Menebar sejuta manfaat
May 13 2009

Membangun Silicon Valley Indonesia

Apa yang sebenarnya terjadi di Silicon Valley? Kenapa tempat tersebut bisa menjadi pusat inovasi teknologi tinggi dunia? Kenapa bisa tumbuh begitu banyak perusahaan-perusahaan teknologi kelas dunia dari lembah tersebut? Kesuksesan wilayah tersebut didorong oleh dua faktor utama. Yaitu: kreatifitas inovasi dan entrepreneurship. Lalu bisakah kita membangun modal seperti itu di Indonesia? Mari ditelisik satu per satu.

Faktor pertama adalah kreatifitas dalam berinovasi. Di Lembah silikon tersebut terdapat sebuah universitas bernama Stanford University yang merupakan salah satu universitas terbesar didunia. Dari universitas tersebut banyak lahir perusahaan-perusahaan IT kelas dunia yang mampu merajai dunia IT. Mulai dari SUN Microsystem sampai dengan yang paling gress yaitu Google. Di Stanford, banyak sekali riset-riset yang merangsang inovasi teknologi tinggi. Kampus tersebut sangat produktif dalam menghasilkan produk-produk IT. Mahasiswa Stanford bisa dengan mudah menyalurkan berbagai ide inovatifnya untuk diimplementasikan secara nyata.

Faktor kedua adalah entreprenurship. Tanpa faktor ini, berbagai macam ide inovasi yang keluar dari elemen kampus tidak akan bisa berkembang. Tanpa faktor ini, semua kreasi tersebut hanya akan menjadi tumpukan laporan-laporan riset yang tidak terimplementasikan ke publik. Di lembah ini, terdapat begitu banyak capital venture dan angel investor yang berani mengeluarkan sejumlah besar uang uang untuk membiayai riset kreatif dari orang-orang di Stanford. Salah satu venture capital yang sangat terkenal adalah Sequoia Capital. Perusahaan ini merupakan perusahaan yang telah membidani tumbuh kembangnya perusahaan-perusahaan IT seperti Yahoo, Google, Apple dsb (list lebih lengkap disini). Para angel investor di silicon valley bersedia mengambil resiko bersama sang kreator inovasi. Mereka bersedia membukakan peluang yang sangat besar untuk orang-orang yang punya ide inovatif. Mereka akan terus membantu menggiring perusahaan didikannya supaya bisa maju melesat dengan cepat. Dengan dukungan dari para venture capital inilah, IT entrepreneur di Silicon Valley dapat berkembang dengan mudah. Para inventor yang selama ini berkutat dikampus bisa melangkah sedikit keluar wilayah kampus untuk mencari dana, mendapat dukungan dan mengimplementasikan idenya.

Jika kita membandingkan kondisi tersebut dengan kondisi Indonesia, maka kita bisa menganalisis bagaimana sebenarnya langkah yang tepat untuk membuat model silicon valley di Indonesia. Menurut saya, di Indonesia, faktor pertama yaitu kreatifitas inovasi sebenarnya sudah dimiliki. Saya sangat yakin bahwa sebenarnya SDM IT di Indonesia itu mempunyai kualitas yang sangat tinggi (coba baca ini: harry.sufehmi.com – hacker Indonesia). Namun sayangnya, potensi besar dari SDM IT di Indonesia itu tidak terberdayakan sehingga banyak SDM IT Indonesia yang salah jalur. Ada yang memanfaatkan kepintarannya melalui jalur hitam (cracking, fraud dsb) dan ada juga yang akhirnya lebih tertarik untuk bekerja keluar negeri dan menyerahkan kecerdasan yang dimilikinya untuk perusahaan-perusahaan IT yang sudah besar seperti Microsoft, Oracle, Sun dsb. Hacker-hacker di Indonesia bisa dibilang termasuk hacker berkualitas.  Disamping itu, banyak pula orang Indonesia yang bekerja di Silicon Valley. Belum lagi kalau saya melihat kondisi di kampus saya, fasilkom UI. Beberapa waktu yang lalu, mahasiswa tingkat pertama di kampus saya diberi tugas mata kuliah DPBO (Dasar Pemrograman berorientasi objek) untuk membuat game. Mereka diberi kebebasan untuk membuat game apapun. Dan hasilnya terlihat sangat mengesankan. Hasil tugas mereka bisa dibilang outstanding. Itu membuktikan bahwa sebenarnya mereka memiliki potensi yang sangat besar. Mereka memiliki kemampuan yang sangat tinggi. Asal potensi tersebut bisa diarahkan dengan baik, maka saya yakin IT di Indonesia dapat berkembang dengan sangat pesat.

Lalu bagaimana dengan kondisi entrepreneurship di Indonesia. Inilah yang saya lihat masih kurang berkembang. Sulit sekali bagi mereka yang punya ide inovatif untuk mendapatkan dana untuk risetnya. Kalaupun riset sudah dilakukan dan sudah ada hasil outputnya, biasanya tetap hanya berkutat dikampus. Hasil-hasil riset tersebut terpendam dan tak bisa berkembang karena tidak adanya pihak yang bersedia memberdayakan hasil riset tersebut untuk diimplementasikan di khalayak publik. Contoh konkrit dari kondisi ini adalah hasil riset lab JST (Jaringan Saraf Tiruan) di kampus saya. Yang saya tahu, lab riset tersebut sangat produktif, menghasilkan banyak produk-produk teknologi tinggi. Lab tersebut merupakan salah satu rujukan seluruh dunia untuk masalah neural network. Namun sayangnya hasil riset tersebut selama ini masih hanya berkutat dalam lingkup kampus. Seandainya ada pihak yang mau mendanai implementasi massifnya, pasti hasil riset tersebut akan lebih terasa manfaatnya.

Upaya untuk membangun model silicon valley di Indonesia sebenarnya sudah banyak, contohnya adalah: Bandung High Tech Valley, Bogor Cybertech Valley, Multimedia Infocom Resource di Yogyakarta dan Malang Information Techno Farm. Diantara 4 konsentrasi tersebut, mungkin yang paling serius digarap adalah BHTV (bandung High Tech Valley) yang digawangi oleh mas Budi Rahadjo. Mas Budi berpikir bahwa Bandung merupakan tempat paling kondusif untuk membangun model Silicon Valley Indonesia. Beliau berpikir seperti itu karena di Bandung sudah ada institusi riset seperti ITB, Unpad dsb yang diharapkan mampu menghasilkan inovasi-inovasi kreatif layaknya Stanford University di Silicon Valley. Namun, saat ini proyek BHTV tersebut belum dapat berkembang karena kurangnya faktor yang kedua, faktor entrepreneurship. Kita masih sulit untuk menemukan capital venture yang mau membimbing para inovator dari kampus supaya produk inovatifnya dapat berkembang. Kita masih sulit menemukan angel investor yang berani mengambil resiko tinggi untuk membiayai ide yang belum tentu bisa sukses.

Faktor Entrepreneurship inilah yang harus kita dorong terus. Saya bersama teman-teman dari MaestroMuda juga sedang dan akan terus berusaha untuk menumbuhsuburkan iklim entrepreneurship di Indonesia. Semoga Indonesia bisa makin maju kedepannya.

Apr 20 2009

Teknologi tak harus canggih, yang penting bermanfaat

Barusan saya melihat salah satu berita terbaru di detikinet mengenai TI Khas Indonesia yang Bikin Kagum Dunia Internasional. Berita itu menunjukkan pada kita bagaimana perjuangan pak Onno W Purbo untuk memajukan IT di Indonesia. Cara-cara yang selama ini dijalankan pak Onno sebenarnya gak bisa dibilang canggih-canggih amat. Coba saja lihat salah satu hasil ide kreatifnya, WajanBolic. Idenya sederhana, menggunakan wajan sebagai pengganti media parabolik untuk memantulkan gelombang yang nantinya bisa membuat internet kita bisa lebih ngebut. Coba pikirkan juga dengan RT/RW-net. Itu kan cuma sekedar “patungan” se-RT/RW untuk mendapat akses internet yang bisa dipakai bersama-sama. Bukan ide yang terlalu wah… Bukan juga ide yang fantastis secara teknologi. Tapi itu ide yang BOMBASTIS (lebay dikit :p ) jika dilihat dari sisi kebermanfaatan.

Meskipun sederhana dan tidak memerlukan intelijensi IT tingkat tinggi sekelas profesor, kenyataannya hasil karya-karya pak Onno mampu mengundang decak kagum dunia internasional. Dari apa yang dilakukan oleh pak Onno, kita belajar menyadari bahwa yang penting dari sebuah teknologi bukanlah sejauh apa kecanggihan teknologi tersebut melainkan seberapa besar kebermanfaatan yang bisa diberikan oleh teknologi tersebut.

Di kampus saya, Fasilkom UI, banyak sekali hasil-hasil riset tingkat tinggi yang digawangi oleh dosen-dosen saya para profesor-profesor IT kelas berat. Contoh yang paling kentara di kampus saya itu ada pada lab Jaringan Syaraf Tiruan (JST). Beberapa teman saya ikut andil menjadi pelaksana risetnya. Namun, yang saya tahu hanya sedikit dari hasil riset IT tingkat tinggi itu yang benar-benar serius diimplementasikan ke dunia nyata. Hasil-hasil riset itu lebih banyak “ngerem” di lab-lab kampus saya.

Paradigma pemikiran teknologi-tidak-harus-canggih-yang-penting-bermanfaat itu juga sangat cocok buat kita orang Indonesia (yang kebetulan masih miskin). Dengan kondisi kita yang masih miskin, kita harus pinter-pinter memanfaatkan teknologi sedemikian rupa supaya kita bisa membuatnya dengan murah tanpa kehilangan kebermanfaatan yang bisa diberikannya. Tul gak…

“Orang Indonesia itu memang miskin, tapi bukan berarti bodoh. Perangkat yang kita buat tidak harus canggih, namun yang pasti harus bermanfaat,” -  Onno W. Purbo

Begitu kata pak Onno. Sebuah quote yang sederhana namun mengundang sejuta makna (halah…). Saya sangat setuju dengan pernyataan tersebut. Semoga kedepannya kita bangsa Indonesia bisa menjadi pionir teknologi-teknologi yang bisa memberikan kebermanfaatan yang luas tidak hanya bagi orang Indonesia, tapi juga seluruh penduduk bumi.

Viva IT Indonesia!!!

Jun 16 2008

Protected: Membangun Silicon Valley Indonesia (1)

This post is password protected. To view it please enter your password below:


Apr 29 2008

web 2.0 itu bukan teknologi baru

Setelah sekian lama tidak menulis tentang IT, kali ini saya mau mencoba back to my core competence: IT especially web engineering. Kali ini saya membuat artikel mengenai web 2.0. Tentang salah kaprah terhadap definisi yang sebenarnya.

Banyak orang yang mengatakan bahwa web 2.0 itu adalah teknologi versi baru dari web. Banyak yang menyangka bahwa web2.0 merupakan wujud web yang lebih canggih dengan berbagai macam kemampuan-kemampuan yang belum ada pada web versi sebelumnya, web 1.0 tentunya. Tahukah Anda bahwa ternyata, semua itu Salah! Web 2.0 bukanlah teknologi baru. Web 2.0 sudah ada bahkan sejak awal mula internet muncul.

Kenyataannya web 2.0 hanyalah sebuah terminologi baru dalam dunia web yang digembar-gemborkan. Web 2.0 hanyalah sebuah metode atau cara baru dalam memberdayakan web. Terminologi web 2.0 ini pertama kali dicetuskan oleh o’reilly media pada tahun 2003. Terminologi ini mengacu pada pemanfaatan web yang belakangan semakin meluas. Dulu, web hanya berisi setumpuk informasi-informasi statis yang hanya bisa dibaca oleh pengunjung. Sekarang, web telah berubah menjadi dunia interaktif yang melibatkan partisipasi aktif dari pengunjung website yang bersangkutan. Contoh: pengunjung bisa ikut memasukkan konten, bermain game, memberi komentar dan sebagainya. Intinya, web 2.0 adalah sebuah terminologi yang dibuat untuk memberi istilah pada arus baru penggunaan web yang ada belakangan ini.

Lalu bagaimana dengan pernyataan bahwa web 2.0 adalah sebuah teknologi baru didunia web. Pernyataan itu jelas salah. Teknologi adri web itu sendiri masih belum banyak berubah sejak awal mula munculnya web. HTML, CSS, javascript dan AJAX dsb itu sebenarnya sudah ada sejak lama. Teknologinya sudah ada sejak lama, namun pemanfaatan teknologi tersebut baru akhir-akhir ini saja bergerak kearah pembentukan aplikasi web yang interaktif. AJAX sendiri baru dipopulerkan oleh Google dengan Google Suggest-nya.

Web 2.0 itu hanya sebuah istilah marketing. Tim berners lee (sang pencipta web) sendiri mengatakan bahwa web 2.0 itu hanyalah sebuah “piece of jargon“. Berikut kutipan perkataannya tim berners lee dalam sebuah wawncara podcast:

“Nobody really knows what it means, if Web 2.0 for you is blogs and wikis, then that is people to people. But that was what the Web was supposed to be all along.”

Intinya, web 2.0 bukanlah sebuah teknologi baru. Web 2.0 hanyalah sebuah terminologi baru.

Apr 18 2008

Maraknya Komunitas IT di Indonesia

Dunia IT akan dikenal apabila komunitasnya berkembang. Sebut saja India, Singapura, Korea, dan lain-lain komunitas IT-nya sejak beberapa tahun lalu sudah berkembang. Di Indonesia sendiri komunitas IT memang sudah berkembang sejak lama, hanya saja perkembangannya timbul dan tenggelam.

Sejak beberapa tahun lalu, komunitas IT khususnya sistem operasi mulai bermunculan, misalnya Komunitas Linux dengan KPLI-nya, komunitas MacOS, MUGI (Microsoft User Group Indonesia), INDC, WSS-ID (Windows Server System Indonesia), dan sebagainya. Dengan banyaknya komunitas IT di Indonesia, diharapkan akan terbentuk masyarakat IT yang handal dan professional. Maraknya blog dan portal IT menandakan bahwa masyarakat IT Indonesia sudah semakin berkembang. Dalam komunitas IT, sebenarnya tidak hanya tempat
berkumpulnya IT Pro saja, melainkan semua lapisan masyarakat IT di Indonesia, mulai dari IT Pro, Developer, dosen, mahasiswa sampai end user atau pemakai. Komunitasnya sendiri bermacam-macam mulai dari IT Pro, Komunitas Developer, Komunitas MacOS, Komunitas Linux, dan sebagainya. Begitu juga dengan anggotanya
juga bermacam-macam, mulai dari IT Professional, Trainer Independent, PNS, dosen, guru, mahasiswa, sampai end user.

Berkembangnya komunitas IT merupakan pertanda bahwa SDM IT di Indonesia mulai diperhitungkan. Pada dasarnya tujuan utama dari suatu komunitas IT adalah berbagi pengetahuan dan pengalaman sesama penggunanya. Namun, tentu saja akhirnya akan tumbuh dan berkembang juga peluang bagi kita untuk mendapatkan informasi yang berhubungan dengan pekerjaan, pendidikan, dan lain-lain. Masyarakat IT di Indonesia kini bisa dengan mudah mengikuti perkembangan, karena para IT Pro yang ada di kota-kota besar bisa menuliskan pengalamannya dalam suatu media, bisa blog, portal ataupun milis. Sementara itu masyarakat lainnya terutama yang jauh dari kota besar bisa mendapatkan informasi melalui media blog, milist atau portal yang ada. Portal IT Pro yang saat ini membernya hampir mencapai 10.000 orang merupakan
komunitas online yang banyak dikunjungi masyarakat. Portal ini bernama WSS-ID.ORG (Windows Server System Indonesia) dengan alamat http://wss-id. org. Pada portal ini selain menampilkan blog, juga e-book gratis. Portal dengan konsep KPLI (Knowledge, People, Leadership, dan Inovation) ini masih tergolong baru. Di mana knowldge sebagai bottom line dan inovasi berada di ujung garis portal. Dalam dunia komunitas knowledge merupakan hal yang sangat vital, yang datang dari orang-orang yang hebat, orang-orang yang memiliki leadership sehingga mampu menciptakan inovasi baru. Dengan adanya portal IT Pro bisa membawa Indonesia sebagai negara terpandang di industri IT dunia. Karena bukan tidak mungkin jika dari portal ini suatu saat akan muncul inovasi-inovasi baru untuk mendukung perkembangan IT di Indonesia.

Komunitas lain yang juga termasuk cukup dikenal adalah MUGI (Microsoft User Group Indonesia) dengan alamat http://www.mugi. org. Komunitas ini sampai sekarang tetap eksis dan terus melebarkan sayapnya ke berbagai daerah dan perguruan tinggi di Indonesia. Sementara itu kelompok lain yang mengkhususnya dalam dunia desain adalah Desainer Comunity atau cebeijo ini mempunyai alamat http://cabeijo. com. Aktifitasnya tetap mengandalkan online community yang di dalamnya mengupas berbagai hal yang berhubungan dengan desain. Komuci User Group dengan alamat http://kemailomuci. net adalah komunitas fokus pada komunitas mobile dengan tujuan bisa saling berkomunikasi dan interaksi sesama manusia. Pada bidang bisnis, komunikasi juga telah menjadi tulang punggung berbagai keputusan, kebijakan, serta keberhasilan bisnis. Bersamaan dengan tumbuhnya teknologi informasi di dunia, kehidupan bergeser ke suatu konsep intelligent evironment suatu lingkungan kehidupan yang terintegrasi dengan teknologi untuk memberi suatu kehidupan yang lebih baik. Pada bidang komunikasi hal ini dapat ditelaah melalui lahirnya berbagai dukungan komunikasi yang bervariasi, sehingga melahirkan konsep multimodal communications.

Kalau Anda lebih suka memanfaatkan e-mail untuk berbagi pengalaman sesama pengguna komputer di Indonesia bisa memanfaatkan fasilitas miling list atau milist. Saat ini hampir semua komunitas memanfaatkan media ini untuk berbagi ilmu dan pengalamannya. Hanya saja bagi pengguna yang enggan membuka e-mail atau space e-mail-nya terbatas mungkin akan lebih baik apabila memanfaatkan media
lain seperti forum atau blog. Milinglist memang masih banyak digunakan oleh komunitas IT di Indonesia dan
masih diyakini tergolong ampuh untuk saling tukar menukar informasi. Hanya saja kalau menggunakan media ini akan membebani mailbox, apalagi apabila komunitas tersebut sudah semakin besar, maka pemanfaatan mailinglist jelas kurang efektif, terutama bagi mereka yang memanfaatkan e-mail gratisan. Semakin banyak anggota yang mendaftar atau join akan semakin banyak pula e-mail yang masuk ke dalam
mailbox kita.

Tidak sedikit komunitas IT di Indonesia yang memanfaatkan forum di yahoogroup, karena selain gratis juga diyakini pengunjungnya cukup banyak. Karena sebagian besar masyarakat masih memanfaatkan fasilitas e-mail di yahoo.com atau yahoo.co.id. Dengan adanya dalam suatu komunitas tidak hanya anggota saja yang bisa membaca, masyarakat umum pun bisa membacanya. Memang saat ini tersedia blog baik gratisan maupun membuat sendiri dengan membeli sebuah domain. Bagi komunitas yang sudah besar tentu akan membangun servernya sendiri, karena isi atau contentnya bisa disesuaikan dengan kebutuan dan perkembangan teknologi. Sebagai contoh Windows Server System Indonesia menyediakan berbagai fasilitas mulai dari blog, video, galeri, forum, e-book, artikel dan lain-lain.
Memang cukup banyak komunitas IT di Indonesia. Mungkin kalau dibandingkan dengan negara berkembang lainnya, di Indonesia komunitas IT termasuk paling banyak dan menyebar di seluruh Indonesia. Namun demikian dengan semakin berkembangnya komunitas IT diharapkan sumber daya IT Indonesia bisa  diandalkan untuk mengisi pembangunan yang masih jauh membentang. Yang lebih penting lagi dalam sebuah komunitas jangan mencari kelemahan suatu produk, berbau politis, menjelek-jelekan produk tertentu, karena semua teknologi pada dasarnya untuk mensejaherakan dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara.

Sumber:

Tutang Pranata Komputer Madya- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
http://kompas. com/kompascetak/ read.php? cnt=.xml. 2008.04.16. 03043995& channel=2& mn=245&idx= 245

Apr 02 2008

antara roy suryo, depkominfo, UU ITE dan prospek IT Indonesia

mungkin sudah banyak yang tahu, beberapa waktu yang lalu situs depkominfo di-hack sama seorang hacker (yaialah, masak sama blogger :) ). Sang hacker yang gaka tau apakah dia juga blogger melakukan aksi deface pada situs depkominfo itu berisi ucapan selamat pada pemerintah atas disahkannya UU ITE yangbener-bener laghi heboh saat ini. Dan satu hal yang membuat aksi deface nya itu kontroversial adalah karena sang hacker memasang foto roy suryo yang lagi bergaya dengan sangat aneh (tentunya itu hasil editan potosop, bisa diliat metadatanya kan mas roy? :) )

Walhasil, atas aksi hackingnya itu sang surya jadi murka. Dia menuduh bahwa pelaku aksi tersebut adlah hacker (yap, klo yg ini sudah jelas) dan blogger (lha… darimana asal usulnya nih??). Mungkin kecdepan, saran buat mas roy, coba hilangkanlah tendensi sinisme negatifnya pada para blogger. Katanya mas enda mau ngajak pak roy berdialog ya? gimana kabar terakhirnya saya belum tahu.

anyway, di postingan kali ini saya bukan mau mengulas tentang aksi sama-sama tidak dewasa dianatar semua pihak. Pada postingan kali ini saya mau membahas tentang UU ITE, dan pengaruhnya bagi perkembangan IT Indonesia dimasa depan.

Entah kenapa banyak orang yang merasa skeptis dengan diberlakukannya UU ITE ini. Padahal hukumnya sendir belum benar-benar dijalankan. Kalau saya sendiri melihat UU ITE ini akan membawa banyak dampak positif bagi perkembangan IT di Indonesia. Berikut beberapa diantaranya:

  1. Selama ini, banyak penyedia jasa layanan web financial yang enggan memberikan layananny di Indoensia. Kenapa? karena payung hukum di Indonesia untuk transaksi finansial melalui internet belum jelas, bahkan belum ada. Akibatnya, hacker-hacker bisa dengan mudah berkeliaran melakukan aksi perampokan dinegerinya sendiri. Alhamdulillah dengan berjalannya UU ITE. Sekarang transaksi online macam itu akan dijamin kemananannya oleh pemerintah. Dengan begitu kepercayaan penyedia jasa layanan web financial internasional akan mulai tumbuh. Mereka akan mulai masuk ke Indonesia. Paypal sudah mulai masuk. Kalau merek semua sudah masuk. Dijamin, para pengguna internet di Indonesia bisa lebih memberdayakan sumber daya informasi tak terbatas ini secara lebih positif.
  2. Pornografi akan diberantas. Dengan adanya pemberantasan pornografi ini. Maka konten-konten web Indonesia akan terdorong pada hal-hal yang positif. Sehingga konten web Indonesia akan penuh anfaat buat rakyatnya. Ini jelas merupakan angin segar bagi dunia internet Indonesia yang tentunya akan berimbas pula pada perkembangan IT yang lebih positif.
  3. Pemabajakan sudah dipastikan akan terus berkurang. Kontrolling terhadap pembajakan akan menjadi lebih besar dengan adanya UU ini. Dengan begitu tingkat pembajakan di Indonesia akan berkurang. Hal ini akan mendorong tumbuhnya industri software dalam negeri. Dan ini merupakan salah satu faktor pertumbuhan IT yang positif.
  4. Pembangunan infrastruktur IT saat ini sudah benar-benar digencarkan oelh pemerintah terutama depkominfo. Bahkan pak nuh sudah mengatakan bahwa beliau akan membawa internet sampai ke pelosok desa. Infrastruktur IT merupaakan salah satu masalah utama kenapa IT di Indonesia sulit berkemabng. Dengan adanya diversifikasi infrstruktur secara massif seperti ini. Maka IT di Indonesia akan bisa maju terus.

4 point diatas sudah cukup untuk memberikan gambaran akan cerahnya prospek IT Indonesia dimasa mendatang. Saya sangat yakin suatu saat nanti Indonesia mampu emnjadi negara yang menguasai teknologi IT. Saya sangat yakin Indonesia mampu seperti malaysia, Cina dan India yang melakukan percepatan besar-besaran pada penguasaan teknologi. Mari kita sama-sama optimis akan perkembangan IT di Indonesia. Untuk Indonesia yang lebih maju, lebih hi-tech, lebih berdaya.

Mar 07 2008

perkembangan dunia web

Web atau internet merupakan salah satu cabang didunia IT yang pertumbuhannya saat ini benar-benar sedang menggila. Mayoritas inovasi-inovasi teknologi IT yang muncul saat ini menggunakan platform web. Kenapa bisa begitu?

  1. Web bersifat reachable, web tentunya bisa diakses dari manapun, kapanpun oleh siapapun. Tidak seperti platform desktop yang terbatas pada satu komputer saja atau paling banter terbatas pada satu jaringan LAN tertentu.
  2. Web bersifat machine independent (apa maxudnya tuh?). Aplikasi berbasis Web sama sekali gak terpengaruh oleh Sistem Operasi apa yang dipakai atau apa prosesornya atau bagaimana konfigurasi jaringannya. Aplikasi web itu sebodo amat ama yang begitu2an. Selama ada internet, ada browser, pasti bisa jalan dah tuh aplikasi.
  3. Saat ini sudah mulai banyak bermunculan pengaplikasian teknologi-teknologi tertentu yang memungkinkan aplikasi web untuk berjalan sebagaimana aplikasi desktop berjalan. Contho yang paling terkenal adalah AJAX. Apaan tuh AJAX? bukan, ajax yang dimaksud disini bukan ajax amsterdam klub sepakbola asal belanda itu. Melainkan ini adalah suatu metode penerapan teknologi javascript yang memungkinkan proses transfer data dilakukan melalui backdoor tanpa harus me-refresh suatu web page (nah lhoo… bingun kan? makanya masuk fasilkom, biar ngerti  )
  4. Belum lagi pertumbuhan konsep web2.0 yang merupakan paradigma baru dijagad maya. Kalau dulu, web itu cuma berisi segunung informasi aja, maka sekarang web juga bisa berisi aplikasi-aplikasi interaktif. Kalau dulu, web cuma bisa dibaca-baca aja, maka sekarang pengguna web bisa memakainya untuk berbagai macam hal. Mulai dari blogging, wiki-ing, maen web based games sampe ke maen saham virtual. Konsep web 2.0 yang sekarang sudah banyak diimplementasikan membuat dunia maya ini jadi terasa begitu rame. Kalau dulu web itu terasa seperti hutan belantara informasi yang sunyi senyap. Hanya ada suara modem berisik yang bunyinya mirip suara burung gagak lagi keselek  . Maka kini, web sudah berubah menjadi kota metropolitan interaktif yang rame, rusuh, dan banyak gemerlap disana-sini.

4 faktor diatas sudah cukup untuk membuat web menjadi satu bidang IT paling yahud abad ini. Masih begitu banyak peluang untuk mempelajarai berbagai macam hal yeng berkaitan dengan web. Mulai dari aspek teknisnya (belajar web based programming, hacking, security jaringan dsb) sampe ke aspek sosialnya (e-community, e-commerce, online trading etc.) So, tunggu apa lagi. Mari rame2 belajar web :)

Jan 24 2008

rss + web crawler = web clipper

oke…. setelah sekian lama berberat-berat ria dengan tulisan-tulisan berat macam:

sekarang saatnya kembali lagi ke kompetensi murni saya sebagai orang IT. Kalau memang ingin menjadi SDM IT yang benar-benar expert, maka saya juga harus menguasai aspek-aspek teknis dari IT itu sendiri, sesuai dengan tulisan saya disini: SDM IT yang gak suka IT vs SDM non IT yang cinta IT . Kalau tidak saya cuma akan jadi sapi ompong yang keras suara lenguhannya tapi gak bisa menggigit :) Oleh karena itu kali ini saya ingin menulis sesuatu yang menyentuh ke aspek teknis dari suatu teknologi dibidang internet, yaitu web clipper. Tentunya disini saya tidak akan membahasakannya dengan segala macam kode-kode aneh yang tidak Anda mengerti. Saya akan menjelaskkanya dengan bahasa manusia, jadi ya… teknis tapi gak teknis-teknis amat :)

Apa itu web clipper? Kalau dilihat dari judulnya dapat dilihat bahwa web clipper bisa dibilang merupakan kombinasi dari dua jenis teknologi web yang berbeda yaitu RSS (Really Simple Syndication) dan web crawler. Sebelum masuk ke penjelasan tentang apa itu web clipper, saya akan menjelaskan sedikit tentang dua teknologi yang saya sebutkan diatas,

RSS (Really Simple Syndication), merupakan sebuah teknologi untuk menarik konten dari suatu situs ke situs kita sendiri. Contoh: csui05 blog aggregator (merupakan aggregator blog teman-teman saya di fasilkom UI 2005). Situs tersebut menarik konten blog dari semua teman saya satu angkatan untuk ditampilka disitus tersebut. Blog ini juga termasuk blog yang di-aggregate (ditarik konten tulisannya) di situs tersebut. Supaya konten tulisan dari suatu situs dapat ditarik, maka situs tersebut harus mengaktifkan fitur RSS-nya, kebanyakan blog engine (wordpress, blogger dll) yang beredar dijagad maya saat ini sudah memiliki fitur RSS sehingga semua blog tersebut bisa di-aggregate. Untuk dapat menarik isi sebuah situs kedalam situs yang kita buat, kita cukup meng-copy link RSS dari situs yang bersangkutan kedalam RSS engine yang kita miliki disitus kita. Nanti engine tersebut akan secara rutin mengecek apakah ada tulisan baru yang bisa diambil atau tidak? jika ada, maka engine tersebut akan meng-copy tulisan tersebut untuk diitampilkan disitus kita.

Web Crawler, kalau yang satu ini adalah teknologi memungkinkan komputer kita secara otomatis menjelajahi dunia maya. Aplikasi web crawler ini akan “merangkak” terus menjelajahi setiap sudut internet. Dia akan mengunjungi setiap halaman web dan kemudian merambah semua link yang ada dalam halaman web tersebut. Saat ini, didunia ada satu web crawler yang jangkauannya sudah paling luas, yaitu web crawler nya mbah google, Katanya sih google telah berhasil merambah semua halaman web yang ada di Internet yang jumlah mencapai (kurang lebih) 8 milyar. Dengan aplikasi ini, kita dapat terus memantau perkembangan berbagai halaman web yang ada di jagad maya.

Sekarang baru masuk ke penjelasan tentang apa itu web clipper. Web clipper merupakan kombinasi dari dua teknologi diatas. Jika kita perhatikan, dua teknologi diatas kan punya kelemahan. Untuk teknologi RSS, kita hanya bisa menarik konten web yang memang menyediakan link rss nya ke publik. Bagaimana dengan situs-situs yang tidak ada fitur RSS nya? Untuk itulah dibuat teknologi yang namanya web clipper. Web clipper mampu merambah suatu situs dan kemudian menarik konten dari situs tersebut walaupun situs tersebut tidak memiliki fitur RSS. Saya akan menjelaskan cara kerja dengan studi kasus berikut:

Situs detik.com yang merupakan situs berita terbesar di Indonesia, itu tidak memiliki fitur RSS. Lalu bagaimana caranya agar kita dapat mengambil berita-berita yang mucul disana? Kita akan menariknya secara manual, setiap situs berita punya format sendiri dalam hal penulisan berita. Pada situs detik.com, tanggal dan waktu diletakkan diatas judul, Judul ditulisan dengan huruf yang besar baru kemudian dibagian bawah judul diletakkan isi beritanya. Jika kita mengklik judul berita tersebut maka kita akan mendapatkan format baku penulisan berita di detik.com secara utuh. Format baku tersebut nantinya akan kita kustomasikan secara khusus pada web clipper yang kita buat, supaya web clipper tersebut dapat menampilkan isi situs detik.com sesuai dengan format yang ada di detik.com. Oleh karena itu, memang agak rumit untuk membuat web clipper karena kita harus membuat satu web clipper sendiri untuk satu satu situs dengan format penulisan tertentu. Dengan RSS, kita tidak perlu memikirkan hal tersebut karena RSS menyeragamkan format penulisan situs yang menggunakan fiturnya.

Sekian saja penjelasan tentang web clipper, Kalau ada yang kurang jelas langsung tanya aja deh…

Semoga bermanfaat :)

Jan 09 2008

Ayo manfaatkan liburan dengan kegiatan yang prestatif dan produktif

Masa-masa awal liburan saya sudah dipenuhi dengan banyak agenda senang-senang. agenda jalan-jalan ke berbagai tempat, meskipun memang agenda jalan-jalannya selalu diiringi dengan agenda lain yang cukup penting. 3 hari yang lalu saya pergi ke sukabumi dalam rangka rapat kerja perusahaan saya univind, sekaligus team building. Pulang dari sukabumi hari minggu sore, malamnya saya istirahat. kemudian senin paginya saya berangkat lagi ke puncak dalam rangka Evaluasi Paruh Tahun BEM Fasilkom dan kemudian dilanjutkan dengan pergi studi banding ke STT telkom. Sungguh senang bertemu teman-teman di STT telkom yang telah menyambut kami dengan sangat-sangat hangat dan akrab. Disana saya berkenalan dengan mas bijak (ketua HMIF STT telkom), mas justin (ketua java user group STT Telkom), dan masih banyak lagi teman-teman yang lain.

Semua agenda senang-senang tersebut tentunya sudah sangat berhasil me-refresh mental dan fisik saya yang selama semester kemarin telah dibombardir dengan berbagai macam kegiatan-kegiatan perkuliahan dan organisasi. Namun kita mesti hati-hati menghadapi suasana serba luang seperti ini. Kebanyakan kita akan mengalami euphoria pada saat liburan. Kita akan mengatakan “ini saatnya balas dendam”, dan kemudian menghambur-haburkan waktu liburan hanya untuk kegiatan-kegiatan yang kurang produktif seperti download membabi buta, menghabiskan semua manga yang belum sempat terbaca, menonton semua DVD/film hasil donlotan yang belum tuntas, jalan-jalan terus sepanjang liburan, TIDUR dll.

Jangan sampai waktu yang sangat lapang ini kita sia-siakan. Jangan sampai liburan ini hanya digunakan untuk melampiaskan semua keinginan kita bersenang-senang yang telah terpendam lama. Ayo kita manfaatkan waktu luang ini untuk berbagai macam kegiatan prestatif. Manfaatkan liburan ini untuk menggali kompetensi yang benar-benar kita minati sendiri. Jadikan liburan ini liburan yang produktif dan prestatif.

Saya sendiri sudah punya beberapa rencana-rencana yang akan saya lakukan selama liburan, berikut beberapa diantaranya:

  1. launching islamipedia (apa itu islamipedia? tunggu tanggal mainnya)
  2. mengulang kembali semua hapalan yang sudah mulai terlupakan, sekaligus menambah hapalan minimal 2 surat selama liburan
  3. memberikan pelatihan web design di fisip
  4. mulai mencoba mengadakan kursus komputer gratis dirumah (home course)
  5. menghabiskan semua bacaan buku yang selama ini tersendat-sendat
  6. menuntaskan berbagai amanah di univind, sekolah, kampus dll
  7. belajar set up server sendiri
  8. belajar berenang, liburan ini harus sudah bisa berenang
  9. menyelesaikan tontonan avatar book 3 :) biar bagaimanapun kita tidak boleh jadi orang yang terlalu strict dengan meninggalkan semua hal yang kita sukai atas nama produktifitas. Tentunya kita sebagai manusia biasa juga butuh hiburan, istirahat, rasa santai dsb. Intinya asal jangan sampai yang kayak begini jadi dominan disepanjang liburan kita.

jadi,
AYO KITA MANFAATKAN LIBURAN KITA UNTUK KEGIATAN YANG PRESTATIS DAN PRODUKTIF. Jangan sia-siakan liburan ini untuk kegiatan yang gak banyak gunanya.

Dec 26 2007

manfaat dan potensi blog

Mungkin ada yang bertanya kenapa saya sekarang jadi rajin mengisi blog saya? Jawabannya adalah karena kini saya sudah sadar bahwa begitu banyak manfaat dan potensi yang dimiliki oleh blog. Berikut beberapa hal yang berhasil menyadarkan saya akan potensi besar yang dimiliki blog:

  1. Belum lama ini saya sering membaca artikel mengenai web 2.0 (apa itu web 2.0? insya Allah saya kan buat artikelnya kapan-kapan). Blog itu sudah termasuk berkategori web2.0, karena pada blog terdapat unsur kolaborasi antar pengunjung melalui berbagai fitur seperti komentar, shoutbox dll. Pada semua artikel yang saya baca itu, semuanya menjabarkan tentang begitu besarnya potensi blog nantinya dimasa depan.
  2. Akhir-akhir ini saya sering bertemu dengan para praktisi IT ngetop di Indonesia seperti pak romi (romisatriawahono.net – pendiri ilmukomputer.com), pak harry (harry.sufehmi.com – pendiri isnet, salah satu pengelola asiablogging.com), pak nukman (virtual.co.id/blog – pendiri virtual, pelaku blog korporat aseli Indonesia), pak agus (agusnizami.wordpress.com, ketua MIFTA) dll. Waktu bertemu dengan mereka obrolan saya tak jauh tentang trend perkembangan IT kedepan. Dan salah satu topik yang sering muncul adalah potensi web2.0 terutama blog. Dari obrolan dengan mereka saya mendapat banyak inspirasi tentang pentingnya memanfaatkan peluang dari potensi yang dimiliki oleh blog.
  3. Dan yang tidak kalah penting adalah sahabat saya ilman yang begitu getol mempromosikan pentingnya ngeblog, sampai2 dia bikin situs sendiri khusus untuk memberi motivasi kepada orang lain untuk ngeblog. ini dia situsnya: www.ayongeblog.com

3 alasan diatas sudah sangat cukup bagi saya untuk ikut terlibat dalam memanfaatkan peluang besar dari blogging. Saya ingin mendapatkan banyak manfaat dari ngeblog, dan saya juga ingin menyebarkan sejuta manfaat dengan ngeblog. Ya, ngeblog memang punya banyak manfaat. Tapi kebermanfaatan blog itu tergantung pada tipe isi dari blog itu sendiri. Ada tipe tulisan dalam blog yang bermanfaat tapi ada juga yang tidak banyak gunanya. Berikut beberapa tipe tulisan blog yang bermanfaat:

  1. Knowledge Sharing. Blog bisa menjadi sangat bermanfaat jika diisi dengan knowledge-knowledge yang bermanfaat buat orang banyak. Dengan blog, semua orang bisa dengan mudah mengeksternalisasikan knowledge yang dimilikinya ke publik. Sehingga dengan begitu knowledge yang dimilikinya itu bisa dishare ke orang lain dan menjadi bermanfaat buat orang yang membutuhkannya.
  2. Bridge Blogging. Saya dapatkan istilah ini dari blog nya pak harry. Di blognya, pak harry seringkali menulis sesuatu dengan bahasa inggris. Disitu dia menjelaskan salah satu alasan dia menulis dalam bahasa inggris adalah supaya orang lain diluar Indonesia dapat membaca tulisannya dan mendapat gambaran tentang bagaimana sebenarnya kehidupan di Indonesia. Apa yang dilakukan oleh teman saya sisunyisenyap :) juga sangat bagus. Akhir2 ini dia mulai mengisi blognya dengan tulisan berbahasa inggris. Asalkan dia bisa konsisten, blognya itu bisa menjadi salah satu sarana baginya untuk belajar menulis dalam bahasa inggris sekaligus juga menjadi salah satu bridge blogger di Indonesia. Bridge blogging mampu menampilkan wajah sebenarnya dari suatu negeri, tanpa ada yang ditutup-tutupi, tanpa polesan disana-sini. Jika kondisi negeri itu bagus atau jelek maka benar-benar akan terlihat wajah sebenarnya dari negeri tersebut. Contoh yang sangat bagus dari bridge blogging ini adalah blog-blog yang dibuat oleh para blogger thailand yang memberikan gambaran sebenarnya tentang represi yang dilakukan junta militernya pada kaum biksu. Pemerintah thailand waktu itu sudah berupaya supaya kondisi ini tidak mencuat keluar. Namun untungnya ada blogger-blogger thailand yang memberitakan pada seluruh dunia bahwa kondisi thailand saat itu sedang kacau. Tanpa para bridge blogger di thailand, mungkin saat ini kondisi thailand belum berubah.
  3. Ground Voice, Suara Akar Rumput. Dengan blog, orang dapat dengan leluasa menuliskan pendapatnya tentang suatu hal. Opini-opini yang muncul dari blogosphere kemudian bisa menjadi sebuah opini yang kuat yang mampu menunjukkan bagaimana sebenarnya pendapat masyarakat tentang suatu hal. Selama ini opini umum yang berkembang di masyarakat selalu dikendalikan oleh pihak media-media yang sudah besar dan berpengaruh. Dan kita sendiri juga tahu, bahwa saat ini hampir semua media didunia sudah kehilangan objektifitasnya. Banyak media yang sengaja dibuat oleh kelompok-kelompok tertentu untuk mengendalikan opini umum yang berlaku dimasyarakat. Dengan blog, opini umum yang berkembang bisa dikendalikan langsung oleh individu-individu yang terlibat. Dengan begitu, opini yang terbentuk adalah opini yang jujur langsung dari setiap individu dari masyarakat, tanpa dimanipulasi terlebih dahulu oleh pihak media. Contoh yang menarik dari fungsi blog sebagai suara akar rumput adalah yang terjadi di Cina belum lama ini (lupa kapan waktu pastinya). Di Cina, opini umum yang muncul dari para blogger disana mampu mendorong legislatif disana untuk merevisi suatu undang-undang (lupa UU/RUU ttg apa, klo gak salah tentang kependudukan)
  4. Idea Incubation. Biasanya jika seseorang mempunyai suatu ide, ide tersebut tidak langsung direalisasikan. biasanya ide yang muncul dalam otaknya terpendam sekian lama untuk proses pematangan ide. seiring berjalannya waktu, dia akan menambahkan konsep-konsep pelengkap dari idenya itu. Dan biasanya suatu ide yang muncul dalam diri seseorang tidak akan direalisasikan jika tidak ada orang yang mendukung idenya tersebut. Oleh karena itu, jika suatu ide muncul dalam diri kita, akan sangat bagus kalau kita menginkubasikan ide tersebut selama beberapa lama sambil men-share ide tersebut ke beberapa orang yang mungkin akan mendukung ide yangt kita miliki. Setelah proses inkubasi tersebut, kita akan mendapatkan ide yang matang dan kita juga siap untuk merealisasikan ide tersebut dengan dukungan dari orang-orang yang terlibat dalam proses inkubasi ide kita sebelumnya. Nah… blog yang kita miliki bisa berperan sebagai tempat untuk meng-inkubasi-kan ide yang kita miliki. Kita bisa men-share ide yang kita miliki di blog kita supaya nantinya orang yang datang ke blog kita bisa ikut terlibat dalam proses inkubasi ide tersebut dengan memberikan tambahan ide dan juga dukungan buat kita untuk merealisasikan ide yang kita miliki.

Saya rasa diluar 4 potensi dan manfaat dari blog yang ditulis diatas, masih banyak lagi manfaat dan potensi yang dimiliki oleh blog. Namun disini saya hanya menuliskan apa yang saya miliki saja. Mungkin Anda dapat ikut membantu menambahkan manfaat-manfaat yang dimiliki oleh suatu blog.


↑ Back to top