Umat islam harus kaya
aa gym pernah bilang: “saya tidak mau kaya, tapi masalahnya… saya HARUS kaya”
ya, tentu saja. Umat islam harus kaya, umat islam harus jadi umat yang makmur. Umat islamharus berdaya sehingga dengan keberdayaannya itu umat islam dapat benar-benar menjadikan umat yang seutuhnya membawa islam sebagai rahmatan lil alamin.
Sayangnya, banyak paradigma salah yang muncul dikalangan beberapa ulama yang seolah mengisyaratkan bahwa kekayaan itu merupakan racun dunia yang harus dijauhi. Kekayaan merupakan sesuatu yang dapat membuat kita menjauh dari Allah. Banyak ulama yang menyerukan hidup ‘zuhud’, tapi dengan pengertian yang salah. Ketahuilah bahwa semua pernyataan tersebut adalah SALAH besar.
Umat islam tidak boleh miskin! Umat islam harus kaya!
Rasulullah semasa mudanya merupakan entrepreneur kelas dunia. Produk-produk dagangannya sudah melanglang ke berbagai pasar-pasar internasional yang ada saat itu. Selama ini, memang kita lebih banyak mendapatkan kisah hidup rasul yang begitu sederhana. Dimana beliau tidur hanya beralaskan tikar, dimana beliausering mengganjal perutnya dengan dua batu. Dimana dirumahnya dalam satu hari hanya ada air putih. Ya, memang seperti itulah corak kehidupan rasul. Tapi apakah itu berarti bahwa rasul itu miskin? Sama sekali tidak! Rasul itu SEDERHANA, bukan MISKIN. Ada satu riwayat yang mengatakan bahwa rasul itu pada bulan ramadhan kalau bersedekah seperti angin. Setiap ketemu orang langsung kasih. Ada juga riwayat shahih yang menceritakan bahwa rasul setiap hari memberi makan seorang pengemis yahudi buta yang selama ini seringkali menggosipi beliau. Dan bukti paling fenomenal tentang rasulullah yang kaya dan berdaya adalah ketika beliau meminang siti khadijah dengan mahar sebanyak 100 unta merah (1 unta merah itu kira2 10jutaan). Dan mahar sebesar itu beliau dapatkan dari hasil jerih payahnya sendiri sebagai seorang entrepreneur sukses.
Oleh karena itu, jangan lagi berpikir bahwa yang namanya zuhud itu berarti bahwa kita harus miskin. Tidak perlu terlalu bersusah payah mencari uang dsb. Berpikirlah bahwa saya harus kaya sehingga saya nanti bisa memberikan manfaatyang sangat besar buat keluarga saya, buat orang2 dilingkungan saya, buat negara saya bahkan buat seluruh dunia.
“Sebaik-baik uang adalah yang berada ditangan orang shaleh” (hadits, shohih bukhari klo gak salah ^_^, cek aja ndiri ya
)
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.





Leave A Reply Here
There are 17 Responses to this post, want to join?
bagaimana menjadi seorang yang kaya…
Menurut saya masalahnya bukan pada kaya atau miskin. Sebagai umat beragama, menurut saya masalahnya ada pada apakah kita lebih mencintai uang kita atau Tuhan kita.
Uang bukanlah akar dari kejahatan. Cinta uanglah yang merupakan akar dari kejahatan…
@moerz: jadilah entrepreneur
@moerz: jadilah entrepreneur
9 dari 10 pintu rezeki itu ada di pengusaha
@charles: betul kata mas charles, kita harus punya banyak uang, tapi kita harus tidak tergila-gila pada uang
uang bukanlah segalanya… namun segalanya butuh uang…
hayoh… kira2 bener ga ‘pepatah’ diatas?
eniwei, jadi kaya tuh memang ga gampang…
tapi klw sudah jadi kaya, qta harus tetep sederhana dan tidak boros
setuju???
SETUJU. UMAT ISLAM HARUS KAYA.
kebanyakan orang bisa tabah di uji ALLAH dengan serba kekurangan tapi banyak pula yang tidak tabah dan sabar di uji dengan segala kekayaan.
maksud saya bukan umat Islam tidak boleh kaya, kita memang boleh kaya asal INGAT ALLAH.
oke saudaraku….
wah kamal, artikelnya bagus euy.
dah lama gak mampir tapi udah banyak aja postnya.
yaya.. kalo saya sih lebih setuju umat islam harus bermental tidak pantang menyerah
dengan sendirinya.. dia pasti punya daya juang untuk menjadi kaya baik materi, ilmu, iman, dan semuanya..
kalo umat islam harus kaya, sih..
banyak kok yang begitu..
- Leni
http://rumahleni.com
@bagoes: “tetep sederhana dan tidak boros” itu dia yg susah
@Ozan: udah kayak belom zan?
@narakushutdown: oke deh… kayaknya mesti bikin artikle lanjutan nih saya: “umat islam klo udah kayak jangan lupa Allah”
@ladangbuku aka leni: iya juga ya, banyak umat islam yg kayak tapi ngawur
Keren mas, artikelnya…
@Aday: makasi2
tapi masih banyak mahasiswa yang meragukan hal ini???
@ikochan: klo kek gini mah kagak usah diraguin lagi sharusnya
Post A Comment » jump to comment form ↑