Menebar sejuta manfaat
Archive for the 'kampus' Category
Mar 19 2008

pornografi di Indonesia, siap2 diberantas!!

Akhir-akhir ini saya semakin muak melihat judul-judul tulisan yang nongkrong di jajaran 100 top-post nya id.wordpress.com. Saya banyak meliHat judul-judul seperti ini:

  • foto telanjang sandra dewi bugil (yang ini peringkat pertama, Astaghfirullah…)
  • Apa benar sandra dewi bugil ????
  • Apa benar sandra dewi bugil ???? « Bali Is My Life
  • foto sandra dewi bugil « Foto Bugil Artis Cantik Indonesia

(linknya sengaja tidak dimasukkan, entar malah nambah traffic mereka lagi) dst. Itu yang masuk di top-post, belom lagi blog-blog kecil sampah tak berguna yang jumlahnya jauh lebih banyak lagi yang ikut mempublikasikan konten-konten kotor tersebut.

Dan Alhamdulillah sekarang pemerintah sudah mulai bergerak konkrit memberantas konten pornografi yang jumlahnya sudah membludak di Indonesia. Seperti kita semua tahu, di Indonesia tidak ada satupun mekanisme pembatasan konten yang membuat netter-netter Indonesia dapat dengan mudah mengakses situs2 porno tersebut, dan juga membuat mayoritas akses internet diwarnet-warnet itu mengarah pada situs porno. Pemerintah dalam hal ini departemen komunikasi dan informasi akan mulai serius dalam menangkal konten-konten negatif yang berseliwera dijagad web Indonesia, berikut cuplikan berita nya:

Kabar gembira untuk keluarga Indonesia. Pemerintah dalam hal ini
Depkominfo sedang menyiapkan perangkat hokum dan software untuk
menangkap akses porno di internet

ImageHidayatullah. com–Departemen Komunikasi dan Informasi
(Depkominfo) menyiapkan aturan dan piranti lunak (software) untuk
menangkal akses ke berbagai situs internet yang dinilai berdampak
negatif bagi perkembangan psikologis masyarakat.

“Internet tidak hanya berdampak positif untuk dijadikan bahan menambah
pengetahuan, tetapi di sisi lain dampak negatif dan anti-produktif
ketika pengguna memanfaatkan internet untuk mengunduh (download) situs
yang tidak bermanfaat,” kata Menkominfo Muhammad Nuh, di sela Rapat
Dengar Pendapat dengan Komisi I DPR, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin
(17/3) kemarin.

Menurut Nuh, tiga hal yang disiapkan Depkominfo untuk meminimalisasi
masyarakat untuk akses konten internet yang tidak layak, pertama,
level grass root (akar rumput), meningkatkan dan menumbuhkan kesadaran
tentang self censoring ataupun self filtering, yaitu kemampuan mandiri
dalam memilah situs yang baik dan layak.

“Cara ini mensyaratkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat harus
terus dilakukan, di samping harus disiapkan secara cuma-cuma atau
gratis men-down load software di website Depkominfo,” kata Nuh.

Kedua, pada level jaringan terbatas (limited network), seperti
struktur jaringan teknologi informasi di lingkungan kampus, lembaga
pendidikan, departemen. “Struktur jaringan pemanfaatan atau penggunaan
internetnya dapat diawasi dan dibloking situs-situs negatif,” katanya.

Ketiga, di tingkat tertinggi, pemerintah akan bekerja sama dengan
perusahaan penyelenggara jasa internet (ISP) untuk memblok trafik
terhadap situs-situs negatif.

“Pemblokiran ini bukan pada konten, karena ini akan lebih sulit tetapi
dilakukan pemblokiran pada semua situs yang ditengarai bermuatan
negatif,” ujarnya.

Menurutnya, pemblokiran ini bukan upaya menghambat masyarakat di dalam
mengakses berbagai informasi, tetapi lebih pada upaya menghambat
masyarakat dari pengaruh negatif. “Beberapa negara juga melakukan hal
yang sama memblok situs negatif agar tidak bisa diakses,” kata mantan
Rektor ITS ini.

Ia mencontohkan di China router di backbone nasional dapat memblok
situs-situs yang berbahaya baik untuk ideologi negara maupun
pornografi.

“Bukan hanya itu, di negara tirai bambu itu, situs pencarian semacam
Google. MSN Spacenya Microsoft di-bloking untuk self censorship situs
tersebut,” kata Nuh. [ant/www.hidayatull ah.com]

http://hidayatullah .com/index. php?option= com_content& task=view& id=6548&Itemid= 65

Intinya adalah depkominfo yang saat ini dipimpin oleh pak M. Nuh mantan rektor ITS berencana akan membuat regulasi yang ketat untuk memberantas konten-konten negatif yang ada di internet Indonesia. Saya sangat bersemangat mendengar berita ini, dan semangat saya menjadi bertambah besar melihat komentar rekan-rekan saya dimilis MIFTA mengenai rencana pemerintah ini. Berikut beberapa komentarnya

Agus Nizami (Ketua MIFTA) 

> Alhamdulillah.
> Dan pemblokiran pada situs menurut saya akan membuat pengelola situs untuk
> berhati-hati agar situsnya tidak dimanfaatkan untuk menyebarluaskan
> pornografi atau hal negatif lainnya.
>
> Wassalam

——–

Bayu Widyasanyata

pemerintah sudah menyelesaikan satu langkah..di level strategis.
nah sekarang di level teknisnya, mudah2an MIFTA bisa berkontribusi disini.

apa itu?
“URL Blacklist” — baik internasional maupun LOKAL.
nah lokal ini yg menurut saya juga tak kalah beratnya untuk dilengkapi.

contoh s/w komersialnya, misal urlblacklist. com, yg sdh compatible dng
squid atau dansguardian.

nah untuk lokal, nanti MIFTA bisa buat site yg bisa dikerjakan bersama
berisi URLBlacklist “made in Indonesia” yang berisi URL-URL porno
buatan Indonesia.
misal, apa ada di “cerita seru” di URLBlacklist. com ? ;-)
*saya belum sempat coba.. mudah2an bisa nanti malam dansguardian – di
lab saya :)

nanti ada submitternya, dan juga verifiernya.
nanti bisa juga kerjasama dng project “Jangan Bugil Di Depan Kamera”,
mungkin mereka punya listnya juga. atau project senada yg lain…

saya yakin, database lokal Indonesia ini pasti diminati para ISP.
Insya Allah…

ada yg berminat memulai?

——

Hendra 

> Sekedar masukan, selain melakukan “black campaign” terhadap
> situs2 porno dkk tsb, kita juga perlu melakukan “soft
> campaign” atau “hard campaign” terhadap keberadaan situs2
> yang bercontent positif. Situs2 yg baik tersebut hrs
> disosialisasikan ke masyarakat (sekolah, kampus, kantor,
> warnet, dll). Artinya kita juga butuh daftar directory situs2
> Indonesia. Jadi masyarakat tahu bahwa anak bangsa Indonesia
> itu punya situs bermanfaat yang banyak sekali. Sekaligus
> memotivasi agar masyarakat juga bisa membuat content positif
> di mana saja, dan Indonesia menjadi “upload nation” setelah
> bertahun2 lamanya menjadi “download nation”.
>
> wassalam, hendra
> www.hdn.or.id

——

 Romi Satria Wahono

Saya sudah provokasi dengan kenyataan bahwa China yang komunis saja berani
menangkap ratusan orang pembuat situs porno, juga secara progresif memblok
situs-situs porno. Indonesia yang negara religius kok kayak gini :(

Saya sajikan peta dan kondisi pornografi di Indonesia, termasuk beberapa
portal, forum diskusi dan komunitas yang intens membantu maraknya konten
pornografi :)

Salam,

Romi Satria Wahono
http://romisatriawahono.net
http://ilmukomputer.com

…………………………………………………………………….

Dan masih banyak lagi yang lainnya, masing2 mengeluarkan ide-ide yang sangat bagus. Kalau mau tahu komentar-komentar lengkapnya, daftar aja sana ke milisnya: mifta-perjuangan@yahoogroups.com

Dari komentar tersebut saya melihat sebuah semangat yang sangat besar dari para praktisi didunia IT untuk memberantas pornografi di internet yang selama ini sudah berperan serta dalam pendangkalan akhlak bangsa secara sistematis dan perlahan-lahan. Oleh karena itu, saya juga ingin menularkan semangat ini kepada teman-teman blogger semua bahwa bersama kita bisa (kayak pernah denger ya :p ) memberantas pornografi di Indonesia. Berikut saya akan coba merangkum pendapat-pendapat yang tertulis diatas dan juga saya akan menyumbangkan pemikiran saya tentang bagaimana caranya membumihanguskan pornografi di Indonesia:

  1. Yang pertama dari pihak pemerintah sebagai pembuat kebijakan (dan Alhamdulillah sudah mulai dikerjakan). Pemerintah harus mampu membuat kebijakan yang dapat memblokir atau paling tidak meminimalisir konten-konten pornografi yang wara-wiri dijagad web Indonesia.
  2. Praktisi kelas atas (yang udah terkenal dan punya kredibilitas publik yang tinggi, seperti mas romi) bisa ikut membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat untuk upaya pemberantasan pornografi ini (Sesuai dengan yang dibilang pak agus diatas)
  3. untuk para computer scientist reseacher, pornografi ini merupakan lahan riset yang sangat besar kebermanfaatannya bagi seluruh dunia (chandra prasetyo: Indonesia tidak boleh jadi surga pornografi, teman saya dikampus fakultas ilmu komputer UI sudah punya minat kesini, ayolah chan, riset dibidang ini!). Saat ini masih sedikit software anti pornografi yang dapat membedakan mana gambar porno dan mana gambar bukan untuk kemudian langsung diblok. Kalaupun ada, tingkat presisinya masih kurang memadai. Dengan berbagai macam teori-teori njlimet mengenai image processing (pengolahan citra), artificial intelligence (kecerdasan buatan), pattern recognizing (pengenalan pola), dan juga neural network (jaringan saraf tiruan) kita bisa, PASTI BISA, membuat sebuah program yang dapat secara akurat membedakan mana gambar yang porno dan mana gambar yang bukan.
  4. Untuk para kuli-kuli IT (Network administrator, programmer, IT Helpdesk, penjaga warnet dsb), bisa langsung terjun kelapangan mengimplementasikan pemblokiran terhadap konten-konten pornografis. Disini, kita bisa memberikan efek langsung yang dapat secara instan mengurangi akses ke konten-konten berbau pornografi.
  5. Untuk LSM-LSM seperti MIFTA, JBDK (Jangan Bugil Di Depan Kamera) dkk yang peduli dengan hal ini, bisa membantu membuat list website-website blacklist yang harua dihindari. Selain itu, LSM juga bisa membuat list web-web whitelist sebagai counter attack pada konten-konten negatif tersebut (Hal ini sudah coba dilakukan oleh MIFTA disini: http://internida.mifta.org/)
  6. Untuk saya, Anda, kita semua para blogger. Kita bisa melakukan dua hal. Pertama, kita bisa secara berkesinambungan memenuhi web kita dengan konten-konten yang positif. Sehingga konten-konten busuk macem gitu makin tenggelam diantara hiruk pikuk postingan penuh manfaat yang kita upload. Kedua, kita juga bisa melakukan fake campaign untuk mengecoh netter-netter berpikiran kotor yang senantiasa mencari konten-konten dengan kata-kata yang berbau pornografis. Misal kita bisa rame-rame menuliskan sesuatu dengan judul yang mengandung kata “telanjang” padahal isinya diarahkan pada konten yang positif. Kalau sudah begini dijamin semua konten-konten busuk tersebut bisa tenggelam.

Kalau kita semua bisa kompak bergerak maka dijamin 100% kita akan bisa menekan jumlah konten-konten negatif yang “menguasai” dunia maya Indonesia. Pemerintah sudah bergerak, sekarang mana rakyatnya? jangan cuma bisa nuntut tanpa berkontribusi aktif membantu pemerintah memberantas pornografi di Indonesia.

Siapapun Anda, dimanapun Anda, apapun keahlian Anda…

MARI KITA BERKONTRIBUSI AKTIF MEMBERANTAS PORNOGRAFI DI INDONESIA!!

Feb 26 2008

Sepeda: Kendaraan Masa depan

untuk diikutkan dalam lomba writerspirit entri blog di fasilkom. Untuk melengkapi tulisan LKTM saya yang bertopik: Gerakan Sepeda Kampus. Untuk berpartisipasi dalam gerakan global mengurangi dampak global warming.

Jangan bayangkan masa depan itu akan berwarna silver futuristik. Jangan bayangkan masa depan akan dipenuhi dengan bangunan-bangunan beton berkilau. Jangan bayangkan kendaraan masa depan adalah mobil yang bisa terbang melayang kemana-mana.

Masa depan akan berwarna hijau segar. Masa depan akan dipenuhi pepohonan yang rimbun menyejukkan. Kendaraan yang paling cocok untuk kehidupan masa depan adalah sepeda. Kenapa sepeda? berikut penjelasannya.

Sumber daya alam yang tersedia dibumi ini tentu jumlahnya terbatas. Termasuk juga didalamnya sumber daya bahan bakar fosil yang jumlahnya kini kian menipis. Selama ini kita telah sangat bergantung pada bahan bakar fosil untuk menyokong kehidupan kita selaku umat manusia. Kita telah menguras semua warisan bumi itu hingga hampir habis. Berbagai macam industri bergantung pada bahan bakar tersebut. Kendaraan yang selama ini kita pergunakan pun juga memanfaatkan bahan bakar fosil tersebut. Lalu Bagaimana jadinya nanti apabila bahan bakar fosil tersebut sudah benar-benar habis dari muka bumi ini. Tentu kita harus mencari cara lain agar dapat melepaskan ketergantungan kita pada bahan bakar tersebut.

Dibalik itu, pemanfaatan kita selama ini pada bahan bakar fosil ternyata juga memberi andil pada perusakan bumi. Bahan bakar fosil yang kita pakai itu telah menjadi sumber gas-gas beracun yang kini sudah memadati atmosfer kita. Asap-asap yang keluar dari kendaraan kita saat ini perlahan-lahan terus merobek ozon dilangit kita. Hal itu membuat pancaran ultraviolet matahari dapat menyengat langsung berbagai macam makhluk yang hidup dibumi, termasuk kita, manusia. Asap-asap tersebut juga menahan panas yang terpantul dari bumi. Membuat bumi kita jadi makin panas. Kalau seperti ini terus, bumi ini tak akan layak lagi menjadi kediaman manusia. Kita harus mencari cara lain untuk menjadikan bumi kita bumi yang lebih segar. Bumi yang bisa ditinggali dengan nyaman oleh kita dan semua makhluk hidup dibumi.

Perjalanan kita dijalan-jalan kota kini terasa amat menyesakkan. Asap-asap hitam menyeruak masuk kedalam paru-paru kita. Debu-debu jalanan menyelinap masuk dalam hidung kita. Mata kita semakin pedih memerah selama berada dijalan. Panas menyengat membuat kita semakin tersiksa. Kita harus mencari moda transportasi lain yang dapat membuat setiap perjalanan kita terasa menyenangkan.

Sepeda, menjadi jawaban atas semua permasalahan diatas. Sepeda tidak sedikitpun mengeluarkan emisi perusak bumi. Sepeda menghilangkan ketergangtungan kita akan bahan bakar fosil. Sepeda akan membuat jalan-jalan raya dibumi lebih segar dan tenang. Dengan mengendarai sepeda kita sekaligus berolahraga, menyehatkan badan kita. Alih-alih merusak badan kita melalui perjalanan dengan kendaraan bermotor dengan asap, debu dan panas yang membuat badan kita semakin rusak.

permasalahan satu-satunya mengenai sepeda adalah dia tidak dapat mencapai kecepatan yang tinggi. Saya rasa itu bukan masalah. Sangat mungkin bagi kita untuk membuat sepeda berkecepatan tinggi hanya dengan kayuhan yang standar.

Bayangkanlah, suatu saat nanti dimasa depan. Semua orang berangkat ke kantor atau ke kampus atau ke sekolah menggunakan sepeda. Alih-alih disesaki oleh bus, mobil pribadi atau motor, jalan-jalan dimasa depan akan dipenuhi oleh sepeda yang melaju dengan kencang tapi santai. Setiap jalan raya diselingi oleh kanopi pepohonan yang rindang yang membuat perjalanan kita senantiasa sejuk. Tak ada lagi tabrakan-tabrakan maut yang mengundang banyak korban. Semua terasa asri, sejuk dan segar. Ya, itulah masa depan yang kita nanti-nantikan. Masa depan yang hijau.

Feb 19 2008

Menjadi “Mahasiswa Berprestasi” atau Menjadi Mahasiwa yang Berprestasi

Akhir-akhir ini isu-isu mengenai pemilihan “mahasiswa berprestasi” alias mapres dikampus saya sudah mulai memanas. Banyak sahabat-sahabat saya yang sudah mulai ngomporin teman-teman yang lain untuk ikutan ajang yang satu ini. Ada 4 orang yang saya tahu paling getol menggencarkan kampanya pemilihan mapres ini. Mereka adalah Sidicx, Ilman, Chandra dan Hening. Salut buat 4 orang tersebut, yang penuh semangat, yang penuh gairah untuk berprestasi. Jujur-sejujur-jujurnya saya agak ngiri sama mereka yang bisa ikut dalam ajang pemilihan mapres ini. Saya sendiri sebenarnya juga mau ikutan, tapi apa daya IPK tak sampai :) eitss… tapi ini bukan kalimat putus asa. Ini bukan kalimat yang menhentikan saya untuk menjadi mahasiswa yang berprestasi.

Secara realitas, memang nilai-nilai perkuliahan saya tidak terlalu dapat dibanggakan. Ada beberapa sahabat saya yang bilang bahwa saya ini aktivis generasi lama :) yang sibuk ngurus ini itu tapi kuliahnya gak keurus. Jangan salah kawan, dalam hal kenyataan nilai yang saya dapat memang sih selevel sama aktivis-aktivis generasi lama. Tapi dalam hal semangat berprestasi, saya punya 100% jiwa aktivis generasi baru. Yang berorientasi pada prestasi, berorientasi pada kebermanfaatan nyata yang bisa diberikan pada orang lain. Saya bertekad bahwa suatu saat nanti, saya akan memberikan andil yang besar dalam rangka menumbuhkan dunia IT di Indonesia.  That is a new generation activist’s soul.

Nah… seperti biasanya saya menekankan blog ini bukan untuk cerita-cerita pribadi saya, tapi lebih kearah artikel-artikel opini yang inspiratif dan bermanfaat buat yang membaca. Oleh karena itu, disini saya akan coba mengulas suatu aspek berbahaya tentang ajang pemilihan mapres ini. Apakah aspek berbahaya itu? sudah cukup tersirat dijudul tulisan ini. Simak aja deh ulasannya.

Tulisan ini saya beri judul Menjadi “Mahasiswa Berprestasi” atau Menjadi Mahasiswa yang Berprestasi.  Apa sih maksudnya? begini penjelasannya. bagian yang pertama, menjadi “mahasiswa berprestasi”, itu maksudnya adalah mendapatkan gelar  sebagai pemenang dalam ajang pemilihan mahasiswa berprestasi. Sementara pada bagian yang kedua itu maksudnya adalah benar-benar secara nyata menjadi mahasiswa yang berprestasi. Saya rasa dari paragraf ini saja sudah cukup untuk menggambarkan int tulisan saya.

Inti tulisan ini adalah, jangan sampai kita terjebak dalam orientasi yang salah. Jangan sampai orientasi kita hanya untuk mendapatkan gelar sebagai mahasiswa berprestasi. Orientasi kita harus tetap murni, yaitu menjadi mahasiswa yang berprestasi dan memberikan banyak manfaat buat orang lain dengan prestasi yang kita raih. Apalah artinya gelar mapres kalau pada kenyataannya kita tidak benar-benar berprestasi. Apalah artinya kalau ternyata gelar mapres yang kita dapatkan hanya karena CV yang kita utak-atik sedemikian cantik atau karena tulisan-tulisan yang dibuat menawan atau hanya karena presentasi yang berapi-api. Tapi diluar sana, didunia nyata, kita benar-benar kosong. Tak ada kebermanfaatan yang kita berikan pada orang lain. Sungguh sayang gelar tersebut. Berorientasilah pada prestasi yang sebenarnya dan gelar mapres tersebut akan dengan sendiriya melekat pada diri kita.
Tulisan ini juga sebagai penyemangat buat mereka (lebih tepatnya kami :) ) yang tidak bisa mengikuti ajang pemilihan mapres karena kendala syarat IPK. Saya tidak dapat memenuhi syarat tersebut, tapi saya tidak malu. Karena saya tahu, IPK yang saya raih itu cuma nilai semu yang tidak benar-benar menggambarkan apakah seseorang itu berprestasi atau tidak. IPK tidak boleh menjadi penghalang bagi kita untuk terus berprestasi. Kita masih dapat menjadi pribadi prestatif tanpa perlu mengikuti ajang pemilihan tersebut. Coba lihat diluar sana, begitu banyak lomba-lomba yang bisa diikuti. Begitu banyak kesempatan riset yang bisa digeluti. Begitu banyak peluang bisnis yang bisa diraih. Begitu banyak kegiatan-kegiatan sosial yang bisa dijalankan. Semua itu dapat menjadi sarana bagi kita untuk menjadi mahasiswa berprestasi, mahasiswa yang benar-benar berprestasi. menebar manfaat untuk sejuta umat.

Be prestative!! 


↑ Back to top