Menebar sejuta manfaat
Archive for the 'web dan internet' Category
Apr 29 2008

web 2.0 itu bukan teknologi baru

Setelah sekian lama tidak menulis tentang IT, kali ini saya mau mencoba back to my core competence: IT especially web engineering. Kali ini saya membuat artikel mengenai web 2.0. Tentang salah kaprah terhadap definisi yang sebenarnya.

Banyak orang yang mengatakan bahwa web 2.0 itu adalah teknologi versi baru dari web. Banyak yang menyangka bahwa web2.0 merupakan wujud web yang lebih canggih dengan berbagai macam kemampuan-kemampuan yang belum ada pada web versi sebelumnya, web 1.0 tentunya. Tahukah Anda bahwa ternyata, semua itu Salah! Web 2.0 bukanlah teknologi baru. Web 2.0 sudah ada bahkan sejak awal mula internet muncul.

Kenyataannya web 2.0 hanyalah sebuah terminologi baru dalam dunia web yang digembar-gemborkan. Web 2.0 hanyalah sebuah metode atau cara baru dalam memberdayakan web. Terminologi web 2.0 ini pertama kali dicetuskan oleh o’reilly media pada tahun 2003. Terminologi ini mengacu pada pemanfaatan web yang belakangan semakin meluas. Dulu, web hanya berisi setumpuk informasi-informasi statis yang hanya bisa dibaca oleh pengunjung. Sekarang, web telah berubah menjadi dunia interaktif yang melibatkan partisipasi aktif dari pengunjung website yang bersangkutan. Contoh: pengunjung bisa ikut memasukkan konten, bermain game, memberi komentar dan sebagainya. Intinya, web 2.0 adalah sebuah terminologi yang dibuat untuk memberi istilah pada arus baru penggunaan web yang ada belakangan ini.

Lalu bagaimana dengan pernyataan bahwa web 2.0 adalah sebuah teknologi baru didunia web. Pernyataan itu jelas salah. Teknologi adri web itu sendiri masih belum banyak berubah sejak awal mula munculnya web. HTML, CSS, javascript dan AJAX dsb itu sebenarnya sudah ada sejak lama. Teknologinya sudah ada sejak lama, namun pemanfaatan teknologi tersebut baru akhir-akhir ini saja bergerak kearah pembentukan aplikasi web yang interaktif. AJAX sendiri baru dipopulerkan oleh Google dengan Google Suggest-nya.

Web 2.0 itu hanya sebuah istilah marketing. Tim berners lee (sang pencipta web) sendiri mengatakan bahwa web 2.0 itu hanyalah sebuah “piece of jargon“. Berikut kutipan perkataannya tim berners lee dalam sebuah wawncara podcast:

“Nobody really knows what it means, if Web 2.0 for you is blogs and wikis, then that is people to people. But that was what the Web was supposed to be all along.”

Intinya, web 2.0 bukanlah sebuah teknologi baru. Web 2.0 hanyalah sebuah terminologi baru.

Apr 07 2008

Laporan Diskusi menkominfo dengan blogger

Saya baru saja pulang dari acara diskusi sharing dan silaturahmi antara pak M Nuh (depkominfo) dengan para blogger. Pertemuan tersebut terasa sangat menarik, begitu banyak pertanyaan, kritik dan juga saran yang dilemparkan para peserta pada pihak depkominfo terkait Undang-undang yang baru saja keluar, yaitu UU ITE. Para pejabat depkominfo (pak M Nuh, pak edmon, pak basuki dan pak nurcahya (klo gak salah, agak lupa namanya)) juga menerima dengan hangat setiap pernyataan yang dikeluarkan para peserta. Intinya acara silaturahim ini berjalan dengan sangat hangat, komunikatif, aspiratif dan menyenangkan.

Disini saya ingin mengomentari beberapa pernyataan yang muncul dalam acara tersebut yang saya anggap bagus dan berbobot.

pertama
pertanyaan dari mas boy avianto. Beliau mengatakan bahwa dia merasa bangsa kita seperti bangsa yang kerdil dan tidak dewasa karena melakukan pemblokiran pada situs youtube hanya karena satu entri film berjudul “fitna” yang notabene hanya satu bagian sangat kecil dibandingkan video-video lain di youtube yang juga memiliki kebermanfaatan yang besar. Beliau melanjutkan, “daripada kita berbuat seperti itu, akan jauh lebih baik jika kita mendorong anak bangsa ini untuk membuat konten-konten positif. Contoh: alih-alih memblokir youtube mungkin lebih baik jika depkominfo mendorong masyarakat untuk membuat film anti-fitna yang lebih positif
atas komentar tersebut, depkominfo menjawab
pak Nuh: Tentu saja kita akan mendorong peningkatan konten-konten positif di Internet, tapi itu bukan berarti kita membiarkan yang negatif toh…
pak basuki: kita ini sedang beramar ma’ruf nahi munkar. Kita dituntut untuk beramar ma’ruf dengan menyerukan masyarakat untuk membuat dan membuka konten-konten positif. Tapi diluar itu, kita tidak boleh lupa dengan nahi munkar-nya donk. Kita ber nahi munkar dengan cara memblokir situs-situs negatif seperti itu.

kedua
mas eko (bener gak sih namanya :p ). beliau adalah orang yang dijadikan kambing hitam oleh seorang “tokoh” (!pakar) telematika Indonesia sebagai dalang dibalik pen-deface-an situs depkominfo. Disana beliau mengadukan perihal penuduhan tersebut kepada depkominfo. Beliau bertanya apakah penuduhan tersebut bisa dibenarkan secara hukum? Beliau juga bahkan memutarkan rekaman wawancara sang tokoh di salah satu stasiun radio sebagi bukti pengkambinghitamannya. Pada saat mas eko ini memutarkan rekaman tersebut segenap ruangan menjadi hening dan serius. Semua orang-benar mendengarkan dengan seksama isi rekaman suara tersebut. Pada akhirnya, beliau meminta penegasan dari menkominfo mengenai posisi blogger sebagai part of the family.
jawaban pak nuh: Ternyata pak nuh agak kuper juga :) beliau benar-benar baru tahu mengenai kasus blogger yang dituduh oleh seorang tokoh telematika itu dari rekaman yang diputarkan pada acara silaturahmi tersebut. Tapi, intinya pak nuh mengaskan bahwa blogger sebagai sebuah komunitas adalah part of the family, dan bukan part of the enemy. Blogger merupakan salah satu komunitas yang harus dibangun dan diberdayakan sebagai sebuah potensi bagi bangsa.

Sebenarnya masih banyak, obrolan-obrolan menarik yang diperbicangkan pada acara tersebut. Tapi karena saya sama sekali tidak mencatat akhirnya semua yang ditulis diatas hanya berdasarkan ingatan saya saja. Lagipula saya yakin diluar sana akan banyak blogger-blogger senior macem mas romi, mas harry sufehmi, mas budi putra, mas priyadi, mas riyogarta dll yang akan menuliskan review dari acara diskusi tersebut.

Satu lagi quote terakhir yang sangat saya appreciate dari Pak Nuh. Beliau mengatakan bahwa momen-momen silaturahmi seperti ini, forum-forum sharing seperti ini harus terus dihidupkan. Pak Nuh mengatakan bahwa pihaknya akan terus membuka forum-forum keterbukaan seperti itu yang akan memperluas ide pengembangan IT di Indonesia.

Semoga kedepannya IT di Indonesia bisa maju. Lebih maju daripada Malaysia, China, India bahkan amerka sekalipun. amin.

Mar 28 2008

rekaman wawancara UU ITE di persprektif Wimar

Ini rekaman notulensi dari talk show perspektif wimar yang tayang beberapa waktu lalu. Saya dapet rekaman audionya dari mas thomas. Saking gondoknya dengan pendapat-pedanapat wimar dan wulan, saya pengen banget ngomentarin diskusi ini kalimat per kalimat. Akhirnya jadilah postingan berikut ini. Oiya… tidak seperti biasanya, kali ini saya akan agak kasar pada pihak-pihak tertentu. Gak takut dicekal UU ITE? Pak Nuh sendiri yang bilang hal-hal seperti ini akan tetap dijamin.

Oiya… notulensi yang saya tulis disini saya jamin benar-benar 100% murni tanpa editan makna sama sekali. Paling kalimatnya saya ubah-ubah dikit supaya enak buat dibaca dan gak ngebingungin.

(more…)

Mar 19 2008

pornografi di Indonesia, siap2 diberantas!!

Akhir-akhir ini saya semakin muak melihat judul-judul tulisan yang nongkrong di jajaran 100 top-post nya id.wordpress.com. Saya banyak meliHat judul-judul seperti ini:

  • foto telanjang sandra dewi bugil (yang ini peringkat pertama, Astaghfirullah…)
  • Apa benar sandra dewi bugil ????
  • Apa benar sandra dewi bugil ???? « Bali Is My Life
  • foto sandra dewi bugil « Foto Bugil Artis Cantik Indonesia

(linknya sengaja tidak dimasukkan, entar malah nambah traffic mereka lagi) dst. Itu yang masuk di top-post, belom lagi blog-blog kecil sampah tak berguna yang jumlahnya jauh lebih banyak lagi yang ikut mempublikasikan konten-konten kotor tersebut.

Dan Alhamdulillah sekarang pemerintah sudah mulai bergerak konkrit memberantas konten pornografi yang jumlahnya sudah membludak di Indonesia. Seperti kita semua tahu, di Indonesia tidak ada satupun mekanisme pembatasan konten yang membuat netter-netter Indonesia dapat dengan mudah mengakses situs2 porno tersebut, dan juga membuat mayoritas akses internet diwarnet-warnet itu mengarah pada situs porno. Pemerintah dalam hal ini departemen komunikasi dan informasi akan mulai serius dalam menangkal konten-konten negatif yang berseliwera dijagad web Indonesia, berikut cuplikan berita nya:

Kabar gembira untuk keluarga Indonesia. Pemerintah dalam hal ini
Depkominfo sedang menyiapkan perangkat hokum dan software untuk
menangkap akses porno di internet

ImageHidayatullah. com–Departemen Komunikasi dan Informasi
(Depkominfo) menyiapkan aturan dan piranti lunak (software) untuk
menangkal akses ke berbagai situs internet yang dinilai berdampak
negatif bagi perkembangan psikologis masyarakat.

“Internet tidak hanya berdampak positif untuk dijadikan bahan menambah
pengetahuan, tetapi di sisi lain dampak negatif dan anti-produktif
ketika pengguna memanfaatkan internet untuk mengunduh (download) situs
yang tidak bermanfaat,” kata Menkominfo Muhammad Nuh, di sela Rapat
Dengar Pendapat dengan Komisi I DPR, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin
(17/3) kemarin.

Menurut Nuh, tiga hal yang disiapkan Depkominfo untuk meminimalisasi
masyarakat untuk akses konten internet yang tidak layak, pertama,
level grass root (akar rumput), meningkatkan dan menumbuhkan kesadaran
tentang self censoring ataupun self filtering, yaitu kemampuan mandiri
dalam memilah situs yang baik dan layak.

“Cara ini mensyaratkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat harus
terus dilakukan, di samping harus disiapkan secara cuma-cuma atau
gratis men-down load software di website Depkominfo,” kata Nuh.

Kedua, pada level jaringan terbatas (limited network), seperti
struktur jaringan teknologi informasi di lingkungan kampus, lembaga
pendidikan, departemen. “Struktur jaringan pemanfaatan atau penggunaan
internetnya dapat diawasi dan dibloking situs-situs negatif,” katanya.

Ketiga, di tingkat tertinggi, pemerintah akan bekerja sama dengan
perusahaan penyelenggara jasa internet (ISP) untuk memblok trafik
terhadap situs-situs negatif.

“Pemblokiran ini bukan pada konten, karena ini akan lebih sulit tetapi
dilakukan pemblokiran pada semua situs yang ditengarai bermuatan
negatif,” ujarnya.

Menurutnya, pemblokiran ini bukan upaya menghambat masyarakat di dalam
mengakses berbagai informasi, tetapi lebih pada upaya menghambat
masyarakat dari pengaruh negatif. “Beberapa negara juga melakukan hal
yang sama memblok situs negatif agar tidak bisa diakses,” kata mantan
Rektor ITS ini.

Ia mencontohkan di China router di backbone nasional dapat memblok
situs-situs yang berbahaya baik untuk ideologi negara maupun
pornografi.

“Bukan hanya itu, di negara tirai bambu itu, situs pencarian semacam
Google. MSN Spacenya Microsoft di-bloking untuk self censorship situs
tersebut,” kata Nuh. [ant/www.hidayatull ah.com]

http://hidayatullah .com/index. php?option= com_content& task=view& id=6548&Itemid= 65

Intinya adalah depkominfo yang saat ini dipimpin oleh pak M. Nuh mantan rektor ITS berencana akan membuat regulasi yang ketat untuk memberantas konten-konten negatif yang ada di internet Indonesia. Saya sangat bersemangat mendengar berita ini, dan semangat saya menjadi bertambah besar melihat komentar rekan-rekan saya dimilis MIFTA mengenai rencana pemerintah ini. Berikut beberapa komentarnya

Agus Nizami (Ketua MIFTA) 

> Alhamdulillah.
> Dan pemblokiran pada situs menurut saya akan membuat pengelola situs untuk
> berhati-hati agar situsnya tidak dimanfaatkan untuk menyebarluaskan
> pornografi atau hal negatif lainnya.
>
> Wassalam

——–

Bayu Widyasanyata

pemerintah sudah menyelesaikan satu langkah..di level strategis.
nah sekarang di level teknisnya, mudah2an MIFTA bisa berkontribusi disini.

apa itu?
“URL Blacklist” — baik internasional maupun LOKAL.
nah lokal ini yg menurut saya juga tak kalah beratnya untuk dilengkapi.

contoh s/w komersialnya, misal urlblacklist. com, yg sdh compatible dng
squid atau dansguardian.

nah untuk lokal, nanti MIFTA bisa buat site yg bisa dikerjakan bersama
berisi URLBlacklist “made in Indonesia” yang berisi URL-URL porno
buatan Indonesia.
misal, apa ada di “cerita seru” di URLBlacklist. com ? ;-)
*saya belum sempat coba.. mudah2an bisa nanti malam dansguardian – di
lab saya :)

nanti ada submitternya, dan juga verifiernya.
nanti bisa juga kerjasama dng project “Jangan Bugil Di Depan Kamera”,
mungkin mereka punya listnya juga. atau project senada yg lain…

saya yakin, database lokal Indonesia ini pasti diminati para ISP.
Insya Allah…

ada yg berminat memulai?

——

Hendra 

> Sekedar masukan, selain melakukan “black campaign” terhadap
> situs2 porno dkk tsb, kita juga perlu melakukan “soft
> campaign” atau “hard campaign” terhadap keberadaan situs2
> yang bercontent positif. Situs2 yg baik tersebut hrs
> disosialisasikan ke masyarakat (sekolah, kampus, kantor,
> warnet, dll). Artinya kita juga butuh daftar directory situs2
> Indonesia. Jadi masyarakat tahu bahwa anak bangsa Indonesia
> itu punya situs bermanfaat yang banyak sekali. Sekaligus
> memotivasi agar masyarakat juga bisa membuat content positif
> di mana saja, dan Indonesia menjadi “upload nation” setelah
> bertahun2 lamanya menjadi “download nation”.
>
> wassalam, hendra
> www.hdn.or.id

——

 Romi Satria Wahono

Saya sudah provokasi dengan kenyataan bahwa China yang komunis saja berani
menangkap ratusan orang pembuat situs porno, juga secara progresif memblok
situs-situs porno. Indonesia yang negara religius kok kayak gini :(

Saya sajikan peta dan kondisi pornografi di Indonesia, termasuk beberapa
portal, forum diskusi dan komunitas yang intens membantu maraknya konten
pornografi :)

Salam,

Romi Satria Wahono
http://romisatriawahono.net
http://ilmukomputer.com

…………………………………………………………………….

Dan masih banyak lagi yang lainnya, masing2 mengeluarkan ide-ide yang sangat bagus. Kalau mau tahu komentar-komentar lengkapnya, daftar aja sana ke milisnya: mifta-perjuangan@yahoogroups.com

Dari komentar tersebut saya melihat sebuah semangat yang sangat besar dari para praktisi didunia IT untuk memberantas pornografi di internet yang selama ini sudah berperan serta dalam pendangkalan akhlak bangsa secara sistematis dan perlahan-lahan. Oleh karena itu, saya juga ingin menularkan semangat ini kepada teman-teman blogger semua bahwa bersama kita bisa (kayak pernah denger ya :p ) memberantas pornografi di Indonesia. Berikut saya akan coba merangkum pendapat-pendapat yang tertulis diatas dan juga saya akan menyumbangkan pemikiran saya tentang bagaimana caranya membumihanguskan pornografi di Indonesia:

  1. Yang pertama dari pihak pemerintah sebagai pembuat kebijakan (dan Alhamdulillah sudah mulai dikerjakan). Pemerintah harus mampu membuat kebijakan yang dapat memblokir atau paling tidak meminimalisir konten-konten pornografi yang wara-wiri dijagad web Indonesia.
  2. Praktisi kelas atas (yang udah terkenal dan punya kredibilitas publik yang tinggi, seperti mas romi) bisa ikut membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat untuk upaya pemberantasan pornografi ini (Sesuai dengan yang dibilang pak agus diatas)
  3. untuk para computer scientist reseacher, pornografi ini merupakan lahan riset yang sangat besar kebermanfaatannya bagi seluruh dunia (chandra prasetyo: Indonesia tidak boleh jadi surga pornografi, teman saya dikampus fakultas ilmu komputer UI sudah punya minat kesini, ayolah chan, riset dibidang ini!). Saat ini masih sedikit software anti pornografi yang dapat membedakan mana gambar porno dan mana gambar bukan untuk kemudian langsung diblok. Kalaupun ada, tingkat presisinya masih kurang memadai. Dengan berbagai macam teori-teori njlimet mengenai image processing (pengolahan citra), artificial intelligence (kecerdasan buatan), pattern recognizing (pengenalan pola), dan juga neural network (jaringan saraf tiruan) kita bisa, PASTI BISA, membuat sebuah program yang dapat secara akurat membedakan mana gambar yang porno dan mana gambar yang bukan.
  4. Untuk para kuli-kuli IT (Network administrator, programmer, IT Helpdesk, penjaga warnet dsb), bisa langsung terjun kelapangan mengimplementasikan pemblokiran terhadap konten-konten pornografis. Disini, kita bisa memberikan efek langsung yang dapat secara instan mengurangi akses ke konten-konten berbau pornografi.
  5. Untuk LSM-LSM seperti MIFTA, JBDK (Jangan Bugil Di Depan Kamera) dkk yang peduli dengan hal ini, bisa membantu membuat list website-website blacklist yang harua dihindari. Selain itu, LSM juga bisa membuat list web-web whitelist sebagai counter attack pada konten-konten negatif tersebut (Hal ini sudah coba dilakukan oleh MIFTA disini: http://internida.mifta.org/)
  6. Untuk saya, Anda, kita semua para blogger. Kita bisa melakukan dua hal. Pertama, kita bisa secara berkesinambungan memenuhi web kita dengan konten-konten yang positif. Sehingga konten-konten busuk macem gitu makin tenggelam diantara hiruk pikuk postingan penuh manfaat yang kita upload. Kedua, kita juga bisa melakukan fake campaign untuk mengecoh netter-netter berpikiran kotor yang senantiasa mencari konten-konten dengan kata-kata yang berbau pornografis. Misal kita bisa rame-rame menuliskan sesuatu dengan judul yang mengandung kata “telanjang” padahal isinya diarahkan pada konten yang positif. Kalau sudah begini dijamin semua konten-konten busuk tersebut bisa tenggelam.

Kalau kita semua bisa kompak bergerak maka dijamin 100% kita akan bisa menekan jumlah konten-konten negatif yang “menguasai” dunia maya Indonesia. Pemerintah sudah bergerak, sekarang mana rakyatnya? jangan cuma bisa nuntut tanpa berkontribusi aktif membantu pemerintah memberantas pornografi di Indonesia.

Siapapun Anda, dimanapun Anda, apapun keahlian Anda…

MARI KITA BERKONTRIBUSI AKTIF MEMBERANTAS PORNOGRAFI DI INDONESIA!!

Mar 12 2008

NETpreneur (InterNET Entrepreneur)

Internet entrepreneur, sebuah frase yang akhir-akhir ini sudah mulai banyak mencuat seiring dengan perkembangan dunia web yang semakin meningkat dari hari ke hari. Internet entrepeneur atau saya singkat netrepreneur merupakan istilah baru untuk orang-orang yang menjalankan bisnisnya secara online melalui internet. Saat ini sudah banyak orang-orang yang mencoba lahan bisnis yang satu ini. Terlebih lagi diluar negeri dimana akses internet sudah menjadi hal yang begitu lumrah, mudah didapat, cepat dan murah. Di Indonesia sendiri jumlah orang yang memberanikan diri untuk terjun sebagai internet entrepreneur masih sangat sedikit. Padahal potensi yang dimilikinya begitu besar. Potensi besar, saingan masih sedikit: nah… jadi peluang kan tuh…

berikut saya akan jabarkan beberapa kelebihan-kelebihan netrepreneur dibangdingkan dengan entrepreneur biasa

  1. Selama ini, seorang entrepreneur harus bersusah payah untuk bisa menembus pasar internasional. Seorang entrepreneur baru biasanya tidak bisa langsung meloncat pada dunia bisnis internasioanl. Dia harus merangkak pelan-pelan pada tangga dunia usaha sampai dia mampu untuk menembus pasar internasional. Netrepreneur tidak perlu menapaki tangga karir tersebut satu persatu secara perlahan-lahan. Internet memungkinkan semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk maju. Karea kita semua tahu, dalam internet tidak ada lagi batasan-batasan spasial kewilayahan. Internet memungkinkan para netrepreneur untuk langsung terjun dalam bisnis internasional.
  2. energi yang dikeluarkan oleh seorang netrepreneur cenderung lebih sedikit daripada entrepreneur biasa. Yang dibutuhkan oleh seorang netrepreneur hanyalah duduk didepan komputer atau device apapun yang memiliki koneksi internet. Dia tidak perlu bepergian jauh-jauh untuk bertemu klien. Dia tidak perlu berlama-lama menunggu negosiasi tatap muka untuk segera mencapai kesepakatan bisnis. Dia hanya perlu duduk dengan tenang bersama device internet yang dimilikinya.
  3. Lahan bisnis ini secara keseluruhan masih belum banyak dijamah (terutama di Indonesia). Masih begitu banyak peluang yang bisa diraup. Dan kalau kita lihat trend dimasa depan, bisnis offline juga semakin menurun, seiring dengan semakin canggihnya teknologi device yang mendukung internet dan juga semakin canggihnya teknologi untuk mempercepat akses internet dunia. Mungkin saja suatu saat nanti dimasa depan, seluruh proses bisnis terjadi didunia maya. Tapi ini masih utopis, coba lihat yang real saja dulu.

Paling tidak itulah beberapa kelebihan yang dimiliki NETrepreneur dibandingkan dengan ENTrepreneur biasa. oiyaa… ada satu lagi hal yang ingin saya luruskan disini. Bedakan antara NETrepreneur dengan online trader biasa. Netrepreneur adalah orang yang membuka usaha online dan membentuk sistem yang dapat terus menumbuhkan usahanya itu. Sementara online trader hanyalah orang-orang yang melihat potensi dagang lewat dunia maya terus menjalankan bisni perdagangan online nya itu. Online trader tidak bertumbuh, Sementara Netrepreneur terus bertumbuh.

Tertarik mencoba menjadi NETrepreneur???


↑ Back to top