Archive for the 'Life in Indonesia' Category

Dec 01 2008

Buat kamu yang ingin menjadi  IT entrepreneur, tentu harus terus menggali ilmu. Terus memperdalam wawasan pada dunia bisnis IT. Nah… pada postingan kali ini saya akan menjabarkan beberapa acara atau forum-forum (offline loh ya… bukan online) bagus yang bisa kita jadikan sarana untuk memperluas wawasan kita. Satu kelebihan yang dimiliki oleh semua forum ini adalah: jumlah orangnya sedikit (gak kayak seminar) sehingga kita bisa lebih akrab untuk berkenalan memperluas jaringan. Ini dia daftar-daftarnya:

Fresh (Freedom of Sharing)

Acara Fresh ini rutin diadakan setiap bulan dengan topik-topik tertentu, biasanya tentang web dan industri kreatif. Acara ini merupakan kelanjutan dari pengajian dotcomers buatannya pak nukman. Kalo pengajian dotcom diadain oleh pak nukman, fresh ini diadain sama mas catur, mas pitra dkk.  Peserta dari acara ini adalah para blogger-blogger yang udah exist di belantara web Indonesia. Selain para blogger-blogger exist, peserta acara ini juga biasanya para pelaku industri kreatif (desain, web, animation dkk) di Indonesia. Sejauh ini acara Fresh ini sudah dilaksanakan sebanyak 4 kali. Satu hal yang asik dari acara ini adalah, biasanya dapet sponsor yang sangat baik hati sekali. Saya sih baru sekali ikut acara ini, pas Fresh ke-4 kemarin di gedung telkom… eh, langsung disuguhi makanan yang enak tenan, trus dapet doorprize handphone flexi, trus dapet prepaid speedy Rp 55.000 trus dapet voucher flexi diambil sesuka hati dan lain sebagainya… enak deh pokoknya… Kalau ingin gabung di acara ini ikutin aja terus facebook-nya.

MIFTA Gathering

MIFTA Gathering ini adalah forum gathering para anggota MIFTA (Muslim Information technology Association). Forum ini juga biasanya jumlah orang yang dateng sedikit. Jadi kita bisa lebih akrab satu sama lain. Acara ini bahasannya juga cukup asik. Sayangnya acara ini tidak dijalankan secara rutin. Peserta acara ini ya tidak lain dan tidak bukan adalah para anggota MIFTA. Dan biasanya yang dateng cuma pentolan-pentolan MIFTA yang udah jadi praktisi-praktisi IT ngetop di Indonesia model mas romi, mas harry, pak agus dan lain sebagainya… Kalau kamu ikutan acara ini gabung dulu di milisnya di mifta_perjuangan@yahoogroups.com, ikutin terus milisnya, nanti juga pasti ada pengumuman acara gathering MIFTA tersebut.

Forum Jum’at TDA

Kalo yang satu ini saya sendiri belum pernah dateng. Padahal sebenarnya sangat-sangat tertarik. Topik-topiknya juga menarik buat saya. Tapi karena jadwalnya biasanya diadakan malam sabtu yang biasanya bentrok sana-sini dengan agenda lain, jadi saya juga belum pernah dateng. Peserta acara ini ya tentu saja para anggota TDA. Jumlah peserta acara ini juga sedikit, forum jumat TDA terakhir itu dibatasi cuma 60 orang. Diantara 60 orang itu, para master-master TDA seperti mas roni dan mas iim pasti datang. Tentu itu saat yang sangat tepat buat berguru sama mereka.

MaestroMuda Mastermind Meeting

Kalo di 3 acara diatas itu saya hanya berperan sebagai peserta. Pada acara ini saya ikut berperan sebagai panitia acara. MaestroMuda Matermind Meeting ini adalah forum kumpul 2 mingguan para anggota MaestroMuda. eh iya… MaestroMuda itu adalah sebuah organisasi yang menghimpun pengusaha mahasiswa yang ada di seluruh Indonesia. Organisasi ini awalnya lahir di IPB. Trus sejak pendirinya, Elang Gumilang, jadi pemeneng pengusaha muda mandiri, beliau mulai meluaskan sayap organisasi ini. Sejak itu, Maestromuda dapet banyak dukungan mulai dari pemerintah (Menpora, Menkop dll), Pengusaha (Valentina Dinsi, Bob Sadino, Ciputra dll), Akademisi (Misri Gozan dkk), ulama (Aa gym), politisi dan masih banyak lagi yang lainnya. Back to the show, Acara MaestroMuda Mastermind Meeting ini dilaksanakan dua minggu sekali setiap hari jum’at siang di Aula Mesjid UI. Untuk saat ini, acara ini pesertanya masih terbatas para perintis maestro di berbagai kampus di jabodetabek. Tapi kalo temen-temen mo ikut ya ikut aja gapap. Datang aja langsung ke tempatnya. Kenalan sama kita-kita para perintis organisasi MaestroMuda nasional.

Itulah dia empat forum atau acara keren yang harus temen-temen coba ikuti. Ikut gabung pada acara-acara tersebut sungguh benar-benar terasa manfaatnya. Karena acara-acara tersebut sama sekali ebrbeda dengan seminar yang tidak ada personal touchnya karena jumlah pesertanya yang masif. Pada acara itu bahasannya bisa lebih dalam dan interaktif. Selain itu, kita juga bisa lebih akrab untuk berkenalan dengan para pesertanya dan juga para jagoan-jagoannya untuk menimba ilmu dari mereka. :)

Nov 17 2008

Beberapa waktu yang lalu, saya melihat spanduk yang sangat bagus di dekat rumah saya yang bertuliskan seperti ini:

Ayo… Jadi Pengusaha!

Jadilah bagian dari solusi permasalahan pengangguran dan kemiskinan

Karya Aziz Peduli

Sebuah spanduk yang sederhana namun mengutarakan pesan yang sangat kuat dan berkualitas bukan?! Disitu tertulis karya aziz peduli, saya sendiri tidak tahu apa itu karya aziz peduli. Tapi saya sangat mengapresiasi spanduk yang mereka buat. Mereka tidak hendak menonjolkan golongan mereka. Dari spanduk itu terlihat sekali mereka benar-benar tulus dalam menyampaikan pesan tersebut. Subgguh spanduk yang sangat berkualitas. Jauh lebih berkualitas daripada spanduk-spanduk yang seperti dibawah ini yang belakangan banyak beredar di sudut-sudut kota. Bikin suasana kota makin riweh…

Merasa pernah lihat spanduk kayak gitu??? :p

Oct 28 2008

Beberapa waktu yang lalu saya membaca artikel yang sangat inspiratif dari mas romi disini. Mas romi mengawali tulisannya itu dengan tiga kalimat yang menurut saya sangat keren dan provokatif. Dan saya tertarik untuk mengupas kalimat yang kedua:

Mahasiswa pemalas yang tidak bebas dari penyakit finansial, absurd ketika berteriak bebaskan rakyat dari kemiskinan!

Saya sepenuhnya sepakat! Saya sebagai mahasiswa banyak juga melihat para mahasiswa “pen-teriak” itu justru dalam kesehariannya tampak tidak lebih menyedihkan daripada rakyat itu sendiri (dalam hal kepribadian). Kalau seorang mahasiswa benar-benar ingin menjadi aktivis pejuang, maka dia harus selesai dengan dirinya sendiri, terutama dalam urusan finansial.

Selain itu, sebagai mahasiswa kita memang sudah seharusnya mandiri dari orang tua. Pada saat mahasiswa inilah saat yang paling tepat bagi kita untuk belajar mandiri. Jangan sampai kita pontang-panting nanti setelah lulus berusaha mencari kerja untuk penghidupan sehari-hari. Jangan sampai setelah lulus nanti kita masih bergantung pada ortu kita.

Ada banyak hal yang bisa dikerjakan oleh kita para mahasiswa untuk mulai belajar hidup mandiri dan mendapatkan penghasilan. Banyak yang mengandalkan beasiswa untuk menyokong baik kuliah maupun kehidupan sehari-harinya. Namun, menurut saya, kita sebagai insan cendekia harusnya bisa lebih kreatif untuk mencari dana sendiri daripada bergantung sepenuhnya pada beasiswa. Biarlah beasiswa itu mengalir pada orang-orang seperti lintang, ikal, mahar dkk :) Manusia-manusia cerdas yang belum menemukan akses pada beasiswa pendidikan yang baik. Sementara kita yang berada di kampus, sudah bisa memanfaatkan banyak potensi di kampus kita untuk menjalankan bisnis.

Cara lain yang juga mudah adalah mengajar. Pada semester pertama dulu, saya juga pernah beberapa kali mengajar privat. Saya mendaftar di banyak sekali lembaga privat, saya juga menyatakan pada teman-teman saya bahwa saya ingin mengajar privat. Alhamdulillah, beberapa tawaran mengajar menghampiri saya. Baik itu dari lembaga maupun dari teman-teman saya langsung.

Namun, mengajar bukanlah solusi final. Saya tetap menyerukan kepada seluruh mahasiswa untuk berbisnis, menjalankan usaha. Berbisnis itu berbeda dengan mengajar. Mengajar itu sifatnya active income, sementara ketika berbisnis kita membangun passive income. Kalau kita hanya menggantungkan penghasilan kita dari hasil mengajar maka perlahan-lahan pasti kita akan sulit mengatur waktu. Semakin banyak kita butuh uang, semakin banyak waktu yang harus kita korbankan untuk mengajar. Kalau sudah terlalu sibuk mengajar, akan sulit mengatur waktu supaya kuliah tetap lancar, apalagi untuk menjadi aktivis yang sibuk disana-sini, ikut bermacam-macam organisasi, mengelola berbagai kepanitiaan, mengisi pengajian disana-sini, ikut demonstrasi dsb dsb dsb…

Ada seorang sahabat saya yang awalnya menggantungkan sepenuhnya biaya kuliah dan biaya hidupnya dengan mengajar. Dia punya murid sampai 7+ orang. Setiap hari selalu ada murid yang dia sambangi. Waktunya habis untuk mengajar privat. Akhirnya, dia jadi tidak bisa tawazun alias tidak bisa seimbang dalam mengelola kehidupannya. Kuliahnya perlahan terbengkalai, organisasi terpaksa dia tinggalkan. Kalau sudah begitu, dia tidak akan bisa menikmati masa mahasiswanya. Untuk itulah saya menyerukan kepada seluruh mahasiswa, BERBISNISLAH!

Berikut ini 6 alasan kenapa mahasiswa harus berbisnis:

  1. Kalau berbisnis kan enak bisa dapat uang (yee… standar banget, ini mah semua orang juga tahu :p).
  2. Mahasiswa itu harusnya jadi solusi buat bangsa, bukan malah menyusahkan negeri ini ketika lulus karena jadi beban tenaga kerja yang harus diberdayakan.
  3. Posisi kita sebagai mahasiswa membuka sejuta peluang untuk berbisnis. Kalau tidak dimanfaatkan, mubadzir. Peluang itu bisa berupa apapun: lingkungan kampus yang kondusif, jaringan yang terbuka luas, ilmu yang memadai dsb.
  4. Masa sebagai mahasiswa adalah masa paling tepat untuk belajar mandiri dari orang tua.
  5. Sejak mahasiswa, usahakan bentuk sistem  bisnis yang bisa kita jalankan ketika lulus nanti yang sudah bisa mengalirkan uang untuk kita. Jadi kita tak perlu lagi susah payah melamar kerja kesana kemari
  6. Biasanya, pengeluaran kita sebagai mahasiswa sudah lumayan besar, misal: untuk fotokopi materi kuliah, fotokopi buku, peralatan kos2an dkk. Terlebih lagi untuk dana yang harus kita dapatkan untuk skripsi. Untuk beberapa jurusan, biaya pembuatan skripsi itu bisa sangat mahal. Kalau kita sudah berbisnis dan pounya sumber pemasukan sendiri, maka kita tidak akan terlalu dipusingkan oleh semu8a pengeluaran tersebut.

Jadi… Mari berbisnis! Gimana caranya?
Baca ini: tips membangun perusahaan

Oct 22 2008

Jangan kaget ya, karena kali ini ini univind.blog akan buka-bukaan. Univind.blog akan membuka sebuah rahasia besar tentang jagad perbisnisan web hosting dan domain di Indonesia. Duduklah dengan tenang, tatap monitor baik-baik, baca setiap paragrafnya, berpeganganlah pada sesuatu supaya Anda tidak jatuh terjengkang (Lebay banged ya :p ).

Singkap rahasia besar itu di: blog.univind.com - Rahasia Besar Bisnis Web Hosting Di Indonesia

Comments Off

Oct 20 2008

Pada tulisan sebelumnya disini: MustafaKamal.biz - Ayo Dukung Pengesahan RUU Pornografi, saya sudah menjabarkan kenapa kita harus mendukung RUU pornografi. Pada postingan kali ini, saya ingin menyampaikan bahwa kita bisa mendukung RUU pornoografi sekarang juga. Tak perlu beranjak dari tempat duduk, tetaplah berada didepan komputermu. Lakukanlah hal-hal berikut:

1. email

Kirim dukungan Anda terhadap pengesahan RUU pornografi melalui email ke sahkan.ruupornografi@gmail.com. Silahkan tuliskana alasan Anda kenapa RUU ini perlu segera disahkan.

2. SMS

sekarang, coba tengok handphone Anda. kirim SMS dukungan Anda ke nomor 08552102650 atau nomor ini 081380123450

3. blog

Kalau Anda punya blog, silahkan posting isu ini di blog Anda. Ramaikan blogosphere Indonesia dengan dukungan terhadap RUU pornografi ini.

4. Petisi Online

silahkan buka halaman ini: http://www.petitiononline.com/RUU/petition.html, masukkan petisi online anda disana

5. Forum

Kalau Anda suka menjelajah di forum-forum online seperti kaskus dkk, coba buat postingan disana yang berisi ajakan untuk mendukung pengesahan RUU pornografi ini.

6. social network

Anda punya account di facebook, friendster, myspace, twitter, plurk dsb. Coba posting disana. Buat ajakan-ajakan sederhana melalui fasilitas apapun yang disediakan: buletin board, testimoni, microblogging dsb.

Sekian dulu. Mari kita lakukan propaganda online yang efektif untuk mendukung pengesahan RUU pornografi ini. Kenapa propaganda dukuangan seperti ini diperlukan? Karena sebelumnya, sudah banyak fax, email, SMS dan lain-lain yang isinya adlaah penolakan terhadap pengesahan RUU ini. Semua penolakan tersebut datang dari orang-orang yang memang ingin merusak moral bangsa. Disinyalir, semua penolakan tersebut berjalan terorganisir. Akhirnya lebih banyak penokakan yang sampai di telinga DPR daripada dukungan. Oleh karena itulah, kita-kita yang peduli dengan moral bangsa juga wajib memberikan dukungan seperti ini.

Filed under: Indonesian, Law, Life in Indonesia, Opinion, Politics     Tags: ,        

Oct 20 2008

Sudah banyak mungkin orang yang membuat tulisan tentang ini di blognya. Maka disini saya tambahin lagi biar tambah banyak :p Begitulah… Yang namanya propaganda online memang indah. Dia bisa dilakukan secara cepat, murah dan lebih luas.

Sebelum saya mengulas apa saja yang bisa kita lakukan untuk mendukung RUU pornografi, maka sebaiknya kita baca terlebih dahulu teks lengkap dari RUU pornografi itu sendiri. Teks lengkapnya bisa dilihat disini.

Nah… setelah membaca teksnya, maka disini saya sodorkan beberapa alasan kenapa RUU pornografi harus didukung. Alasannya jelas, pornografi adalah suatu hal yang jelas-jelas merusak moral individu. Kerusakan individu secara kolektif ini akan menjelma menjadi kerusakan sosial kemasyarakatan yang pada akhirnya akan menjadi sebuah bencana nasional bernama kerusakan moral bangsa. Dengan moral yang rusak, suatu bangsa tidak akan pernah bisa maju. Kalaupun memang maju, maka kemajuan yang dialaminya itu pasti semu. Kemajuan yang menyimpan benih-benih kehancuran jangka panjang. Seperti halnya yang terjadi pada krisis perbankan di amerika. Krisis itu juga berasal dari kerusakan moral masyarakatnya yang berupa ketamakan akan harta dunia. Oleh karena pornografi menghambat kemajuan bangsa kita, maka pornografi harus kita BERANTAS!

Saya yakin dengan argumen yang hanya seperti itu, pasti akan banyak orang yang mengeluarkan sejuta jurus untuk menghardik argumen saya. Saya yakin akan banyak orang yang menolak RUU pornografi (pendukung-pendukung pornografi) yang akan membalas argumen sederhana saya dengan ratusan argumen yang njlime tdan klise. Disini saya tidak akan menjawab secara personal, saya akan mereferensikan tulisan Ade Armando (Dosen FISIP UI) tentang 100 kekeliruan dalam wacana anti pornografi. Di internet, tulisan-tulisannya sudah banyak tersebar. Mulai dari milis, di-post ulang di blog, di online magazine dsb. Di blog ini saya akan coba singkat tulisannya.

1. RUU Pornografi ini bertentangan dengan hak asasi manusia karena masuk ke ranah moral pribadi yang seharusnya tidak diintervensi negara.

Argumen ini Salah karena nyatanya pornografi bukan cuma maslaah moral tapi juga akan berefek pada maslaah sosial kemasyarakatan. Dan klo dibilang bahwa moral itu urusan masing2 dan bukan urusan negara. Salah juga! Urusan moral ini nyatanya tercantum juga koq di Deklarasi universal HAM dan juga UUD 45.

2. RUU ini memiliki agenda penegakan syariah.

Kalau memang merupakan penegakan syariah, maka dari dulu semua majalah porno akan dibredel. Wanita-wanita tak berjilbab akan dihukum dsb.

3. RUU ini merupakan bentuk kriminalisasi perempuan.

Nyatanya yang banyak kena hukuman dari RUU pornografi ini adalah kaum adam. Yaitu, para penjahat yang membuat, mendistribusikan atau memiliki konten2 porno. Perempuan yang dihukum cuma perempuan yang memang sengaja tampil.

4. Definisi pornografi dalam RUU sangat tidak jelas.

Wajar itu, KUHP juga gak jelas koq. Coba cek “mencemarkan nama baik” atau “melanggar kesusilaan”. Jelas gak tuh!?

5. RUU ini mengancam kebhinekaan

hmm… semua pasala yang dibilang mengganggu adat istiadat itu sudah dihapus

6. RUU ini akan mengatur cara berpakaian.

Kate siapee… gak ada sama sekali didalam RUU ini tentang tata cara berpakaian.

7.RUU ini berpotensi mendorong lahirnya aksi-aksi anarkis masyarakat.

Di RUU ini justru masyarakat dikasih batasan yang jelas koq supaya gak anarkis. Masyarakat cuma boleh melaporkan pelanggaran UU, menggugat ke pengadilan, melakukan sosialisasi peraturan, dan melakukan pembinaan terhadap masyarakat.

8. RUU ini tidak perlu karena sudah ada perangkat hukum yang lain untuk mengerem pornografi.

Perangkat hukum lain kaga cukup. Coba aja liat KUHP yang udah uzur sampe-sampe orang yang melanggar asusila cuma dikasi denda goceng kurang gopek.

9. RUU Pornografi tidak perlu, yang diperlukan adalah mendidik masyarakat.

Mendidik masyarakt perlu, tapi klo cuma mengandalakan pendidikan di masyarakat tanpa adanya tindakan preventif. Smaa aja bohong.

10. RUU ini mengancam para seniman.

Didalam RUU pornografi ini, alasan seni dan budaya itu dikecualikan.

Untuk itulah kita harus mendukung pengesahan RUU ini. Tidak ada lagi alasan. Mari kita dukung pengesahan RUU pornografi!  Dan kalau mau konkrit dalam mendukung, tidak hanya berteriak dalam hati “ayo dukung”, maka silahkan baca postingan saya yang ini: Dukung RUU pornografi lewat dunia maya, SEKARANG JUGA!

Feb 04 2008

Saya, saya adalah presiden republik Indonesia. Kini saya baru saja selesai berpidato. Dielu-elukan oleh para pendukung saya.

Saya, saya adalah seorang pemungut sampah di TPA Bantar Gebang. Kini saya sedang mengais sampah-sampah untuk saya jual nanti.

Selesai berpidato, saya langsung beranjak ke dalam limosin yang sudah disediakan oleh negara. Saya nikmati perjalanan saya yang lancar terbebas dari kemacetan didalam mobil dengan jok yang empuk dan AC yang menyejukkan. Pulang kembali ke istana kepresidenan yang mewah.

Setelah keranjang sampah saya penuh, saya lantas pulang kembali ke gubuk saya yang kumuh. Saya harus berjalan kaki puluhan kilometer untuk bisa sampai ke gubuk saya. Belum lagi saya harus tersingkir oleh iring-iringan kepresidenan yang sedang melaju. Saya dipaksa untuk mencari jalan lain yang lebih jauh.

Kini saya sudah sampai di istana kepresidenan. Seperti biasa saya dibuat kagum oleh arsitektur dari istana tersebut. Gerbang yang besar, masuk melewati taman hijau yang rindang. Pintu masuk yang megah. Ruangan lobi yang begitu apang dengan berbagai macam aksesoris yang mempercantik ruangan tersebut. Hingga akhirnya saya sampai dikamar pribadi saya.

Peluh sudah sedemikian deras. Baju ini telah dibasahi oleh keringat saya yang bau setelah seharian bekerja ditempat sampah dan berjalan puluhan kilometer di cuaca yang terik. Kini saya sudah sampai di gubuk saya yang reot dibantaran kali dibawah jalan layang. Gubuk ini saya buat dengan kardus yang saya minta dari suatu sebuah toko grosir. Ukurannya sangat kecil. 5×5 meter. Disana saya tinggal dengan istri dan 4 orang anak saya. Tak ada hiasan, tak ada kemewahan. Hanya ada satu bilik kecil sebagai kamar mandi dan satu ruang besar untuk seluruh keluarga yang berfungsi sebagai ruang tidur+ruang santai+ruang makan+dapur.

Saya langsung masuk ke kamar mandi untuk menyegarkan kembali badan saya yang seharian bekerja memikirkan kritikan pedas seorang lawan politik saya. Dikamar mandi ini, saya langsung menjatuhkan diri di bath tub yang didalamnya sudah tersedia air hangat. Sungguh sangat menenangkan pikiran.

Sesampainya di wisma kardus ini, saya langsung pergi ke bilik kamar mandi diluar untuk sedikit membasahi badan saya. Disana, air yang tersedia agak kehitam-hitaman. Banyak sekali jentik nyamuk disana.

Kini badan saya sudah segar. Lalu saya mengenakan setelan kemeja+celana bahan santai yang baru dibuat oleh tim rumah tangga istana kepresidenan khusus untuk saya. Masih terlihat sangat apik, digosok dengan rapih. Membuat saya tampil elegan malam itu.

Selesai membasuh tubuh, saya lantas pergi ke sudut lain rumah saya untuk mengambil pakaian yang ada diatas jemuran. Pakaian yang saya pakai adalah kaos belel favorit saya yang sudah dipenuhi dengan berbagai tambalan dan juga sarung lusuh yang saya dapat sebagai hadiah perkawinan saya 20 tahun yang lalu.

Badan sudah segar, penampilan sudah rapi. Sekarang saatnya makan malam. Dari kamar saya lantas beranjak ke ruang makan yang ada disisi lain istana. Diruang makan tersebut telah tersedia setumpuk makanan berbagai macam lauk pauk dan sayur mayur yang tersedia. Saya tinggal memilih makanan apa yang akan saya makan malam ini. Malam ini saya memilih untuk memakan nasi+ayam balado ditemani dengan sop daging yang hangat. Selesai makan saya langsung menenggak segelas susu yang sudah tersedia.

Selesai bersih-bersih, saya langsung kembali ke ruang utama keluarga saya untuk menanyakan pada istri saya apakah ada yang bisa saya makan hari ini. Untunglah dia bilang ya, saya sudah sangat lapar karena tidak makan seharian. Saya diberikan oleh istri saya setangkup kecil nasi pera’ dan sepotong tahu. Tak lupa kecap manis dan garam menemani makan malam saya.

Perut saya sudah terisi. sekarang saya bisa berpikir lenih jernih. Saya kembali ke ruang kerja saya untuk mengkaji ulang rencana penggusuran total semua lingkungan kumuh yang ada di ibukota. Saya coba pikirkan matang-matang. Saya memutuskan bahwa memang ibukota Indonesia ini harus dibersihkan dari wilayah-wilayah seperti itu. Supaya kota ini bisa menjadi kota yang memiliki daya tarik pada wisatawan. Malam ini saya telah mebuat keputusannya. Saya berikan izin pada gubernur jakarta untuk menggusur semua lingkungan kumuh yang ada di Jakarta.

Belum sampai perut ini kenyang, makanan yang ada diatas piring seng saya sudah habis. Setelah itu saya bersantai dengan seluruh keluarga saya sambil membicarakan dengan penuh kekhawatiran tentang rencana pemda ibukota untuk menggusur lingkungan saya. Menurut gosip yang beredar, penggusuran itu akan segera dilaksanakan begitu turun izin dari presiden. Oleh karena itu, saya masih berharap-harap cemas semoga izin tersebut tidak turun. Malam ini, kami benar-benar dalam suasana kalut. kami ta tahu bagaimana nasib kami esok. Mungkin saja penggusuran itu dilakukan esok hari. Jika memang izin dari presiden sudah turun.

Selanjutnya saya minta pada sekretaris saya untuk membuat surat izin tersebut malam ini juga dan segera mengirimkannya ke gubernur Jakarta. Lalu, saya kembali ke kamar saya untuk tidur. Saya harus beristirahat. Agenda besok adalah rapat kabinet terbatas mengenai permasalahan lingkungan terutama rencana implementasi pengolahan sampah modern. Dan selanjutnya adalah konferensi pers mengani fitnah seseorang terhadap saya mengenai pernikahan saya.

Waktu sudah pukul 9 malam. Kami sekeluarga pun segera tidur bersama dalam satu ruangan tersebut. Kami harus mempersiapkan diri untuk kemungkinan penggusuran esok hari. Saya akan menunggu dirumah sampai jam 8 pagi. Jika sampai jam segitu belum ada penggusuran maka besar kemungkinan penggusuran itu dilain hari.

Saya langsung berbaring diatas kasur saya yang empuk. Dilingkupi oleh selimut yang tebal dan wangi. bersandar pada bantal yang empuk. Membuat tidur saya menjadi sangat nyenyak. Membuat saya melupakan semua kepenatan kerja sehari-hari.

Kami sekeluarga tidur tergelatak dilantai tanah yang dialas karpet plastik. Sambir berbaring saya terus memikirkan bagaimana nasib keluarga saya kedepannya. Perlahan-lahan kekalutan tersebut membawa saya pada rasa kantuk yang semakin dalam, hingga akhirnya saya mulai memejamkan mata.

Saya bangun pagi dengan perasaan yang sangat segar. Saya siap menjalankan semua agenda hari ini. Dimeja samping tempat tidur saya sudah ada secangkir teh hangat yang siap diminum beserta beberapa makan kecil. Saya langsung melahapnya.

Pukul 06.30 pagi, saya terkejut karena didepan rumah saya sudah ada 2 buldozer yang siap merobohkan gubuk lingkungan saya. Baru saja saya hendak memilah-milah sampah yang saya kumpulkan kemarin. Akhirnya saya membatalkan urusan saya memilah-milah sampah untuk mengahadang para penggusur lingkungan saya. Saya mencoba bicara dengan petugas yang bekerja, mereka tidak mau mendengar. Pukul 07.00 datanglah perintah eksekusi penggusuran. Akhirnya, saya dan para tetangga saya hanya bisa terpana melihat tempat tinggal kami terluluh lantakkan. Kini kami tak punya lagi tempat tinggal. Kami tak tahu lagi harus kemana. Yang jelas hari ini, kami akan menjadi gelandangan ditengah kota. Kami akan kesana kemari mencari tempat untuk berteduh. Kami, rakyat jelata Indonesia, telah jatuh… dijatuhkan oleh kekuasaan. kami tak berdaya. Kami ini bodoh, kami tak tahu bagaimana membela diri kami. Kami pasrah. Kami lemah…

Nov 19 2007

Bagaimana caranya mengembangkan IT di Indonesia?

Sebenarnya untuk menjawab pertanyaan diatas, perlu sebuah analisis mendalam terlebih dahulu. Kita harus menelaah dulu setiap aspek yang berpengaruh. Tentunya, dalam skala nasional yang cukup besar, banyak sekali aspek-aspek lain yang mempengaruhi setiap upaya pengembangan IT di Indonesia, baik berkenaan dengan IT maupun non-IT. Mulai dari infrastruktur, konstelasi politik, kondisi ekonomi sampai ke moral bangsa, semua itu akan mempengaruhi pengembangan IT di Indonesia baik secara langsung maupun tak langsung. Oleh karena kompleksnya jawaban dari pertanyaan diatas, maka sudah semestinya jawaban dari pertanyaannya juga tidak asal-asalan, kita harus menganalisis dulu setiap masalah. nah… kemarin saya coba iseng-iseng menulis analisis SWOT dari IT di Indonesia. Ini dia hasil analisisnya:

Strength

  • Banyak SDM-SDM IT yang berkualitas dan diakui dunia
  • Tingkat ketertarikan orang Indonesia pada IT sangat tinggi
  • Indonesia punya banyak hacker handal yang keahliannya bisa diarahkan kepada banyak hal positif
  • Besarnya dukungan masyarakat akan program IGOS

Weakness

  • Persebaran tidak merata (pusat dan daerah)
  • Infrastruktur yang masih sangat terbatas
  • Sulitnya advokasi undang-undang pada elit politik
  • Tingkat pembajakan di Indonesia yang gila-gilaan
  • Ketergantungan rakyat Indonesia akan proprietary software

Opportunities

  • Pembukaan hubungan kerjasama dibidang IT dengan negara lain seperti, malaysia, singapura, india dll. cenderung mudah dilakukan
  • Tingkat pembajakan yang terus menurun
  • Semakin terbukanya peluang-peluang pengembangan open source di Indonesia

Threat

  • Tawaran-tawaran produk secara khusus dari perusahaan-perusahaan IT dari luar negeri yang menggiurkan
  • Banyaknya perusahaan-perusahaan IT luar yang merekrut SDM-SDM berkualitas dari Indonesia

Itu dia hasil analisis saya, saya yakin analisis SWOT tersebut masih terlalu sederhana untuk jika dibandingkan dengan skala objek yang dianalisis. Saya yakin sekali masih banyak aspek yang belum tersentuh oleh hasil analisis saya itu. Oleh karena itulah, setiap point terakhir saya isi dengan titik-titik, supaya Anda yang membaca tulisan ini bisa menambahkan lagi SWOT analysis yang terlintas dalam Anda.

Di negeri ini, sedikit sekali rakyat yang peduli dengan bangsanya sendiri. Dan kondisi itu juga termasuk SDM-SDM IT dari Indonesia yang telah menikmati enaknya hidup diluar negeri sebagai PEKERJA (TUKANG KETIK). Sedikit diantara SDM-SDM IT Indonesia yang senantiasa memikirkan bagaimana caranya supaya IT di Indonesia bisa maju.

Kalau Anda termasuk yang tidak memikirkan, maka bertobatlah :) bantulah bangsamu nak…

Kalau Anda termasuk orang yang peduli, maka berikanlah sumbangsih ide Anda untuk kemajuan IT di Indonesia. Lakukan hal konkrit untuk IT di Indonesia.

(hal konkrit pertama yg bisa anda lakukan saat ini juga adalah…. tambahkan SWOT analyisis diatas, kita lengkapi bareng2, isi melalui komentar)

Filed under: IT, Indonesian, Life in Indonesia     Tags: , , , , , , , , ,