Menebar sejuta manfaat
Nov 22 2007

enterpreneurship di kampus

Dikampus saya, fasilkom UI sudah banyak perusahaan-perusahaan yang dibuat oleh para mahasiswa yang penuh semangat, penuh keberanian untuk bergerak didunia enterpreneurship melawan perusahaan-perusahaan lain yang sudah well developed. Paling tidak ada 5 perusahaan yang saya tahu keberadaannya, ini dia:

  1. univind.com, ini adalah perusahaan saya sendiri. perusahaan ini saya bangun kira2 dua tahun yang lalu ketika saya masih duduk di semester 2. saat ini, perusahaan saya masih memfokuskan diri pada web development.
  2. jakarta computer, perusahaan ini berdiri hampir berbarengan dengan perusahaan saya. perusahaan ini digawangi oleh dado csui04. mereka lebih memfokuskan diri pada penyediaan hardware. amun sekarang perusahaan ini sudah tidak berjalan lagi. Orang-orangnya telah membentuk perusahaan-perusahaannya sendiri
  3. Jaffa, perusahaan ini dibangun oleh franova, mahasiswa csui04. cakupan layanannya tidak jauh berbeda dengan perusahaan saya. Mereka bergerak dibidang web development dan information system.
  4. make n touch (bner gak yah tulisannya), perusahaan ini dibangun oleh teman seangkatan saya, ichsan csui05. perusahaan ini sudah berbentuk CV. perusahaan ini bisa dibilang sangat bagus perkembangannya karena jaringan dan modal awal yang dimilikinya cukup besar.
  5. metafor, kalau yang satu ini saya baru tahu. perusahaan ini dibentuk oleh angkatan 2006. kayaknya sih bosnya si Ishara csui06. bagaimana perkembangannya saya masih belum terlalu tahu.

Diluar yang saya tahu itu, mungkin masih banyak lagi perusahaan-perusahaan mahasiswa yang sudah terbentuk dan berjalan secara diam-diam ( tau2 udah kaya aja :) ). itu juga baru perusahaan yang terbentuk difakultas saya. Belum lagi kalau perusahaan2 yang terbentuk di UI keseluruhan. Saya yakin jumlahnya sangat banyak.

Tumbuh suburnya jiwa enterpreneurship dikalangan mahasiswa ini tentunya merupakan suatu hal yang sangat positif. Saya merasa punya keyakinan besar bahwa suatu saat nanti perusahaan-perusahaan yang dibangun oleh para mahasiswa itu akan mampu menjadi perusahaan yang besar. Kenapa? karena memang perusahaan-perusahaan yang dibangun oleh para mahasiswa sebagian besar dijalankan dengan pola yang berbeda dengan perusahaan-perusahaan konvensional yang selama ini sudah exist. Kebanyakan mereka secara alamiah menggunakan pola baru dalam menjalankan perusahaan. Dibuku “Change!” buatannya om rhenald kasali, disitu om rhenald menceritakan tentang arus gelombang baru korporasi. Salah satu point yang dituliskan disana mengenai pola baru korporasi adalah korporasi tersebut berjalan secara “campus-liked“. Sudah banyak perusahaan di Amerika yang sekarang sudah berjalan dengan pola yang baru, contoh yang paling terkenal adalah google. Dimana google dengan style barunya itu berhasil mengobok-obok microsoft yang bergerak dengan pola yang lama, kaku dan tegang.

Jadi, dengan ini saya mengajak teman-teman mahasiswa semuanya. AYO KITA TUMBUHKAN JIWA ENTERPRENEURSHIP KITA untuk kemajuan Indonesia. Yakinlah kita pasti akan mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan yang sudah terlanjur besar di Indonesia, di Dunia. Karena sebagian besar perusahaan besar yang sudah ada saat ini masih berjalan dengan pola konvensional. mari manfaatkan kondisi ini.

 

Pada tulisan berikutnya saya akan coba kasih tips buat teman-teman semua yang udah gak tahan untuk membangun sebuah perusahaan. Berhubung sudah banyak juga mahasiswa yang nanya ke saya atau teman-teman seperjuangan saya di Univind tentang bagaimana memulai suatu perusahaan. Saya akan beritahu apa saja sih sebenarnya yang benar-benar diperlukan untuk mulai membangun perusahaan yang segar. Perusahaan yang berjalan dengan pola yang baru. Tunggu tanggal mainnya.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

 Leave A Reply Here
Username*

Email*

Website

Comment

 There are 10 Responses to this post, want to join?

Ringo said,  

Tungguin Mal, ntar ane ikut nyusul bwt perusahaan jg…

~InsyaAllah

Praditya said,  

Hmm… Bagus2x…!
Asal bisa tetep fokus pasti bisa terus berkembang!

kamal87 said,  

@ringo: bagus2, ayo buruan bikin perusahaan, jangan kebanyakan mikir

@adit: betul, doain ya univind bisa fokus dan terus berkembang

Aulia said,  

ukhuwah corp – dalam tahap embrio :baby:
hehehe [-Oo
memang semangat dagang juga harus ada ini

kamal87 said,  

@Aulia: wah… emang ukhuwah mo dijadiin corporation ya???? koq ane baru tau nih…

e k o said,  

salam kenal Kamal,
mau tanya nih, dikalimat “Karena sebagian besar perusahaan besar yang sudah ada saat ini masih berjalan dengan pola konvensional. ” itu maksudnya apa ya ? pola lama yg konvensional,kaku&tegang itu yg seperti apa ya ?
Trims ya

kamal87 said,  

@eko: Yang dimaksud dengan pola konvensional adalah perusahaan tersebut dibawa dengan suasana yang tegang, dengan dalih mendorong profesionalisme. Suasana kantor di perusahaan2 konvensional biasanya dibuat padat sehingga membentuk tekanan kerja untuk karyawan2nya. Hal tersebut justru mengurangi kreativitas karyawan. Kalo pada google, yang saya contohkan. Kantor mereka di googleplex itu bentuknya sangat jauh berbeda dgn kantor2 pada umumnya. disana lebih keliatan seperti mall. ada meja billiard, dekorasi ultah disana-sini. pokoknya dibuat suasana yang santai dan informal. sehingga karyawan2 google itu pada kreatif2 dan serring ngeluarin ide segar. itu baru satu aspek dari pola konvensional. masih banyak aspek lainnya seperti aspek hubungan antar karyawan dengan bos, pola kultural dll

Hadi Irfani,ST said,  

mas, aku baru mau mulai ngebangun usaha rice milling neh….
dengan sedikit nekat aku bahkan punya cita2 buat jadi pengwkspor nantinya (g tau sih, 8 tahun atau brapa tahun lagi)
kira2… kiat buat nembus SNI atau SII gmn sih mas???

kamal87 said,  

@Hadi Irfan: wah… bagus itu klo mau mulai usaha, yang penting buru2 dimulai ya… jangan kebanyakan mikir yang aneh2 dulu, nanti akhirnya gak2 jadi2 mo bisnis. klo SNI dan SII itu jujur saya juga gak tau. maklum, saya juga entrepreneur pemula :p :)

 Pingback & Trackback
 Post A Comment » jump to comment form  

↑ Back to top