IT, Entrepreneurship, Web, Internet, Motivation, Inspiration
Nov 26 2007

Kenapa mengeluh??

Setelah beberapa kali mengamati blog teman-teman semua. Saya melihat suatu kecenderungan yang ada pada hampir semua blog teman saya. Kecenderungan apakah itu? yaitu kecenderungan untuk mengisi blog dengan keluh-kesah. Sebagian besar orang memanfaatkan isi blognya sebagai tempat curhat. Dan sayangnya, kebanyakan orang mencurahkan segala kegundahan hati dalam blognya. Coba saja tengok blog aggregator csui05, blog aggregator untuk teman-teman saya di fasilkom angkatan 2005. Kalau diperhatikan sebagian besar judul tulisan yang ada disitu berupa judul-judul keluhan seperti:

  • sial banget sih hari ini…
  • kesel banget gw
  • minggu yang menyebalkan
  • benci… benci… benci…
  • duuhh… gw bodoh banget sih…

bahkan ada seorang sahabat saya yang seluruh isi blognya (dari awal dibuat sampe sekarang) berisi keluhan, coba cek *****************************(maap, atas permintaan seorang teman maka bagian ini di sensor :) ). Seolah seluruh hidupnya itu cuma berisi penderitaan. Paling tidak itulah yang akan dilihat oleh orang yang mengunjungi blognya. Kasian banget kan ya…?!

Memang ada sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa tipe tulisan yang paling banyak ditulis oleh umat manusia adalah keluhan. Namun saya sendiri belum tahu apakah sudah ada penelitian tentang pengaruh dari menuliskan segala keluh kesah pada subjeknya. Namun, berdasarkan pengalaman saya, menuliskan keluh kesah itu tidak akan mengurahi kegundahan hati. Malah justru dengan menuliskan keluh kesah tersebut kita cenderung menyebarkan ‘aura-aura’ negatif pada orang-orang yang membaca tulisan kita.

Saya sendiri pernah seperti itu sewaktu saya masih bergelut dengan blog yang lama 51face.blogspot.com, di blog tersebut saya pernah beberapa kali menuliskan keluh kesah saya, ini dia salah satu tulisan keluh kesah saya. Saya menulis keluh kesah tersebut ketika saya merasa putus asa karena belum juga bisa menjaga diri saya dari hal-hal buruk. Saya ketikkan tulisan itu dengan penuh emosi ( sampe-sampe tulisannya syahdu begitu :) ). Dan setelah menumpahkan keluh kesah tersebut diblog, saya tidak merasakan perubahan yang berarti. Malah justru jadi banyak orang yang melihat saya sebagai orang dengan jiwa yang tidak bersemangat. Akhirnya pada suatu hari saya nyatakan dalam diri saya bahwa saya tidak akan lagi menuliskan semua keluh kesah tersebut di blog.

Lalu dimana lagi kita harus menumpahkan segala keluh kesah kita? Bukankah setiap manusia butuh tempat untuk mencurahkan segala perasaan hatinya. Ya, tentu saja. Namun menumpahkan segala perasaan hati di blog bukanlah cara yang paling baik. Tempat terbaik untuk menumpahkan segal keluh kesah adalah pada Allah SWT. Dzat yang paling tahu mana yang terbaik buat kita. Curhat yang paling efektif adalah ketika kita sendirian dimalam hari sehabis sholat malam trus bermunajat pada Allah SWT. Disana Allah pasti mendengar semua keluh kesah kita karena pada saat itu Allah langsung turun ke langit dunia untuk ngupingin hamba-hambanya yang lagi pada bermuhasabah. Dan Insya Allah, Allah akan memberi solusi terbaik buat kita.

Nah… buat kamu yang masih ngebet untuk menulis semua keluh kesahmu di blog. Saya punya sedikit tips supaya keluh kesah kita pun bisa bermanfaat buat orang yang membacanya. Tipsnya adalah:

Coba tuliskan keluh kesah kita itu dalam bentuk nasehat buat diri kita sendiri.

Contoh: http://51face.blogspot.com/2007/08/ketika-merasa-tidak-berguna.html
Disana saya menulis tentang betapa tidak enaknya menjadi free rider. Sebenarnya waktu itu saya mengeluhkan diri saya sendiri yang tidak bisa bermanfaat buat tim saya. Namun saya tulis dalam blog tersebut nasehat untuk diri saya sendiri. Jadi, mengeluhnya saya juga tetap dialihkan pada hal yang positif.

So, sudahlah jangan mengeluh lagi!

Ayo kita isi jiwa kita dengan semangat.

always think positive, no matter how hard it is.

Never grouch again.

Laa Tahzan.

Isi blog kita dengan sejuta manfaat.

Salam positif!!!

No TweetBacks yet. (Be the first to Tweet this post)

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

 Leave A Reply Here
Username*

Email*

Website

Comment

 There are 28 Responses to this post, want to join?

Praditya said,  

Speechless…

Eniwei… Smangat ah… :D

kamal87 said,  

sip, ayo semangka, semangat kawan

ratu said,  

Mengeluh adalah bagian dari proses pendewasaan mental.
Apakah Anda tahu itu, orang goblok?

Lebih baik judul tulisan ini diganti menjadi “kenapa sih jadi goblok dan mempermasalahkan yang tak bermasalah?”

kurtubi said,  

mengeluh di blog mendingan sih daripada mengeluh di ruang publik cerita2 kepada teman dan lain-lain. tapi juga yang mendengarnya rasanya gimana gitu… :)
salam kenal

saya sih mencoba seperti yang ente bilang coba mengeluh untuk diri sendiri…

yud1 said,  

mal, gunanya blog bukannya tempat curehat onlain™ yah? :mrgreen:

IMO normal aja sih, yang penting kan gimana caranya supaya ‘curhatan’ atau ‘keluh kesah’ itu bisa menjadi sesuatu yang ‘enak dibaca orang lain’… walaupun hal ini susah, sih.

~kadang
~begituJugaSehGw

leni said,  

saran aja mal: lebih baik gak usah mencantumkan contoh dengan terlalu eksplisit, gak enak mal, saudara sendiri…
walaupun tahu kalo maksud kamal baik..

tau kan maksudnya?

~ peaceee… :-)
tetep semangat

GRaK said,  

kritik kali yah :D

Syafriadi said,  

:D
klo menurut gw itu dia knp namanya blog
emg blog tuh harus isi katarsis
yah isinya keluh kesah atau rasa senang ya terserah org nya dunk bro

kamal87 said,  

wah… senangnya banyak yang komen :)
sini deh ditanggpein atu2
biar kesannya makin banyak satu komen bakal ditanggpein sama satu komen lagi :D

kamal87 said,  

@ratu: yap, saya setuju sama mba ratuadil, mengeluh memang salah satu proses pendewasaan diri. Namun, sekali lagi saya bilang, mengeluh yang paling efektif adalah mengeluh pada Allah SWT, bukan diblog. Kalau yang saya liat dari situs anda, anda mengeluhnya sama siapa ya??? siapakah tuhan anda? tempat dimana anda bisa mengeluh sesuka hati, dzat yang akan memberikan setiap solusi terbaik buat kita? coba, siapakah tuhan dari agama vamamaru itu???

kamal87 said,  

@kurtubi: betul sekali mas kurtubii, mengeluh diruang publik itu jelas lebih parah daripada diblog. ada temen saya yang mukanya tuh gak pernah keliatan bahagia, kerjaannya menggerutu didepan orang2. orang laen ngeliatnya jadi risih sendiri.

salam kenal juga :)

kamal87 said,  

@yud1: klo menurut gw sih yud, blog itu gunanya adalah untuk MENDATARKAN DUNIA. apa maxudnya tuh… maxudnya adalah menjadikan blog sebagai tempat untuk menshare segala macem informasi yang kita miliki. Sehingga arus2 informasi didunia itu gak terpusat pada media aja yang makin kesini makin subjektif.

kamal87 said,  

@grak: hmm.. lebih tepat disebut nasehat sih…

kamal87 said,  

@syafriadi: sbenarnya sih emang ujung2nya terserah sih… tapi ya itu dia, tulisan yg gw buat itu cuma skedar nasehat aja. pengin ngasitau daripada blog diisi keluhan mendingan diisi sama hal2 yg bermanfaat buat orang yg ngebaca.

kamal87 said,  

@leni: maap, kelewatan. ooh… gitu ya len, okedeh… contoh eksplisitnya diilangin. mudah2an bner yg dimaxud leni yg itu…

yud1 said,  

:: kamal87

tadi itu satir, mal… :mrgreen:

iyalah, kalau dibilang pertukaran informasi sih, memang pasti begitu, kan. dan blog memang bukan cuma buat curhat, IMO.

tapi kadang-kadang, dari ‘curhat’ itu juga bisa jadi sesuatu yang ‘berguna’ buat orang lain, lho. kalau misalnya seorang blogger ‘curhat’ (misalnya dosen yang ngerasa mahasiswanya gak merhatiin dsb) dan bisa membawanya ke tulisan yang bermanfaat dan enak dibaca (nyambung ke opini beliau soal karakteristik mahasiswa misalnya), itu kan hal yang bagus?

walaupun, ya, kalau sekadar nulis di blog seperti ‘gw lagi sebel!’ dan sebagainya, memang gak banyak nilai informasinya, sih. belum kalau bahasannya lokal, pula. :mrgreen:

~weh
~kokJadiPanjang?

iLm@N said,  

mana mal, contoh eksplisitnya belum diilangin tuh?

kamal87 said,  

@yud1: emang sih pendapat orang beda2, kita tentu harus menghargai pendapat semua orang. tapi gw sendiri keukeuh dengan pendapat gw bahwa blog itu seharusnya diisi sama hal-hal yang bermanfaat aja. Dan gw setuju ama lo yud, sebaiknya blog itu pembahasannya jangan lokal. biar manfaatnya bner2 kerasa nampol buat semua orang yang mampir di blog kita.

kamal87 said,  

@ilm@n: udah nih barusan :) bner kan ya yg dimaxud eksplisit yang itu

leni said,  

iya mal bener kok :-)

Anna said,  

hahaha, ithu bukan ratuadil beneran ya?? tapi orang yang memakai nama ratu adil….sebenernya gw udah baca blog yang ini dengan versi aslinya, belum diedit sama kamal….

kalo gw yang diberi saran sama si, gw akan berterima kasih, berarti kamal peduli dengan teman-teman nya, ya nggak??

gak baik juga lo, kalo mengeluh terus2an, ithu bisa jadi penyakit…bener gak Mal?? malah ada salah satu teman gw yang selalu mengeluh karena banyak tugas kuliah…jadi sebel kalo tiap hari dengar dia mengeluh…ithu kan udah kewajiban,,,,jadi gak usah mengeluh…

kok jd cerita y?? btw siip deh postingan nya kamal yang ini…semangat ya….

kamal87 said,  

@leni: sip deh len

kamal87 said,  

@anna: tuh kan bner, ayo kita hilangkan aura2 negatif dan sebarkan aura2 positif

brainstorm said,  

benar memang mengeluh itu ngga baik, tapi ternyata Tuhan seneng lo kalo ciptaanNya berkeluh kesah dihadapanNya. doa itu kan termasuk mengeluh.. kalo ga ngeluh katanya dianggap nyuekin Tuhan (tapi itu sih kata orang2 yang beragama ya) saya sendiri masih ingin mencari Tuhan yang sebenarnya.. hehe sori kalo beda

kamal87 said,  

@brainstorm: mudah2an ktemu tuhan yang sbenarnya ya mas :) amiiinn…

Bagoes said,  

isinya postingannya bener2 manteph… baca juga blog aq… http://bagoesyasha.co.cc/index.php/kisah/4.html?task=view
mungkin bisa jadi inspirasi juga (dapetnya dari milis…)
betewe, aq link blog kamal yah ke website aq yah…
isinya bagus euy…
jadi pengen banyak belajar neeh ma kamal… heheh…

kamal87 said,  

@bagoes: makasi banyak nih bagoes, udah di link juga. nanti saya link balik

 Pingback & Trackback
 Post A Comment » jump to comment form  

↑ Back to top