Jan 28 2008
Ada seseorang yang bertanya pada saya melalui komentar disini. Waktu itu saya berjanji akan memberikan jawaban melalui suatu post tersendiri. Nah… setelah sekian lama terbawa arus menulis topik-topik yang lagi hot, baru sekarang bisa menyempatkan diri untuk memberikan jawaban secara komprehensif tentang bagaimana menumbuhkan jiwa enterpreneurship.
Sebenarnya saya sendiri juga masih belum bisa dibilang enterpreneur yang handal. Saya juga masih coba-coba. Saya baru mulai bergelut dngan dunia enterpreneurship waktu kuliah semester 2. Waktu itulah saya membangun perusahaan pertama saya, univind (dulu bernama apadonk), yang berbasis KENEKATAN. Waktu itu saya gak ngerti apa-apa tentang dunia usaha, saya tidak mengerti banyak tentang lahan bisnis yang saya geluti. Tapi karena kenekatan sudah sedemikian besar semua halangan tersebut saya terobos aja. Nah… karena saya juga baru mulai usaha, saya akan ceritakan apa yang saya alami saja. Saya gak akan terlalu njlimet dengan teori-teori bisnis enterpreneur manajerial blablabla… Jadi, mohon maaf juga kalau terasa kurang menggigit.
Bagaimana caranya menumuhkan jiwa enterpreneurship dalam diri kita?
Sebenarnya hal tersebut dapat dilakukan dengan banyak cara. Hal pertama yang harus ditumbuhkan adlah keinginan dalam diri sendiri. Kita harus mengisi pikiran kita bahwa suatu saat nanti kita akan mampu menjadi enterpreneur sukses. Impikanlah saat-saat dimana Anda berhasil membangun sebuah usaha yang sukses dan maju. Terus tanamkan impian ini dalam diri kita. Lama-lama impian ini akan menjadi motivasi terbesar bagi kita untuk menjadi enterpreneur.
Setelah motivasi internal sudah terbentuk, buru-buru cari motivasi eksternal. Motivasi eksternal ini bisa didapat dengan berbagai macam cara seperti:
Semua motivasi eksternal yang kita temukan akan semakin memperkuat hasrat dalam diri kita untuk menjadi seorang pengusaha sukses. Sekaligus juga sebagai batu loncatan awal bagi kita untuk menemukan ide-ide bisnis yang bagus. Melalui sarana-sarana yang tersebut diatas biasa muncul inspiras-inspirasi usaha yang punya potensi besar untuk maju.
Setelah motivasi terebut sudah sedemikian kuat baik internal maupun eksternal. Maka biasanya kita akan mulai gelisah kalau tidak segera memulai usaha. Pikiran kita akan terdorong untuk segera mencari peluang usaha dan langsung menjalankannya. Dorongan terebut akan terus menguat.
Kalau sudah seperti itu, saatnya mencari momen yang tepat untuk segera memulai usaha. Banyak orang yang hasratnya sudah sedemikian besar untuk menjadi pengusaha tapi belum juga memulai sebuah usaha, padahal dibenaknya sudah tersimpan sekian banyak ide-ide usaha yang brilian. Itu terjadi karena dia tidak menemukan momen yang tepat. Dulu waktu saya pertama kali membangun univind, momen yang mendorong saya untuk membangun perusahaan tersebut adalah kehilangan uang sebesar Rp. 1.500.000. Itu adalah kehilangan uang terbesar sepanjang sejarah saya. Namun saya sangat bersyukur pada Allah SWT karena telah menakdirkan saya untuk kehilangan uan. Saya bersyukur pada Allah karen telah memberikan momen tersebut. Saya beryukur pada Allah karena telah memberikan arahan bagi saya supaya mengalihkan musibah tersebut menjadi sesuatu yang positif.
Tapi kalau harus nunggu momen, bisa kelamaan donk? yap, betul sekali. Kalau kita hanya duduk-duduk santai sambil terus berangan-angan untuk menjadi enterpreneur dengan alasan sedang menunggu momen, kita tak pernah bisa menjadi the real entrepreneur. Karena enterpreneur yang sesungguhhnya tidak akan bisa membiarkan dirinya diam terlalu lama tanpa bergerak. Enterpreneur tidak akan bersifat opportunis (untung-untungan). Enterpreneur yag sejati akan membuat momen bagi dirnya sendiri. Momen ini tidak seyogyanya hanya ditunggu. Karena momen yang bagus itu sulit didapat kalau ita tidak melakukan apa-apa. Itu jadinya untung-untungan, kalau yang seperti itu sih bukan entrepreneur namanya.
Jadi, buatlah momen untuk diri kita sendiri. Bagaimana membuat momen tersebut? yaitu dengan menceburkan diri kita dalam masalah atau konflik. Dalam suasana konflik, maka otak kita cenderung bekerja lebih cepat dan juga lebih cepat dalam melakukan aksi-aksi konkrit. Saya pernah diceritakan oleh mas reza m. syarief, bahwa beliau selalu membuat momen-momen besar dalam hidupnya. Dia selalu mencari tantangan-tantangan baru. Momen terkahir yang dia ciptakan adalah memberikan training selama 72 jam nonstop pada sekian ribu peserta trainer secara kontinyu. Beliau berhasil membuat momen untuk dirinya sendiri. Oleh karena itu, buat Anda yang mengaku sebagai enterpreneur sejati, seing-seringlah membuat kejutan-kejutan dalam hidup. Jangan bersantai dalam zona nyaman. Kita harus terus me-recode change DNA kita.
Intinya, bagaimana menumbuhkan jiwa enterpreneurship dalam diri kita?
Sekian, Semoga bermanfaat ![]()
Jan 24 2008
oke…. setelah sekian lama berberat-berat ria dengan tulisan-tulisan berat macam:
sekarang saatnya kembali lagi ke kompetensi murni saya sebagai orang IT. Kalau memang ingin menjadi SDM IT yang benar-benar expert, maka saya juga harus menguasai aspek-aspek teknis dari IT itu sendiri, sesuai dengan tulisan saya disini: SDM IT yang gak suka IT vs SDM non IT yang cinta IT . Kalau tidak saya cuma akan jadi sapi ompong yang keras suara lenguhannya tapi gak bisa menggigit
Oleh karena itu kali ini saya ingin menulis sesuatu yang menyentuh ke aspek teknis dari suatu teknologi dibidang internet, yaitu web clipper. Tentunya disini saya tidak akan membahasakannya dengan segala macam kode-kode aneh yang tidak Anda mengerti. Saya akan menjelaskkanya dengan bahasa manusia, jadi ya… teknis tapi gak teknis-teknis amat ![]()
Apa itu web clipper? Kalau dilihat dari judulnya dapat dilihat bahwa web clipper bisa dibilang merupakan kombinasi dari dua jenis teknologi web yang berbeda yaitu RSS (Really Simple Syndication) dan web crawler. Sebelum masuk ke penjelasan tentang apa itu web clipper, saya akan menjelaskan sedikit tentang dua teknologi yang saya sebutkan diatas,
RSS (Really Simple Syndication), merupakan sebuah teknologi untuk menarik konten dari suatu situs ke situs kita sendiri. Contoh: csui05 blog aggregator (merupakan aggregator blog teman-teman saya di fasilkom UI 2005). Situs tersebut menarik konten blog dari semua teman saya satu angkatan untuk ditampilka disitus tersebut. Blog ini juga termasuk blog yang di-aggregate (ditarik konten tulisannya) di situs tersebut. Supaya konten tulisan dari suatu situs dapat ditarik, maka situs tersebut harus mengaktifkan fitur RSS-nya, kebanyakan blog engine (wordpress, blogger dll) yang beredar dijagad maya saat ini sudah memiliki fitur RSS sehingga semua blog tersebut bisa di-aggregate. Untuk dapat menarik isi sebuah situs kedalam situs yang kita buat, kita cukup meng-copy link RSS dari situs yang bersangkutan kedalam RSS engine yang kita miliki disitus kita. Nanti engine tersebut akan secara rutin mengecek apakah ada tulisan baru yang bisa diambil atau tidak? jika ada, maka engine tersebut akan meng-copy tulisan tersebut untuk diitampilkan disitus kita.
Web Crawler, kalau yang satu ini adalah teknologi memungkinkan komputer kita secara otomatis menjelajahi dunia maya. Aplikasi web crawler ini akan “merangkak” terus menjelajahi setiap sudut internet. Dia akan mengunjungi setiap halaman web dan kemudian merambah semua link yang ada dalam halaman web tersebut. Saat ini, didunia ada satu web crawler yang jangkauannya sudah paling luas, yaitu web crawler nya mbah google, Katanya sih google telah berhasil merambah semua halaman web yang ada di Internet yang jumlah mencapai (kurang lebih) 8 milyar. Dengan aplikasi ini, kita dapat terus memantau perkembangan berbagai halaman web yang ada di jagad maya.
Sekarang baru masuk ke penjelasan tentang apa itu web clipper. Web clipper merupakan kombinasi dari dua teknologi diatas. Jika kita perhatikan, dua teknologi diatas kan punya kelemahan. Untuk teknologi RSS, kita hanya bisa menarik konten web yang memang menyediakan link rss nya ke publik. Bagaimana dengan situs-situs yang tidak ada fitur RSS nya? Untuk itulah dibuat teknologi yang namanya web clipper. Web clipper mampu merambah suatu situs dan kemudian menarik konten dari situs tersebut walaupun situs tersebut tidak memiliki fitur RSS. Saya akan menjelaskan cara kerja dengan studi kasus berikut:
Situs detik.com yang merupakan situs berita terbesar di Indonesia, itu tidak memiliki fitur RSS. Lalu bagaimana caranya agar kita dapat mengambil berita-berita yang mucul disana? Kita akan menariknya secara manual, setiap situs berita punya format sendiri dalam hal penulisan berita. Pada situs detik.com, tanggal dan waktu diletakkan diatas judul, Judul ditulisan dengan huruf yang besar baru kemudian dibagian bawah judul diletakkan isi beritanya. Jika kita mengklik judul berita tersebut maka kita akan mendapatkan format baku penulisan berita di detik.com secara utuh. Format baku tersebut nantinya akan kita kustomasikan secara khusus pada web clipper yang kita buat, supaya web clipper tersebut dapat menampilkan isi situs detik.com sesuai dengan format yang ada di detik.com. Oleh karena itu, memang agak rumit untuk membuat web clipper karena kita harus membuat satu web clipper sendiri untuk satu satu situs dengan format penulisan tertentu. Dengan RSS, kita tidak perlu memikirkan hal tersebut karena RSS menyeragamkan format penulisan situs yang menggunakan fiturnya.
Sekian saja penjelasan tentang web clipper, Kalau ada yang kurang jelas langsung tanya aja deh…
Semoga bermanfaat ![]()
Jan 19 2008
Tulisan ini merupakan tindak lanjut dari dua tulisan sebelumnya yaitu:
Setelah saya pikir-pikir, dua tulisan tersebut saling terkait.Bagaimana keterkaitannya, baca terus tulisan ini sampai selesai. Kalau pada 2 tulisn diatas saya hanya membahas MASALAH, maka kali ini saya akan membahas SOLUSI.
——————————————
kita mulai dari sini:
Ada orang yang memberikan komentar seperti dibawah ini (atau bisa lihat langsung disini) pada tulisan saya yang tentang suharto: (harus diapakan suharto?)
benarkah segala kejahatan yang telah dilakukannya begitu kejamnya??
benarkah apa yang telah diperbuatnya begitu tak berharga??
benarkah itu semua bukan cuma disebabkan oleh propaganda media dan hasil pemikiran opportunis yang sebenarnya tidak kenal benar-benar apa yang telah terjadi??
atau karena kebebasan itu sehingga semua tentangnya bisa demikian buruk??
bagi kami yang merasakan langsung bagaimana menjalani hidup menjadi rakyat kecil…
betapa kami merindukan kembali berada di masa2 dulu ketika beliau memerintah.
kami merasa sangat susah berada di jaman baru ini..
barangkali tak berlebihan jika kami begitu membenci reformasi..
jangan anda anggap semua orang berpikiran sama dengan anda tentang pak harto.
para pencetus reformasi ini sebenarnya orang-orang yang tidak punya konsep yang jelas tentang apa yang seharusnya dilakukan setelah cara lama dihancurkan, sehingga beginilah jadinya.
setelah tahu ternyata tidak mudah membangun semuanya, satu persatu minggir sebagai orang-orang yang gagal memimpin.
dan kami, rakyatlah yang menjadi korbannya.
wahai para bloggers, sadarlah bahwa anda termakan oleh provokasi dunia barat yang sebenarnya selalu ingin kita selalu dibawahnya. dengan jalan demokrasi atau bukan, seharusnya kita bangga memiliki cara sendiri dalam memakmurkan rakyat kita. jika demokrasi macam begini cuma membikin masyarakat jauh lebih susah dibanding zaman orde baru, apa kalian senang?
BEGITULAH TIPE MASYARAKAT INDONESIA..
ORIENTASINYA KABUR DAN TAK BISA MERUMUSKAN DENGAN JELAS APA YANG SEBENARNYA MEREKA BUTUHKAN..
SAYA BERDOA UNTUK KEHANCURAN REFORMASI!!
HANCURLAH REFORMASI YANG TIDAK BERMUTU DAN GANTILAH DENGAN FORMAT BARU TATA EKONOMI YANG MEMBUAT KAMI MUDAH MENDAPATKAN PEKERJAAN DAN TIDAK KESULITAN MENJALANI KEHIDUPAN DI NEGARA TERCINTA INI!
Komentar tersebut menunjukkan bahwa dia tidak benar-benar mengerti masalah yang sebenarnya terjadi di Indonesia selama kurun waktu orde baru berlangsung. Pada jaman suharto, segala sesuatu memang terlihat sangat stabil. Tidak ada masalah yang berarti. Rakyat merasa tentram dan sejahtera. Tapi sayangnya itu semua cuma tampilan luar.
Bagaimana kedok yang sebenarnya?
Keadaan yang sebenarnya sungguh sangat kacau. Potensi krisis moneter telah terjadi sejak lama. Sejak soeharto dan kroni-kroninya secara membabi buta berhutang pada pihak lain dengan alasan pembangunan. Potensi disintegrasi juga sebenarnya sudah terjadi sejak dulu. Kasus ambon, itu sebenarnya sudah terjadi sejak zaman suharto. Bagaimana pula dengan potensi diktator? kita dapat melihat kekejaman pemerintahannya pada peristiwa pembantaian massal di tanjung priuk. Belum lagi, potensi pembusukan birokrasi, pemeliharaan budaya korupsi dikalangan birokrasi. Semua itu terus tumbuh secara perlahan tapi pasti pada zaman soeharto. Walaupun memang tetap saja jasa soeharto bagi pembangunan negeri ini juga cukup besar.
Lalu kenapa selama ini kita tidak pernah tahu hal tersebut?
Karena tentu saja, pemerintahan soeharto telah dengan cangat cantik menutupi semua cacat tersebut. Waktu itu media masih sepenuhnya dikendalikan pemerintah. Masih ingat kan dengan program berita “dunia dalam berita” yang dipaksakan untuk ditayangkan pada seluruh stasiun televisi. Coba lihat berita yang muncul disana, kebanyakan berita-berita tentang betapa suksesnya pemerintahan orde baru. Semua cacat disembunyikan dengan sangat rapi.
Soeharto, pada masa pemerintahannya telah merakit bom waktu yang sedemikian besar. Dan kini, bom waktu itu telah meledak dengan sangat keras mengguncangkan setiap sendi kehidupan bangsa Indonesia.
Dan bukti paling konkrit dari kejahatan orde baru ialah apa yang dialami sahabat saya di kejaksaan (baca ceritanya disini: busuknya pengadilan di Indonesia). Kejaksaan dengan budaya korupsi yang seperti itu merupakan salah satu dari sekian banyak produk busuk hasil karya para golongan karya di orde baru. Sulit sekali memperbaiki birokrasi yang telah rusak oleh korupsi yang telah membudaya itu.
Tapi dibalik semua itu, kita harus tetap yakin bahwa Indonesia dapat membaik. Perbaikan birokrasi memang sulit, tapi BISA!! Bagaimana caranya? tentunya kita tidak akan bisa memperbaikinya dalam jangka waktu yang sebentar. Upaya menghantam keras birokasi tersebut dengan hantaman yang sekeras-kerasnya tidak akan berhasil. Katakanlah, tiba-tiba sang presiden langsung turun tangan membersihkan sebuah kejaksaan negeri. Budaya korupsi tersebut akan hilang sesaat untuk kemudian kembali tumbuh subur sesuai dengan alur pembentukan awalnya.
Lalu bagaimana caranya supaya kita dapat memberantas kemungkaran tersebut? Satu-satunya cara paling efektif adlaah dengan memasukkan satu-persatu orang-orang yang bersih dan jujur pada lembaga birokrasi yang dimaksud. Tentunya ini akan butuh waktu yang sangat lama. Kita tidak akan bisa semerta-merta mengganti seluruh orang-orang biadab dengan orang-orang baik dalam satu waktu. Kita harus masukkan satu-persatu. Semua orang tersebut harus menempuh jenjang karir didalam sana supaya dapat memiliki posisi strategis. Semakin banyak jumlah mereka yang jujur masuk dan semakin banyak pula orang-orang tua dzholim yang sudah pensiun menikmati uang hasil kebiadabannya. Perlahan tapi pasti lembaga yang dimaksud akan terus membaik. Namun, memang selama perjalanannya, orang-orang baik dan jujur yang dimasukkan kesana harus dijaga dan juga mampu menjaga dirinya sendiri. Mentalnya harus kuat menghadapi tekanan birokrasi yang kotor. Jangan sampai ketika mereka masuk kesana, mereka justru tercemar dan ikut-ikutan bertingkah seperti para pelaku koruptor busuk tersebut. Dan kita juga perlu memanipulasi supaya mereka yang masuk kesana tidak tersingkir oleh birokrasi yang berlumpur. Supaya mereka tidak dikucilkan.
Memang akan butuh waktu yang sangat lama untuk melakukan hal tersebut. Paling cepat kita butuh waktu 10 tahun untuk memperbaiki SATU lembaga. Bagaimana dengan ratusan lembaga lain yang juga harus dibersihkan? Mungkin butuh waktu 1 atau 2 generasi untuk memperbaiki Indonesia. “Merusak jauh lebih mudah daripada memperbaiki”. Indonesia telah dirusak secara perlahan-lahan dalam kurun waktu 1 generasi. Itu berarti kita harus sabar dalam memperbaiki kondisi Indonesia kita. Kalau perusakan Indonesia dilakukan dalam kurun waktu 1 generasi, maka perbaikannya akan membutuhkan lebih lama dari itu.
Dan sekarang yang jadi pertanyaan adalah bagaimana menghasilkan SDM-SDM handala yang bersih dan jujur. Kalau ingin tahu jawabannya maka pergilah ke pengajian-pengajian yang ada di pelosok-pelosok perkampungan, tengoklah program mentoring keagamaan yang ada di sekolah, lihatlah program-program pengembangan karakter yang dilakukan untuk para anak muda. Jangan pernah meremehkan kegiatan-kegiatan seperti itu, kegiatan yang terlihat tampak kecil signifikansinya bagi bangsa. Justru inilah cara paling konkrit dan pasti untuk memperbaiki bangsa kita yang sedang terpuruk ini. Jika ini dijalankan secara serius dan massif maka hasilnya akan benar-benar mampu menghasilkan SDM-SDM yang profesional dan amanah yang mampu membawa negeri kita dari lembah kenistaan, menuju puncak kejayaan.
————
Ini dia yang saya maksud dengan ground voice alias suara akar rumput pada tulisan saya yang ini: potensi dan manfaat blog
Jan 16 2008
Berikut adalah tulisan curhat dari sahabat saya, ipur, yang terlibat kasus di pengadilan karena menabrak orang lain. Harap baca seluruhnya:
saya terlibat kasus kecelakaan sepeda motor dengan mahasiswa UI di daerah perbatasan depok dan jakarta selatan, lebih lengkapnya temen-temen bisa download kronologis kecelakaan saya.intinya saya dituntut secara hukum oleh keluarga korban, alhasil dari penyidikan kepolisian saya dijatuhi pasal 360 ayat 1 KUHP yang bunyinya “barang siapa karena kelalaiannya menyebabkan orang lain luka berat maka dipidana kurungan maksimal 5 tahun atau penjara maksimal 1 tahun“, pada tanggal 15 Januari 2008 polisi menyerahkan berkas kasus saya kekejaksaan negeri jakarta selatan didaerah taman puring dan saya beserta barang bukti berupa sepeda motor ikut dibawa kesana oleh polisi.sesampainya disana saya dihadapkan keruangan kasubsi penuntut umum, disana saya dihadapkan oleh seorang jaksa bernama Dadang.
Alhasil saya ditekan habis - habisan oleh beliau dengan mengancam bahwa saya akan dimasukkan tahanan di LP cipinang selama menunggu waktu persidangan yaitu maksimal 20hari, beliau tanpa memberikan kesempatan saya untuk berbicara terus menekan saya dan mengancam saya, hingga suatu saat si jaksa ini menawarkan jalan keluar berupa
“ya sudah kamu ada uang berapa sekarang, nantinya uang itu akan digunakan untuk penangguhan tahanan kamu, ini demi kebaikan kamu loh, seandainya saudara ditahan, akan mengeluarkan biaya yang lebih besar lagi disana“,
lalu saya tanya “maksudnya uang apa ya pak, apakah uang tersebut harus saya serahkan kekeluarga korban“,
dijawab oleh jaksa “kamu mahasiswa UI goblok apa tolol siih, masak hal begituan aja gak ngerti, surat permohonan penangguhan kamu mana? segera buat, nanti saya panggil orang tuk nahan kamu sekarang juga”
jawab saya “loh kok seperti itu pak?”
jaksa jawab : “itu memang prosedur yang ada dan harus kamu lalui, kamu seharusnya sesaat setelah selesai kecelakaan ditahan di kantor polisi, mana polisi yang menangani kasus kamu, saya ingin bertanya kenapa kamu gak ditahan? ”
datanglah polisi yang bersangkutan “ada apa ya pak?” tanya polisi tersebut,
jawab jaksa “ini gimana siih kamu, kok orang nabrak gak langsung ditahan??kamu dibayar berapa sama anak ini?”
polisi menjawab “anak ini ketika kecelakaan sempat juga dirawat dirumah sakit karena mengalami luka yg cukup serius, oleh karena itu kami tidak bisa langsung menahannya, begitu loh pak, lagi pula anak ini orang terpelajar dan gak akan kabur sebab saya sudah mengenal baik anak ini”
kemudian jaksa menjawab “hei dek, kamu tuh anak ui kok goblok bangat siih, kamu kok seenak dengkulmu negendarain motor hingga bisa menabrak orang? otak kamu ditauh dimana?”
saya jawab”saat itu kondisi sedang sepi dan sangat gelap sebab tidak ada lampu penerangan lagi pula jalanan saat itu sangat cepat dan saya mengimbangi kecepatan kendaraan lain, sikorban tiba - tiba menyebrang dan saya langsung menabraknya”
“disitu gobloknya kamu, dah tau gelap, malah berjalan terlalu cepat..“kata jaksa ,
lalu saya bantah “saat itu ada jembatan penyebrangan didekat tempat kejadian, seharusnya korban menyebrang lewat jembatan itu,tetapi korban malah lewat dibawahnya, tentu saya tidak menyangka akan ada orang lain menyebrang, seharusnya korban lebih hati - hati menyebrang karena lalu lintas saat itu sepi dan dia punya banyak kesempatan untuk menyebrang dengan aman,tetapi beliau malah memaksakan diri tuk menyebrang dan akhirnya tertabarak oleh saya ”
jaksa tersebut malah menuduh saya mencari - cari alasan dan tidak mengubris perkataan jaksa sebelumnya, hingga jaksa tersebut mengeluarkan perkataan
“kamu dengerin dunks orang ngomong,janga dengerin pakai pantat. kamu emang punya kemampuan dibidang lain tetapi dibidang hukum kamu harus nurut ama jaksa dan polisi, karena saya berhak menahan kamu sekarang, sudah rembukin dulu sama orang tua kamu, kamu sanggup ngasih berapa, sekalian buat surat permohonan penangguhan dan penjaminnya”
Akhirnya saya keluar dari ruangan itu, disana sudah menunggu bapak saya dan polisi yang menagani kasus saya, disana kami berembuk dan polisi mengusulkan, “udah pak, dari pada anak bapak dipenjara, bapak serahin dah semua yang ada..materi bisa dicari lain waktu,yang namanya dipenjara orang bukan semakin baik, tetapi akan semakin rusak, entah dari narapidana disekilingnya, atau bahkan dengan penjaga lapas nya“…mendengar hal itu saya langsung bergegas menuju ATM dengan berlari, tetapi tidak ketemu - ketemu hingga saya minta tolong tukang ojek tuk mengantarkan saya dengan cepat, alhamdulillah uang sejumlah 1,5 juta bisa saya dapatkan saya membayar tukang ojek itu RP.15.000, sesampainya disana bapak saya dan saya langsung menghadap kembali sambil membawa uang 1,5 juta ditangan.
“ini pak, saya ada uang 1,5 juta, biarlah bayaran kulaih anak saya semester ini saya tunda dan saya usahakan diluar,asal anak saya jangan ditahan” ungkap bapak saya…
tetapi saya keberatan “ini benar - benar untuk biaya kuliah saya pak, saya mohon penertian bapak”
…tetapi jaksa dengan kejamnya berkata “kuliah masalah kamu, sekarang masalah yang ada kamu selesaikan dulu, gak usah banyak pertimbangan, nanti kamu saya tahan sekarang juga, bapak tolong kasih yang ngetik 200.000, untuk saya 300.000 dan untuk atasan saya 1.000.000 diamplopin ya pak, jadi pas kan 1,5 juta, kamu tunggu dulu, saya minta persetujuan dari atasan saya dulu mengenai penangguhan tahanan kamu “. setelah itu saya diminta menunggu beberapa jam.
mendengar hal tersebut saya kicep dan jiper sehingga saya tidak bisa berkata apa - apa lagi dan pasrah menerima nasib, serta merasakan kekecewaan yang begitu mendalam, dan akhirnya saya benar - benar merasakan busuknya peradilan di negara kita, sayangnya saya tidak bisa membuktikan pemerasan tersebut ke pihak luar, dan saya salah juga karena mau menyerahkan sejumlah uang kemereka, mereka dengan wewenang nya memaksa saya untuk memberikan uang tersebut.
saya merasa bahwa kejujuran dan kebenaran tidak akan bisa melewati ini semua, sebab jaksa itu berkata kepada saya sesaat sebelum meninggalkan ruangan
“kamu siapkan dana lagi sebanyak- banyaknya untuk kasus kamu, kalau tidak kamu akan dituduhkan hukuman seberat - beratnya pada proses yang selanjutnya”
….mendengar hal itu saya merasakan beban mental yang berat dan kekecewaan yang mendalam sehingga hampir orientasi hidup saya berubah saat itu yakni mendapatkan uang sebanyak - banyaknya karena dengan uang apa saja bisa kita lakukan…
setelah menunggu beberapa lamanya, akhirnya surat pengangguhan tahanan bisa saya dapatkan, dan saya diharuskan melapor kekejaksaaan setiap minggunya yakni setiap hari senin pagi,saya keluar gedung kejaksaan dengan kebingungan dan kepasrahan, untungnya beberapa teman saya menengoki saya di sana,ada kamal, agung, ginanjar,afif, eko, haris.
“thanks bangat ya tuk semuanya yang dah mendukung dan menghibur gw”
sekarang yang dapat saya lakukan untuk mempersiapkan proses selanjutnya adalah bukan uang!!!kalau sayatetap menyerahkan uang ke”mereka” berarti saya membiarkan kezaliman dan kejahatan terjadi lebih jauh, oleh karena itu saya berusaha mencari dukungan dan kekuatan sebanyak - banyaknya untuk mendampingi saya menghadapi peradilan yang kotor di ibu pertiwi.
saya bukan melawan korban, tetapi saya melawan sebuah sistem yang teratur dan kuat yang menggunakan wewenangnya untuk kepentingan mereka sendiri hingga tanpa hati nurani mereka sanggup memeras hingga keakar - akarnya orang yang tidak mampu seperti saya…
untuk itu saya minta bantuan teman - teman untuk mencarikan link keorang - orang yang kuat yang mampu menghentikan tindakan semena - mena kejaksaan terhadap saya,saat ini saya baru menhubungi LKBH fakultas hukum UI untuk mendampingi saya menghadipi itu semua, tetapi saya rasakan belum cukup, karena pasti tetap akan ada biaya yang keluar untuk menyelesaikan ini pada jalur yang seharusnya, saya amat memerlukan sesuatu yang bisa menekan pihak kejaksaan agar mau menyelesaikan kasus ini dengan cara yang jujur dan tidak menggunakan wewenangya untuk memeras saya.
terimakasih
jakarta 16 Januari 2008
Itu tadi cuplikan curhat sahabat saya. Sungguh saya benar-benar terkejut membaca tulisan curhat tersebut. Ternyata begitu cara mereka menjalankan praktek korupsinya. ternyata memang praktek korupsi tersebut sudah sedemikian ter-sistemasi-kan seolah praktek tersebut merupakan praktek yang legal. Saya baru sadar sudah sedemikian busuknya prengadilan di Indonesia. Pantas saja pak ruki (Taufiqurrahman ruki, ketua KPK dulu) bilang bahwa prioritas pemberantasan korupsi di Indonesia adalah di dunia peradilan, terutama bagian KEJAKSAAN.
Padahal, waktu pertama saya datang ke kantor kejaksaan tersebut untuk menengok sahabat saya. Saya melihat pada bagian depan gedung kantor tersebut terdapat spanduk besar bertuliskan:
Tulisannya dibuat besar-besar dengan warna yang mencolok dan spanduknya diletakkan ditempat yang sangat strategis. Ternyata justru didalam gedung tersebut dipelihara para koruptor-koruptor busuk yang melakukan kejahatan korupsi tanpa merasa bersalah dengan apa yang dilakukannya.
Dan saya sangat setuju dengan perkataan sahabat saya itu yang mengatakan bahwa yang paling diperlukannya saat ini bukanlah uang. Karena kalau kita terus menerus menuruti pemerasan yang dilakukan oleh pihak kejaksaan tersebut, itu berarti kita telah ikut membantu menyuburkan praktek korupsi di Indonesia.
Kalau Anda adalah orang yang punya keinginan besar untuk membantu memberantas korupsi di Indonesia, maka bantulah sahabat saya itu. Kalau Anda punya akses kekuasaan yang mampu menekan pihak kejaksaan maka bantulah sahabat saya itu.
Mari kita gotong royong memberantas korupsi di Indonesia.
Jan 12 2008
Bapak Indonesia yang satu ini sekarang sedang tersengal-sengal mempertahankan hidupnya. Sudah kira-kira 8 hari dari sekarang beliau memasuki masa kritis. Malaikat maut seolah-olah sudah bersiap-siap digaris start untuk melaju ke RSPP untuk melakukan tugasnya.
Mantan Pemimpin negeri yang satu ini memang penuh kontroversi. Sampai saat ini, masih banyak orang yang mengutuk kebiadabannya pada masa orde baru yang meluluhlantakkan tatanan kemajuan negeri Indonesia. Tapi disamping itu, banyak juga yang mulai merasa kasihan padanya dan dengan berbesar hati memaafkan segunung kesalahannya dimasa lampau.
Orang-orang yang masih benci pada suharto mengatakan pada mereka yang memaafkannya sebagai orang yang tidak mengerti hukum. Mereka dianggap sebagai orang yang tidak mengerti betapa bangsa ini telah dirusak oleh presiden kita yang satu ini. Dibalik itu, mereka yang memaafkannya mengatakan bahwa orang yang masih saja merongrong Suharto adalah orang yang tidak punya rasa kemanusiaan, tidak punya belas kasihan dsb.
Sebenarnya bagaimana sih sebaiknya kita menyikapi hal ini? Kalau saya sendiri berpendapat bahwa 2 sikap diatas itu sama-sama benar. Sebagai individu yang sudah sedemikian tak berdaya, Suharto sudah selayaknya dimaafkan saja. Namuan sebagai seorang yang pernah melakukan kejahatan besar pada rakyatnya, kejahatannya harus tetap diproses secara hukum.
Suharto kini adalah seorang tua yang sedang sakit kritis yang tidak mampu lagi berbuat apa-apa. Suharto kini bukan lagi seorang diktator yang menghisap darah bangsanya sendiri. Dengan kondisi seperti itu, sudah tidak mungkin lagi bagi kita untuk menghukumnya secara pribadi, memasukkannya ke penjara, menghukum mati dsb. Biarlah Allah yang mengazabnya nanti kalau memang benar dia melakukan semua kejahatan tersebut.
Namun biar bagaimanapun, kejahatan yang pernah dilakukannya harus diberantas semaksimal mungkin. Semua uang rakyat yang terampas harus segera dicari kembali, dihimpun kembali untuk kemudian dikembalikan pada rakyat Indonesia yang saat ini juga jauh lebih parah kondisinya daripada suharto. Semua kroni-kroninya yang dulu juga ikut menghisap uang rakyat harus segera ditumpas. Mereka yang pergi melarikan diri harus dikejar. Dihukum sesuai dengan kadar kejahatan yang dilakukannya. Sadarilah negeri ini jauh lebih sengsara daripada kesengsaraan yang saat ini dialami oleh suharto.
Intinya, maafkanlah suharto sebagai seorang individu. Tapi jangan maafkan kejahatannya. kejahatan yang dilakukan olehnya dan semua konco-konconya harus diproses. Uang rakyat harus kembali pada rakyat.
Jan 09 2008
Masa-masa awal liburan saya sudah dipenuhi dengan banyak agenda senang-senang. agenda jalan-jalan ke berbagai tempat, meskipun memang agenda jalan-jalannya selalu diiringi dengan agenda lain yang cukup penting. 3 hari yang lalu saya pergi ke sukabumi dalam rangka rapat kerja perusahaan saya univind, sekaligus team building. Pulang dari sukabumi hari minggu sore, malamnya saya istirahat. kemudian senin paginya saya berangkat lagi ke puncak dalam rangka Evaluasi Paruh Tahun BEM Fasilkom dan kemudian dilanjutkan dengan pergi studi banding ke STT telkom. Sungguh senang bertemu teman-teman di STT telkom yang telah menyambut kami dengan sangat-sangat hangat dan akrab. Disana saya berkenalan dengan mas bijak (ketua HMIF STT telkom), mas justin (ketua java user group STT Telkom), dan masih banyak lagi teman-teman yang lain.
Semua agenda senang-senang tersebut tentunya sudah sangat berhasil me-refresh mental dan fisik saya yang selama semester kemarin telah dibombardir dengan berbagai macam kegiatan-kegiatan perkuliahan dan organisasi. Namun kita mesti hati-hati menghadapi suasana serba luang seperti ini. Kebanyakan kita akan mengalami euphoria pada saat liburan. Kita akan mengatakan “ini saatnya balas dendam”, dan kemudian menghambur-haburkan waktu liburan hanya untuk kegiatan-kegiatan yang kurang produktif seperti download membabi buta, menghabiskan semua manga yang belum sempat terbaca, menonton semua DVD/film hasil donlotan yang belum tuntas, jalan-jalan terus sepanjang liburan, TIDUR dll.
Jangan sampai waktu yang sangat lapang ini kita sia-siakan. Jangan sampai liburan ini hanya digunakan untuk melampiaskan semua keinginan kita bersenang-senang yang telah terpendam lama. Ayo kita manfaatkan waktu luang ini untuk berbagai macam kegiatan prestatif. Manfaatkan liburan ini untuk menggali kompetensi yang benar-benar kita minati sendiri. Jadikan liburan ini liburan yang produktif dan prestatif.
Saya sendiri sudah punya beberapa rencana-rencana yang akan saya lakukan selama liburan, berikut beberapa diantaranya:
jadi,
AYO KITA MANFAATKAN LIBURAN KITA UNTUK KEGIATAN YANG PRESTATIS DAN PRODUKTIF. Jangan sia-siakan liburan ini untuk kegiatan yang gak banyak gunanya.
Jan 06 2008
Baru saja saya pulang dari Sukabumi tempat saya dan teman-teman satu perusahaan saya di univind mengadakan team building plus rapat kerja. Besar sekali hasrat saya untuk mendokumentasikan perjalanan yang sangat menyenangkan tersebut dari awal sampai akhir. Tapi, saya pikir tulisan seperti itu akan tidak sesuai dengan tujuan dibuatnya blog ini. Saya membuat blog ini untuk belajar menulis artikel yang bermanfaat, supaya nanti cita-cita saya utuk membuat buku bisa tercapai, plus juga saya ingin blog ini menjadi blog yang benar-benar bermanfaat bagi semua orang yang membacanya. Oleh karena itu, saya tidak akan menulis perjalanan univindCrew seperti layaknya sebuah diary perjalanan biasa tapi juga dengan upaya menginspirasi teman-teman semua yang berkunjung ke blog saya tentang begitu pentingnya team building dalam sebuah tim, dan juga tentang betapa pentingnya membuat sebuah grand design untuk perusahaan kita.
Team building perusahaan saya, univind.com, memang inginnya diadakan setiap akhir tahun. Kita ingin team building ini menjadi salah satu corporate culture dari univind. Kalau tahun lalu univindCrew pergi ke dufan menikmati wahana-wahana yang ada disana, maka pada tahun ini univind pergi ke sukabumi, tempat asal salah satu univindCrew, yaitu ikhlas purwanto sang CTO (Chief Technology Officer) Univind.
Sewaktu awal sampai di sukabumi kita sudah disambut oleh cuaca yang sangat menarik, cuaca yang jarang ada dijakarta, sukabumi kala itu dipenuhi kabut membuat suasananya jadi sangat sejuk. Setelah sampai kita langsung menyambangi salah satu masjid disana karena kita belum sempat sholat ashar. Setelah selesai sholat, kami langsung beranjak ke rumah Ikhlas. Setelah sampai dirumahnya kami istirahat sebentar ditemani oleh teh hangat dan beberapa cemilan, sambil ngobrol2 santai. Setelah selesai sholat maghrib dan isya, baru kemudian kami univind melaksanakan rapat kerja besar Univind. rapat ini membahas tentang tujuan besar Univind, tentang langkah-langkah strategis jangka panjang univind sampai kepada tujuan akhirnya. Intinya, disana kami telah mendeklarasikan bahwa univind akan menjadi perusahaan yang go international, perusahaan yang bisa menjadi kebanggaan rakyat Indonesia. Kami nyatakan bahwa suatu saat nanti univind akan mampu menyaingi bahkan melampaui perusahaan-perusahaan lain seperti microsoft, google, yahoo, dll.
Setelah selesai berpusing-pusing merumuskan sebuah grand design untuk univind, kami lantas tidur untuk menyiapkan diri menghadapi hari esok yang pasti sangat melelahkan sekaligus menyenangkan. Besoknya kami berangkat ke perkebunan nusantara goalpara. Disana kami melakukan teawalk, berjalan-jalan disekitar kebun teh. Setelah lama ber-teawalk ria, kami mulai memasuki hutan untuk terus naik ke tempat air terjun. perjalanan didalam hutan itu bisa dibilang sangat melelahkan, tapi kami tetap semangat untuk terus maju sampai ke tujuan utama kami yaitu air terjun cibeureum. Setelah sampai di air terjun cibeureum kami langsung memuaskan diri kami dengan mandi di air terjun tersebut. Tak terbayang betapa deras dan dinginnya aliran air terjun tersebut sampai-sampai kami tidak berani untuk masuk ditengah-tengah air terjun tersebut. Setelah puas bermain-main di air terjun kami kembali menempuh perjalanan menembus hutan melewati kebun teh kembali kerumah ikhlas purwanto, sang pemimpin ukhuwah groups.
Itu tadi sedikit ceritanya, dari perjalanan tersebut ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan buat teman-teman semua para enterpreneur dan atau para leader dalam sebuah tim. Pertama, saya ingin menunjukkan tentang betapa pentingnya melakukan team building dalam tim yang kita pimpin. Disini, team building univind telah berhasil me-refresh otak kita yang selama ini sudah sangat jenuh dengan berbagai macam pikiran. Jadi buat teman-teman perusahaan lain yang ada difasilkom seperti jaffa, make and touch, metafor, bersahabat dll kalau kalian belum mengadakan team building, adakanlah! mumpung masih liburan. Univind sangat ingin semua perusahaan yang muncul dari para mahasiswa fasilkom bisa maju. Sewaktu rapat besar kita, salah satu hal yang kita pikirkan adalah bagaimana caranya supaya kita bisa ikut mendorong perusahaan-perusahaan lain yang baru mulai dibuat seperti metafor dan bersahabat.
Hal kedua yang ingin saya sampaikan adalah tentang pentingnya kita membuat visi yang jelas, tegas, besar, dan realistis untuk perusahaan kita. Setelah membuat visi tersebut, penting juga bagi kita untuk membuat langkah-langkah strategis menuju visi tersebut. Kalau teman-teman semua belum membuat itu semua, maka buatlah! Supaya perusahaan yang kita buat bisa berjalan terus maju dan semakin maju sesuai dengan arah perjalanan yang kita inginkan. Tanpa itu, saya yakin100% perusahaan yang kita buat tidak akan mampu benar-benar maju.
Sekian tulisannya, semoga menginspirasi… berikut beberapa foto2 Univind goes to Sukabumi






more photo at here: kamal87 - photobucket
Jan 03 2008
Akhir-akhir ini saya sering melihat liputan kaleidoskop indonesia 2007 pada banyak stasiun televisi. Uniknya, semua liputan kaleidoskop tersebut bertema sama, yaitu: bencana sepanjang tahun 2007. Semua kaleidoskop tersebut memperlihatkan betapa merananya bangsa ini sepanjang tahun 2007. Banyak sekali bencana yang mendera, belum lagi kasus-kasus korupsi yang tak kunjung reda dan justru makin pelik.
Jika kita coba perhatikan, memang sebagian besar berita yang disajikan oleh stasiun televisi itu berita buruk. CObalah lakukan riset kecil-kecilan dirumah sambil menonton acara berita disalah satu stasiun TV. Misalnya, Seputar Indonesia di RCTI, tonton dari awal dan hitung berapa jumlah berita bagus dan berapa jumlah berita buruk. Buruk atau tidaknya itu terserah subjektivitas Anda sajalh… toh kita sama-sama tahu mana yang buruk dan mana yang bukan. Coba lakukan hal ini dalam seminggu 5 hari berturut-turut. terus coba hitung persentase jumlah berita buruk dibandingkan dengan persentase berita bagus, nilai persentasenya pasti lebih dari 90% berita buruk dan kurang dari 10% yang berupa berita bagus.
Menurut saya, model pemberitaan yang seperti ini bisa membawa efek yang buruk buat pola pikir masyarakat kita. Masyarakat yang terus menerus dibombardir dengan berita-berita seperti ini akan berpikir bahwa memang negeri ini benar-benar susah. Sebenarnya sih model pemberitaan yang seperti ini tidak terlalu bermasalah jika memang orang yang menerima berita itu punya pola pikir yang positive minded. Dengan berita-berita seperti ini, orang yang positive minded akan menjadikannya lecutan untuk berprestasi membangun negerinya yang dia lihat diberita sangat terpuruk. Tapi sayangnya, mayoritas rakyat Indonesia itu punya mindset negatif terhadap hampir semua hal, maka semua berita-berita buruk itu jadi tambahan argumen buat mereka untuk mengatakan “ahh… Indonesia ini udah ancur, udah gak bisa diapa-apain lagi… udah susah deh ngebangun Indonesia!!” Semakin hari semakin banyak rakyat Indonesia yang berpikir pesimis seperti itu, akhirnya Indonesia benar-benar tidak bisa maju, karena toh SDM nya sendiri sudah berpikir bahwa Indonesia sudah tidak bisa maju. Tahu kan tentang pygmaleon? itu tuh… cerita tentang orang yunani yang selalu berpikir positif dan selalu yakin dia bisa mengerjakan suatu hal, akhirnya semua pikiran positifnya itu dan semua yang dia yakini benar-benar dapat terwujud. Kalau gak salah ada penelitian yang mengatakan bahwa kompisisi faktor yang membuat seseoarang dapat melakukan sesuatu adalah: 80% keyakinan dapat mengerjakannya, 20% baru ikhtiar. Kalau dalam islam, berarti do’a itu termasuk dalam hitungan yang 80%.
back to the topic, jadi… menurut saya seharusnya model pemberitaan yang disodorkan buat masyarakat Indonesia itu dirubah. Coba berikan berita-berita prestatif yang mendorong orang lain untuk juga ikut berprestasi. Tapi kan kenyataannya emang berita-berita yang tersedia itu ya berita2 buruk? Ya sudah kalau begitu, ganti gaya penyampaian beritanya. Kalau sebelumnya berita buruk itu disampaikan dengan penekanan betapa merananya bangsa ini. Maka selanjutnya perlu diganti, coba sajikan berita-berita buruk tersebut dengan penekanan bahwa semua yang menerima berita tersebut harus berpikir bagaimana caranya supaya negeri ini bisa bangkit dari keterpurukan.
jadi, buat para penyiar berita: gantilah model pemberitaannya…
trus buat rakyat Indonesia: jangan mikir negatif terus, berpikir positif aja… Kalau ada yang bilang Indonesia bakal hilang dari peta bumi tahun 2025 (dokumen futurolog yang pernah tenar diawal tahun 2000-an), kacangin aja, anggap aja orang sok pinter lagi ngibul. Yang penting buat kita adalah bagaimana kita bisa bergerak berkontribusi untuk ikut memajukan negeri kita yang masih punya segudang kekayaan, tinggal diberdayain aja…