Dec 29 2007
Ada seorang teman saya satu kampus di fasilkom yang apabila ditanya sesuatu tentang IT, dengan tegas dia bilang tidak tahu. Jika diajak untuk ikut dalam kegiatan-kegiatan yang banyak menyentuh aspek IT, dia juga pasti menolak mentah-mentah. Fenomena seperti ini cukup banyak terjadi dikalangan SDM IT di Indonesia. Sebaliknya banyak pula SDM yang latar belakang pendidikannya sebenarnya bukan IT tapi lebih punya ketertarikan pada bidang IT, bahkan mereka biasanya justru lebih ke-IT-IT-an daripada SDM IT itu sendiri. Sebagian besar latar belakang mereka adalah berasal dari jurusan matematika (MIPA) atau elektro (Teknik). Diluar itu ada juga SDM yang berasal dari jurusan ekonomi, budaya, bahkan ilmu sosial politik, yang akhirnya malah terjun kedunia IT setelah memasuki dunia kerja.
untuk SDM IT yang tidak ke-IT-IT-an biasanya mengarahkan dirinya pada bidang sistem informasi. Dimana memang bidang ICT yang satu ini lebih banyak menyentuh aspek manajerial dari suatu sistem IT daripada aspek teknikal IT-nya. Disini, pemahaman terhadap aspek teknikal IT cenderung tidak terlalu dibutuhkan, walaupun TETAP perlu. Sementara itu, mereka yang tidak berasal dari jurusan IT dan tertarik pada IT biasanya lebih tertarik pada aspek teknikalnya. Biasanya orang-orang seperti ini akan menggali kompetensinya sendiri dibidang IT. Dia akan belajar programming sendiri, dia akan belajar hacking sendiri dll dia akan belajar dari berbagai sumber semisal kursus, buku dan khususnya internet.
Sebenarnya bagaimanakah imbas dari kondisi seperti itu? apakah kondisi yang seperti itu akan memberi dampak positif bagi pertumbuhan IT di Indoensia, ataukah tidak berpengaruh, atau malah justru meruntuhkan kekokohan sendi-sendi pembangunan IT di Indonesia? berikut ulasannya dari saya:
SDM IT yang tidak berjiwa IT
kita mulai dulu dari SDM IT yang tidak berjiwa IT. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa SDM IT yang seperti ini cenderung akan memilih sistem informasi sebagai bidang minat jurusannya. Disinilah muncul permasalahan, sebagian besar orang yang memilih bidang minat sistem informasi itu bertipe seperti ini. Hasilnya, banyak spesialis IT bidang Sistem Informasi yang tidak benar-benar kompeten dalam bidangnya. Memang jurusan sistem informasi itu tidak terlalu membutuhkan pemahaman yang mendalam akan aspek teknikal IT, tapi biar bagaimanapun pemahaman tersebut tetap diperlukan supaya SDM yg bersangkutan dapat seutuhnya mengerti tentang apa yang dia kelola.
kondisi yang seperti itu akan mengurangi tingkat produktifitas dan kreatifitas dari SDM yang bersangkutan. Tidak bisa produktif karena dia cenderung tidak ingin mempelajari suatu teknologi baru yang muncul yang dapat diimplementasikan pada suatu organisasi. Tidak kreatif karena dia akan terpaku pada batasan-batasan teknologi yang dia ketahui saja sehingga tidak bisa memanfaatkan teknologi lain yang mungkin lebih canggih untuk diimplemetasikan. Sementara SDM-SDM yang seperti ini cenderung tidak ingin mempelajari aspek teknikal dari suatu teknologi baru yang belum dia tahu. Akhirnya, SDM yang seperti ini terancam tergilas oleh putaran zaman. tergilas oleh inovasi teknologi yang terus berjalan. Dan bagaimana efeknya pada tataran makro? Apa jadinya kalau sebagian besar SDM Sistem informasi di Indonesia seperti itu? yang terjadi adalah munculnya banyak inkompetensi SDM dibidang ini. SDM-SDM Sistem informasi dari Indonesia akan berkualitas rendah, sehingga akan berdampak secara tidak langsung pada citra SDM IT secara umum di Indonesia.
SDM non IT yang cinta IT
Sekarang kita coba telaah tentang mereka yang tidak punya kesempatan untuk mendalami IT dikampus, tapi punya ketertarika yang tinggi pada bidang IT. Seperti yang telah saya katakan tadi bahwa mereka biasanya merupakan self learner yang baik. Mereka mampu menggali kompetensi dibidang IT secara mandiri melalui berbagai sumber-sumber informal. Dan mereka cenderung mampu menguasai berbagai aspek teknis IT yang memang mereka sukai, banyak dari mereka yang bahkan lebih jago dibandingkan dengan SDM IT yang memang benar-benar berasal dari jurusan IT. Namun sayangnya, karena mereka tidak mendapatkan pendidikan formal dibidang IT, maka banyak dari mereka yang akhirnya hanya mengetahui kulit luar dari IT itu sendiri. Dan biasanya mereka mempunyai kompetensi yang sangat tinggi pada berbagai aspek teknikal dari IT tapi mereka tidak tahu menahu tentang bagaimana pengoptimalan yang bisa dilakukan dari implementasi IT yang bersangkutan. Misal: mereka cenderung sangat jago dalam hal programming terutama pemahaman terhadap suatu bahasa, tapi mereka tidak terlalu pandai dalam hal implementasi algoritma yg baik dalam suatu bahasa pemrograman. Mereka mampu membuat sebuah sistem informasi, tapi mereka tidak mampu membuat pola database yang baik untuk sistem informasi tersebut. Mereka mampu membuat sebuah desktop software tapi mereka tidak mampu mengimplementasikan algoritma yang canggih untuk aplikasi yang dibuat olehnya. Mereka mampu membuat software-software kecil tapi tidak bisa membuat software-software profesional yang butuh sistematika software engineering yang baik. Mereka tahu PHP, MySQL, Java, ASP, hacking dll tapi mereka tidak tahu perancangan database, software engineering, artificial intelligence, organisasi arsitektur komputer dll. Mereka jago teknis tapi mereka payah konsep.
Lalu bagaimana efeknya secara makro? Saat ini di Indonesia, jumlah SDM IT yang tersedia masih sangat jauh dari cukup untuk mengisi pos-pos pekerjaan yang bisa disediakan. Akhirnya banyak SDM non IT yang pindah jalur didunia kerja dengan memilih pekerjaan yang berkaitan dengan IT. Kondisi seperti ini juga akan memberikan dampak negatif bagi pertumbuhan IT di Indonesia. Dengan munculnya SDM-SDM ‘karbitan’ ini (no offense, udah bingung nih milih bahasa/ punya usulan bahas yang lebih halus
) Maka banyak produk-produk IT yang dihasilkan menjadi berkualitas rendah. Kode pemrograman tidak terformalisasi, pola database tida teratur dsb. Akhirnya, Indonesia sulit menghasilkan suatu produk IT yang berkaulitas tinggi, dan ini nantinya akan kembali ke kredibilitas produk IT di Indonesia. Contoh yang menarik adalah aplikasi ERP bermerek SAP, dimana banyak pihak Indonesia (BUMN, Swasta dll) yang sudah miskin ini rela mengeluarkan uang miliaran bahkan triliunan rupiah supaya dapat memakai aplikasi ini. Kenapa mereka rela, karena mereka tidak punya pilihan, mereka tidak percaya dengan produk-produk sejenis yang dihasilkan didalam negeri. Padahal produk-produk yang sejenis dengan SAP itu cenderung mudah dibuat tapi sulit dikelola. Itulah permasalahan kita di Indonesia, kita mungkin bisa saja membuat aplikasi sejenis dengan kondisi SDM yg seperti ini, tapi kondisi SDM seperti ini tidak akan bisa membuat kita mampu mengelola keberlangsungan aplikasi ini dengan baik. Hasilnya? Begitu banyak rupiah yang akhirnya mengalir keluar negeri dan pergi meninggalkan Indoensia yang semakin lama semakin miskin.
Begitulah dilema kondisi SDM IT di Indonesia. Namun permasalahan ini bukan hanya untuk kita renungi, bukan cuma untuk kita pahami, tapi juga untuk kita cari solusinya. Solusi yang paling efektif adalah sadarkan diri Anda sendiri. Jika anda merasa sebagai salah satu tipe SDM dari dua tipe SDM diatas, maka pikirkanlah solusinya. Kelola kompetensi pribadi anda dengan baik. Supaya benar-benar dapat menjadi seorang profesional dibidang IT dan memberikan banyak manfaat buat orang lain.
jika anda SDM IT yang tidak suka IT: cintailah IT! Anda sdah terlanjur masuk didunia ini. Anda sudah punya kesempatan besar untuk mengobok-obok wilayah kompetensi ini. Jangan disia-siakan!Galilah kompetensi IT anda supaya bisa benar-benar memberikan kontribusi maksimum untuk pertumbuhan IT di Indonesia
jika anda SDM non IT yang suka dengan IT: pelajarilah IT lebih dalam, coba pelajari IT dari slide-slide perkuliahan IT yang banyak terdapat di Internet (kira-kira bakal ngerti gak ya ^_^). Kalau memungkinkan, cobalah untuk masuk dijurusan IT. Kalau tidak memungkinkan, ya… mau bagaimana lagi
gali saja terus kompetensi Anda. Dan jangan terlalu banyak berkutat pada aspek teknis, cobalah ambil satu topik IT yang menarik bagi Anda lalu pelajari konsep-konsepnya. Dengan begitu Anda benar-benar mempunyai spesialisasi dibidang IT dan Anda juga punya senajat yang ampuh berupa pemahaman teknis untuk mengimplementasikan konsep yang sudah anda dalami dalam wujud nyata yang bermanfaat didunia nyata.
Sekian saja ya ulasannya. Semoga bermanfaat
Dec 26 2007
Mungkin ada yang bertanya kenapa saya sekarang jadi rajin mengisi blog saya? Jawabannya adalah karena kini saya sudah sadar bahwa begitu banyak manfaat dan potensi yang dimiliki oleh blog. Berikut beberapa hal yang berhasil menyadarkan saya akan potensi besar yang dimiliki blog:
3 alasan diatas sudah sangat cukup bagi saya untuk ikut terlibat dalam memanfaatkan peluang besar dari blogging. Saya ingin mendapatkan banyak manfaat dari ngeblog, dan saya juga ingin menyebarkan sejuta manfaat dengan ngeblog. Ya, ngeblog memang punya banyak manfaat. Tapi kebermanfaatan blog itu tergantung pada tipe isi dari blog itu sendiri. Ada tipe tulisan dalam blog yang bermanfaat tapi ada juga yang tidak banyak gunanya. Berikut beberapa tipe tulisan blog yang bermanfaat:
Saya rasa diluar 4 potensi dan manfaat dari blog yang ditulis diatas, masih banyak lagi manfaat dan potensi yang dimiliki oleh blog. Namun disini saya hanya menuliskan apa yang saya miliki saja. Mungkin Anda dapat ikut membantu menambahkan manfaat-manfaat yang dimiliki oleh suatu blog.
Dec 18 2007
Musim haji telah tiba. Suara-suara talbiyah telah bergema dari seluruh dunia menuju satu titik pusat makkah al mukarramah. Suara-suara tersebut bagaikan pusaran yang meliputi bumi dimana pusat pusaran tersebut adalah ka’bah baitullah. Segenap umat muslim dari segala penjuru bumi bertolak menuju pusat gema talbiyah tersebut.
Fenomena ini terjadi setiap tahun dibulan dzulhijjah. Banyak umat muslim yang begitu semangat dalam melakukan ibadah haji. Banyak umat muslim yang dalam hatinya tersimpan gelora besar untuk ‘menyapa’ Allah di padang Arafah. Namun sayangnya, tidak semua orang mampu untuk pergi ke makkah. faktor ketidakmampuan yang paling berpengaruh adalah faktor ekonomi. Begitu banyak orang-orang yang rindu pada ka’bah harus menyimpan dalam-dalam rasa rindunya itu karena tidak punya cukup biaya untuk berangkat ke tanah suci. Lalu darimana asalnya suara-suara talbiyah yang begitu keras menggema disekeliling bumi? Siapakah mereka yang setiap tahunnya memenuhi lingkaran thawaf ka’bah di masjidilharam. Kebanyak mereka berasal dari kalangan berada yang punya modal finansial yang kuat. Kebanyakan peserta haji setiap tahunnya berasal dari umat muslim di negara-negara teluk yang tanahnya telah diberkahi Allah dengan minyak yang melimpah.
Jika kondisi makkah saat musim haji dijadikan tolok ukur, mungkin kita akan melihat bahwa umat islam adalah umat yang makmur. Kita akan melihat bahwa umat islam adalah umat yang berdaya. Namun apakah semua itu benar? benarkah umat muslim rata-rata punya basis finansial yang kuat? benarkah sebagian besar umat muslim adalah umat yang kaya? jawabannya Tidak! mereka yang kaya, yang setiap tahunnya mengisi masjidilharam adalah hanya segelintir umat muslim. Mereka datang secara rutin ke makkah setiap tahun untuk melaksanakan ibdaha haji. 80% peserta haji pernah menjadi peserta haji sebelumnya. hanya 20% saja yang baru pertama kali naik haji.
Apakah mereka yang terus mengulang hajinya setiap tahun itu dapat dibenarkan? saya rasa TIDAK! bagaimana mungkin mereka dapat pergi dengan wajah penuh senyum ke arafah karen hendak “menyapa” Allah sementara diluar makkah banyak umat islam yang masih sibuk mempertahankan diri dari pembantaian, sibuk berpeluh-peluh mencari penyumbat rasa lapar. Bagaimana mungkin mereka dapat tiba di mekkah dengan hati sumringah sementara di palestina umat muslim harus meregang nyawa. Dulu Yusuf qardhawi pernah mengatakan pada umat muslim dinegara teluk supaya semua dana yang biasanya dipakai untuk berngakta haji disumbangkan saja ke mujahidin bosnia. Tapi mereka tidak menghiraukan seruan tersebut. Mereka menyahut dengan mengatakan “Kami tidak bisa meninggalkan ibadah haji, ka’bah seolah-olah memanggil-manggil menyeru kami… Hati kami sudah terpaut pada hajar aswad disana”
Ada sebuah kisah yang menarik berkenaan dengan hal ini:
pada suatu masa ada seoarang muslim yang dalam dirinya sudah begitu bergeloran niat untuk pergi berhaji. Dia bekerja keras sekuat tenaga supaya dapat mengumpulkan uang untuk pergi berhaji. Dia terus bekerja dan bekerja tak kenal lelah. Sampai pada akhirnya beliau berhasil mengumpulkan uang yang cukup untuk pergi berhaji. Kemudian saat tiba musim haji, beliau segera menpersiapkan segala sesuatu untuk keberangkatannya. Pada saat hari keberangkatannya, beliau keluar dari rumah dengan sangat siap untuk bergegas menyambut seruan haji. Sebelum berangkat, dia menyempatkan diri untuk berpamitan dengan tetangga yang tinggal disebelah rumahnya. Ternyata dirumah tetangganya itu dia dapati tetangganya itu sedang tergeletak lemah tak berdaya, tak bisa melakukan apa-apa karena lapar. Dia segera tahu bahwa tetangganya itu sudah berhari-hari tidak makan. Dia tahu betul tetangganya itu membutuhkan pengobatan yang biayanya sama dengan biayanya untuk pergi berhaji. Kemudian di berpikir panjang, apa yang harus dilakukannya? apakah dia akan meninggalkan tetangganya dalam keadaan lemah sehingga dengan begitu dia dapat tetap melanjutkan perjalanannya ke baitullah? ataukah dia harus membatalkan kepergiannya, dan memberikan semua uang yg telah dikumpulkannya itu untuk biaya perawatan tetangganya itu?
Setelah berpikir baik-baik, akhirnya dia memutuskan untuk membatalkan kepergiannya ke makkah dan menggunakan semua uang hasil jerih payahnya untuk biaya perawatan tetangganya. Dia urungkan niatnya selama bertahun-tahun untuk pergi berhaji demi tetangganya.
Dilain tempat Allah bertanya pada malaikat penjaga makkah “Berapa jumlah orang yang melaksanakan haji tahun ini”. kemudian malaikat menjawab ” ada 800.000 orang ya Allah”. Lalu Allah berfirman “ketahuilah diantara 800.000 orang yang datang ke makkah tahun ini tidak ada satupun yang hajinya diterima.” Dan justru satu-satunya orang yang ‘hajinya’ diterima oleh Allah SWT adalah orang tadi yang membatalkan kepergiannya ke makkah karena ingin membantu tetanggnya yang sedang kesulitan.
Oleh karena itu, diserukan pada seluruh umat muslim yang sudah pernah pergi haji sebelumnya untuk tidak lagi menunaikan ibadah haji pada tahun2 berikutnya. lebih baik uang yang anda punya itu dipakai untuk memberangkatkan orang lain yang sudah menggebu-begu untuk berhaji. Atau lebih baik uang tersebut dipakai untuk memberi makan ratusan fakir miskin yang tidak tahu apakah hari ini dia bisa makan atau tidak.
Dec 17 2007
buat om sagi DILARANG BACA
Beginilah yang terjadi kalau GMail dibuat sama microsoft. Disini dibuat step-step perubahannya, mulai daritampilan awal gmail yang asli sampai bener-bener berubah jadi gmail versi microsoft
Pertama, nih… ditampilkan dulu wajahnya gmail yang asli:

Hal pertama yang akan dirubah adalah jdudul aplikasinya. Judul aplikasinya bakal dibuat jadi lebih panjang, anggaplah: Windows Live Gmail. Trus dikasi sedikit pernak-pernik logo windows biara ada sangkut-sangkutannya. Trus juga, tempat buat naro judul-judul email akan dipersempit supaya sisa space nya bisa dipake untuk tulisan-tulisan petunjuk pemakaian email client yang ribet2, persis kayak di hotmail. Beginilah jadinya:

*Trus ada perubahan yang gak ditampilin di screenshots, yaitu:
Perubahan selanjutnya, kita perlu meng-kamuflase-kan checkbox yang ada dimasing-masing email dengan sebuah icon email. Trus, Gmail versi yang satu ini perlu dirubah style iklannya dari context-aware text ads jadi context-unaware graphic banners, Yang berarti kita butuh paling enggak satu gambra buat di-load. Gmail sekarang punya fitur chat widget, nah… di gmail versi microsoft chat widget itu dipermantab jadi full-featured chat widget, yang menggantikan labels box.
Masih kurang nih spacenya, jadi kita tambahin frame dibagian atas buat iklan dan yang lain kita turunin dikit. Trus, untuk benar-benar menjiwai spirit microsoft, ukuran inbox maximumnya kita bikin jadi 2 MB.(that was the amount Hotmail offered when Gmail was released with 1 GB in April 2004). Dan juga, Microsoft-style,halaman depan dari Gmail yang satu ini bukanlah inbox nya, melainkan sebuah “welcome” splash screen. Coba bayangin iklan-iklan bertaburan dibagian ini:
Biar bagaimanapun, masih ada yang kurang nih. Masih belum benar-benara kerasa “microsoft” nih gmailnya. Desainnya masih terlalu terang dan enteng dan belum cukup glamor. Jadi kita bikin gelapin warnanya sedikit trus dibikin gradasi-gradasian. Selanjutnya, Hotmail itu ’sedikit’ lebih lambat kerjanya dibanding gmail, jadi kita tambahain deh animasi “loading”. Dan tidak lupa juga kita tambahin berita-berita MSN dan “special offers” di space yang masih tersisa. Plus, supaya koncian ke user makin kuat, kita ilangin link untuk sign out. Terakhir Bagian search diatas juga diilangin atau lebih tepatnya dipindahin kebagian bawah kanan + bonus animasi anjing disana biar lebih imut:

Dah… selesai deh! Introducing, GMail Buatan Microsost!
~ diambil dari suatu situs diluar negeri ( duh lupa lagi link nya T_T )
Dec 13 2007
semalam saya nonton acara topik malam nya SCTV. Kebetulan waktu itu sedang membahas tentang pasang surut hubungan diplomatis Indonesia dan Malaysia. Dan acara tersebut juga secara khusus menyoroti banyaknya blog-blog atau situs-situs yang dibuat khusus untuk saling mencemooh bangsa lain.
Sebenarnya kalau dari saya pribadi sudah tidak ingin lagi membahas tentang ribut-ribut Indonesia vs Malaysia diblog saya. kenapa? karena dengan begitu saya jadi termasuk orang yang terbawa arus yang cuma bisa mengeluarkan opini mentah tanpa solusi konkrit untuk menyelesaikan masalah ini. NAMUN, ada satu hal yang sangat menarik dari sedikit potongan diskusi pada acara topik malam tersebut. yaitu tentang blog kolaborasi Indonesia Malaysia.
Kebetulan yang diundang pada acara tersebut untuk menjadi narasumber adalah om enda nasution sang presiden blogger Indonesia. Awalnya diskusi tersebut juga saya rasa biasa-biasa saja. Hanya mengupas lebih dalam tentang konflik ini. Awalnya saya juga tak terlalu berniat untuk memperhatikan dengan seksama acara tersebut (berhubung lagi ngerjain tugas juga dan besoknya ada ujian). Tapi ketika sang pembawa acara menanyakan pada om enda seperti ini “adakah SOLUSI KONKRIT yang bisa dilakukan para blogger untuk menyelesaikan masalah ini?” Dan saya cukup amaze dengan jawaban dari om enda. Beliau bilang “saya sedang mengusahakan supaya nanti akan ada blog atau situs kolaborasi antara para blogger malaysia dan Indonesia yang isinya tentang bagaimana memajukan kedua negara, mengeratkan hubungan kedua negara dll Saya sudah menghubungi beberapa teman blogger saya dari malaysia untuk membuat blog kolaborasi tersebut”
Sampai dititik itu, baru saya semangat dan serius nontonnya. Ini baru keren. Solusi yang sangat konkrit. Postitif buat kedua negara. Tentunya kalau blog tersebut nanti benar-benar muncul dan bisa meluas. Maka pasti banyak imbas positif buat kita semua, buat warga Indonesia, buat warga malaysia, pokoknya buat kita semua deh… harapannya blog ini nanti gaungnya bisa melebihi blog-blog murahan yang dibuat oleh orang pengecut yang tidak bertanggung jawab setelah mencoba mengadu domba dua negara tetangga ini.
buat mas enda, AYO segera direalisasikan mas ide bagusnya itu. Saya yakin pasti banyak yang nge-support. betul gak? apakah Anda semua termasuk orang yang men-support hal tersebut, atau malah justru tidak setuju dan lebih suka hubungan kita dengan malaysia terus memanas?
baca tulisan terkait disini:
Dec 11 2007
Sudah banyak orang yang mengandalkan wordpress sebagai engine blognya. Ada yang gak mau repot cukup pake wordpress.com, ada juga yang mau prestis dengan menginstal wordpress sendiri ditempat hostingannya.
wordpress.com merupakan engine wordpress multiuser (wordpress MU) yang diinstal sama yang bikin wordpress yang bisa memberikan suatu alamat blog tersendiri buat mereka yang mendaftar sebagai subdomain dari wordpress.com, contohnya ya… blog saya ini: kamal87.wordpress.com
sementara itu, yang dimaksud dengan wordpress install sendiri adalah kita sewa hosting dan domain sendiri, trus kita langsung install blog engine wordpress ditempat hostingan kita.
Sebenarnya pada masing-masing pilihan tersebut ada baik dan buruknya. Ada positif dan negatifnya. berikut saya jabarin baik buruknya dua pilihan tersebut:
>> wordpress.com
Positif
Negatif
>> wordpress install sendiri
Positif
Negatif
Kesimpulan:
wordpress.com cocok buat orang yang tujuannya ngeblog adalah untuk nulis, nulis dan nulis. Wordpress install sendiri itu cocok buat mereka yang mau belajar tentang pengelolaan situs pribadi. Dan juga cocok buat mereka yang mengejar prestise.
Postingan ini juga sekaligus menjawab saran dari mas fxekobudi disini yang menyarankan saya untuk membuat blog yang hosting sendiri. Untuk saat ini saya rasa hal itu masih belum terlalu saya perlukan. Kenapa? karena tujuan saya ngeblog disini adalah suapaya saya bisa men-share segudang ide yang banyak menumpuk di otak saya. Dan juga memberikan manfaat yang besar buat siapapun yang membaca blog saya, memberikan inspirasi buat semua. Karena saya ingin tulisan saya bermanfaat, tentunya saya ingin tulisan saya dibaca orang lain. Untuk itu, saya perlu media yang membuat peluang blog saya dibaca orang bisa lebih besar. Dan media yang saya rasa lebih cocok untuk itu adalah wordpress.com, bukan wordpress install sendiri. Kalau untuk belajar mengelola hostingan saya sendiri sebenarnya saya juga sudah punya wordpress yang versi install sendiri, alamatnya mustafakamal.co.nr. Disana saya pake hostingan gratisan yang sudah sangat memadai buat saya untuk mempelajari berbagai hal tentang administrasi situs. Mungkin nanti sekitar bulan februari perusahaan saya, univind.com, akan punya dedicated server sendiri (sebenarnya gak sendiri juga sih > joint server with client). Insya Allah saya akan buat blog disana. Dengan dedicated server, tentunya saya bisa lebih leluasa mengobrak-abrik situs saya. Nanti itu akan jadi kesempatan besar buat saya untuk belajar mengelola server sendiri.
Dec 07 2007
Sebelumnya ingin saya pastikan anda tahu bahwa saya ini orang Indonesia tulen. Saya cinta negeri saya dan saya ingin memajukannya. Saya ingin membangun Indonesia menjadi lebih maju daripada seluruh negara lain dimuka bumi ini.
Telah kita ketahui bersama bahwa negara tetangga kita telah banyak mencuri berbagai aset yang kita miliki. mulai dari pulau sampai dengan kesenian. Banyak kekayaan negeri Indonesia yang diakui oleh malaysia.
Kita sebagai warga negara Indonesia saya rasa wajar jika merasa tidak enak karena kekayaan budaya negerinya telah dicuri oleh bangsa lain. Namun, saya melihat suatu sikap yang sangat berlebihan dari bangsa Indonesia. Saya sendiri agak merasa kecewa dengan penyikapan dari berbagai elemen masyarakat Indonesia terhadap aksi tetangga kita malaysia. Banyak rakyat Indonesia yang menumpahkan ketidaksenangannya pada malaysia dengan cara-cara yang buruk, cara-cara yang sangat tidak bersahaja, cara-cara yang justru menurunkan martabat kita sebagai sebuah bangsa.
Coba liat beberapa situs berikut
mereka semua mencaci-maki malaysia secara membabi buta. Sebagian besar rakyatIndonesia menyerapahi malaysia dengan bahasa-bahasa yang sangat tidak etis. Mulai dari kalangan bawah sampai kalangan atas. mulai dari kalangan akar rumput sampai kalangan elit. mulai dari kalangan preman samapai kalangan ustadz. hampir semuanya satu suara dalam mencerca malaysia. Bahkan ada sebagian rakyat Indonesia yang sampai menyatakan perang pada malaysia. Dan yang lebih saya heran lagi, banyak orang-orang yang saya pandang sebagai orang terhormat, berpribadi ustadz, punya prestasi Internasional dll juga ikut mencerca malaysia.
Maka disini saya katakan pada seluruh rakyat Indonesia, saya tidak setuju dengan kalian semua, kalian yang terus mencerca malaysia tanpa batasan-batasan etika, kalian yang hanya bisa menyerapahi malaysia tanpa memberikan kontribusi nyata demi kemajuan Indonesia. Sikap kita semua yang sudah terlalu berlebihan terhadap aksi malaysia itu justru menunjukkan bahwa bangsa kita adalah bangsa yang kerdil, bangsa yang tidak berjiwa besar. Toh itu semua terjadi juga karena kesalahan kita sendiri yang tidak bisa memanfaatkan kekayaan potensi negeri kita. Maka jangan bertambah marah jika banyak pula rakyat malaysia yang membalsa penyikapan kita juga dengan cara yang tidak etis. jangan marah jika mereka menyebut kita sebagai “negeri para kuli”, “negeri budak” dsb…
Seharusnya penyikapan terbaik kita atas aksi pencurian yang dilakukan oleh malaysia itu adalah melakukan suatu kerja konkrit untuk berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. Jangan hanya berkutat pada caci-maki, jangan cuma bisa bersumpah serapah, jangan hanya bisa menelan kekesalan tersebut kemudian memuntahkannya dalam bentuk perkataan-perkataan yang sarkastik. Oleh karena itu berhentilah bersumpah serapah! berhnetilah mencaci-maki! Mulai sekarang lakukan suatu kontribusi nyata demi kemajuan Indonesia. Mari bangun kebanggaan menjadi bangsa Indonesia. Sadarilah bahwa bangsa kita ini sedang terpuruk.
Sadarilah betapa buruknya citra bangsa kita dimata dunia. kakak saya yang pernah berada di jerman pernah bercerita ke saya bahwa banyak warga Indonesia disana yang apanila ditanya berasal dari mana, maka banyak yang akan menjawab berasal dari malaysia. Kenapa? karena ketika kita mengatakan bahwa kita berasala dari Indonesia, maka banyak orang luar yang akan melihat kita dengan rendah.
cuma ini yg tersisa
percayalah, seperti itulah reaksi orang luar saat berbicara dengan orang Indonesia yang tinggal disana. Mereka secara eksplisit berkata seperti itu didepan warga Indonesia sendiri. Kaka saya sendiri pernah mengalami hal tersebut. wajar saja banyak warga Indonesia yang tidak mau mengakui bahwa dia adalah orang Indonesia asli.
Sungguh sangat miris mendegar cerita kakak saya. Sungguh sangat miris melihat kenyataan betapa rendahnya bangsa Indonesia dimata dunia. Oleh karena itu, sekali lagi saya tekankan:
Berhentilah mencaci-maki
berhentilah bersumpah serapah
lakukan aksi nyata
berikan kontribusi maksimum
untuk kemajuan Indonesia
INDONESIA, BANGKITLAH!!!!
baca tulisan terkait disini
Dec 03 2007
Sesuai dengan tulisan saya sebelumnya yang ini
http://kamal87.wordpress.com/2007/11/22/enterpreneurship-di-kampus/
dimana disitu saya menjanjikan akan menulis tips dan trik untuk membangun perusahaan bagi mahasiswa. Maka pada kesempatan kali ini saya akan coba menuliskannya.
Sebelum dimulai, saya ingin meluruskan dulu pandangan kita tentang perusahaan disini. Jangan menganggap bahwa yang namanya perusahaan itu yang punya struktur pengorganisasian kompleks, harus punya banyak modal, harus menyiapkan infrastruktur dulu dsb. Anggaplah perusahaan ini hanya sebagai sebuah tim yang akan terus disolidkan. Di amerika sudah banyak perusahaan-perusahaan yang hanya dijalankan oleh DUA orang saja. Jadi, gak usah mikir terlalu ribet tentang wujud perusahaan disini.
OK, ini dia tipsnya, tips ini saya sarikan dari apa yang saya lakukan ketika membangun univind
mungkin segitu aja dulu tips dari saya. sebenarnya masih banyak sekali yang ingin saya share kepada teman-teman semua tentang perjuangan saya membangun univind. Saya berharap tulisan ini bisa memotivasi teman-teman semua untuk membangun perusahaan sendiri.
Jangan takut jadi pengusaha
salam enterpreneur!