak didunia enterpreneurship melawan perusahaan-perusahaan lain yang sudah well developed. Paling tidak ada 5 perusahaan yang saya tahu keberadaannya, ini dia:

  1. univind.com, ini adalah perusahaan saya sendiri. perusahaan ini saya bangun kira2 dua tahun yang lalu ketika saya masih duduk di semester 2. saat ini, perusahaan saya masih memfokuskan diri pada web development.
  2. jakarta computer, perusahaan ini berdiri hampir berbarengan dengan perusahaan saya. perusahaan ini digawangi oleh dado csui04. mereka lebih memfokuskan diri pada penyediaan hardware. amun sekarang perusahaan ini sudah tidak berjalan lagi. Orang-orangnya telah membentuk perusahaan-perusahaannya sendiri
  3. Jaffa, perusahaan ini dibangun oleh franova, mahasiswa csui04. cakupan layanannya tidak jauh berbeda dengan perusahaan saya. Mereka bergerak dibidang web development dan information system.
  4. make n touch (bner gak yah tulisannya), perusahaan ini dibangun oleh teman seangkatan saya, ichsan csui05. perusahaan ini sudah berbentuk CV. perusahaan ini bisa dibilang sangat bagus perkembangannya karena jaringan dan modal awal yang dimilikinya cukup besar.
  5. metafor, kalau yang satu ini saya baru tahu. perusahaan ini dibentuk oleh angkatan 2006. kayaknya sih bosnya si Ishara csui06. bagaimana perkembangannya saya masih belum terlalu tahu.

Diluar yang saya tahu itu, mungkin masih banyak lagi perusahaan-perusahaan mahasiswa yang sudah terbentuk dan berjalan secara diam-diam ( tau2 udah kaya aja :) ). itu juga baru perusahaan yang terbentuk difakultas saya. Belum lagi kalau perusahaan2 yang terbentuk di UI keseluruhan. Saya yakin jumlahnya sangat banyak.

Tumbuh suburnya jiwa enterpreneurship dikalangan mahasiswa ini tentunya merupakan suatu hal yang sangat positif. Saya merasa punya keyakinan besar bahwa suatu saat nanti perusahaan-perusahaan yang dibangun oleh para mahasiswa itu akan mampu menjadi perusahaan yang besar. Kenapa? karena memang perusahaan-perusahaan yang dibangun oleh para mahasiswa sebagian besar dijalankan dengan pola yang berbeda dengan perusahaan-perusahaan konvensional yang selama ini sudah exist. Kebanyakan mereka secara alamiah menggunakan pola baru dalam menjalankan perusahaan. Dibuku “Change!” buatannya om rhenald kasali, disitu om rhenald menceritakan tentang arus gelombang baru korporasi. Salah satu point yang dituliskan disana mengenai pola baru korporasi adalah korporasi tersebut berjalan secara “campus-liked“. Sudah banyak perusahaan di Amerika yang sekarang sudah berjalan dengan pola yang baru, contoh yang paling terkenal adalah google. Dimana google dengan style barunya itu berhasil mengobok-obok microsoft yang bergerak dengan pola yang lama, kaku dan tegang.

Jadi, dengan ini saya mengajak teman-teman mahasiswa semuanya. AYO KITA TUMBUHKAN JIWA ENTERPRENEURSHIP KITA untuk kemajuan Indonesia. Yakinlah kita pasti akan mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan yang sudah terlanjur besar di Indonesia, di Dunia. Karena sebagian besar perusahaan besar yang sudah ada saat ini masih berjalan dengan pola konvensional. mari manfaatkan kondisi ini.

 

Pada tulisan berikutnya saya akan coba kasih tips buat teman-teman semua yang udah gak tahan untuk membangun sebuah perusahaan. Berhubung sudah banyak juga mahasiswa yang nanya ke saya atau teman-teman seperjuangan saya di Univind tentang bagaimana memulai suatu perusahaan. Saya akan beritahu apa saja sih sebenarnya yang benar-benar diperlukan untuk mulai membangun perusahaan yang segar. Perusahaan yang berjalan dengan pola yang baru. Tunggu tanggal mainnya.


↑ Back to top